Ini Dia Baju Pengantin Putri Sultan untuk Royal Wedding
wolipop
Senin, 17 Okt 2011 14:41 WIB
Jakarta
-
Putri Sultan Hamengkubowono X Gusti Kanjeng Ratu Bendara akan menikah Selasa (18/10/2011) esok. Baju-baju apa saja yang dipakai dalam sang putri dalam prosesi pernikahannya?
Ada beberapa busana yang dipakai GKR Bendara dan calon suaminya Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara. Busana-busana tersebut dipakai mulai dari Minggu (16/10/2011) sampai Rabu (19/10/2011).
Pada Minggu (16/10/2011) ketika menjalani prosesi nyantri, KPH Haryo memakai Atella, beskap berwarna putih. Sementara calon pengantin wanita di hari yang sama juga menjalani upacara langkahan. GKR Bendara mengenakan kebaya tangkeban.
Kebaya tangkeban ini merupakan warisan model kebaya yang umum dikenakan wanita keturunan kerajaan di masa lalu. Kebaya tersebut mirip kebaya encim hanya saja ada lipatan pada bagian dada. Panjang kebaya itu juga menutup pinggul.
GKR Bendara memesan tiga kebaya tangkeban yang akan dipakai di tiga prosesi utama yaitu sebelum siraman, setelah siraman dan saat upacara tantingan kepada perancang Budi Susanto. Tiga kebaya tangkeban itu memiliki warna berbeda-beda yaitu hijau, emas muda dan emas tua.
Kebaya tangkeban berwarna emas muda dipakai GKR Bendara saat menjalani prosesi siraman Senin (17/10/2011) ini. Sore nanti, wanita yang akrab disapa Jeng Reni itu juga memakai kebaya tangkeban untuk mengikuti prosesi tantingan. Dalam prosesi tersebut Sultan Hamengkubowono X akan bertanya pada putrinya soal kemantapannya menikah.
Di hari-h yaitu Selasa (18/10/2011), KPH Haryo yang akan menjalani akad nikah mengenakan atella putih. Sementara GKR Bendara tidak ikut dalam prosesi akad nikah tersebut.
Kedua mempelai baru dipertemukan dalam prosesi adat panggih. Saat itu pasangan pengantin tersebut akan mengenakan basahan(dodot) yang sudah disiapkan oleh perias pengantin Tienuk Rifki.
Selasa (18/10/2011) malam, kedua mempelai akan menggelar resepsi. Ketika resepsi tersebut GKR Bendara dan KPH Haryo akan menggunakan rias Paes Ageng Jangan Menir dengan kebaya merah marun.
Selain kebaya, busana penting yang juga dikenakan kedua mempelai dalam seluruh prosesi di atas adalah kain atau jarik. Khusus untuk penyedian kain batik tersebut, GKR Hemas, ibunda GKR Bendara, memesan batik tulis dari desainer sekaligus pembatik Afif Syakur.
Menurut Afif, pembuatan batik motif semen rojo itu memerlukan waktu sembilan bulan. Kain tersebut menggunakan warna tunggal biru tua dan berhiaskan prada emas.
"Motifnya memang motif klasik," ujar salah satu humas Royal Wedding Yogyakarta Ronny Guritno saat berbincang dengan wolipop melalui telepon Senin (17/10/2011).
Sedangkan untuk perhiasannya, pengantin putri akan mengenakan perhiasan keramat keraton dalam upacara adat panggih, kirab dan resepsi. Perhiasan tersebut di antaranya cundhuk menthul, pethat gunungan, penthung, subang royok, sangsangan sungsum, gelang kono, dan slepe. Sementara pengantin putra akan menggunakan sumping ron mangkoro, pethat menthul satu, dan karset.
(eny/eny)
Ada beberapa busana yang dipakai GKR Bendara dan calon suaminya Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara. Busana-busana tersebut dipakai mulai dari Minggu (16/10/2011) sampai Rabu (19/10/2011).
Pada Minggu (16/10/2011) ketika menjalani prosesi nyantri, KPH Haryo memakai Atella, beskap berwarna putih. Sementara calon pengantin wanita di hari yang sama juga menjalani upacara langkahan. GKR Bendara mengenakan kebaya tangkeban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GKR Bendara memesan tiga kebaya tangkeban yang akan dipakai di tiga prosesi utama yaitu sebelum siraman, setelah siraman dan saat upacara tantingan kepada perancang Budi Susanto. Tiga kebaya tangkeban itu memiliki warna berbeda-beda yaitu hijau, emas muda dan emas tua.
Kebaya tangkeban berwarna emas muda dipakai GKR Bendara saat menjalani prosesi siraman Senin (17/10/2011) ini. Sore nanti, wanita yang akrab disapa Jeng Reni itu juga memakai kebaya tangkeban untuk mengikuti prosesi tantingan. Dalam prosesi tersebut Sultan Hamengkubowono X akan bertanya pada putrinya soal kemantapannya menikah.
Di hari-h yaitu Selasa (18/10/2011), KPH Haryo yang akan menjalani akad nikah mengenakan atella putih. Sementara GKR Bendara tidak ikut dalam prosesi akad nikah tersebut.
Kedua mempelai baru dipertemukan dalam prosesi adat panggih. Saat itu pasangan pengantin tersebut akan mengenakan basahan(dodot) yang sudah disiapkan oleh perias pengantin Tienuk Rifki.
Selasa (18/10/2011) malam, kedua mempelai akan menggelar resepsi. Ketika resepsi tersebut GKR Bendara dan KPH Haryo akan menggunakan rias Paes Ageng Jangan Menir dengan kebaya merah marun.
Selain kebaya, busana penting yang juga dikenakan kedua mempelai dalam seluruh prosesi di atas adalah kain atau jarik. Khusus untuk penyedian kain batik tersebut, GKR Hemas, ibunda GKR Bendara, memesan batik tulis dari desainer sekaligus pembatik Afif Syakur.
Menurut Afif, pembuatan batik motif semen rojo itu memerlukan waktu sembilan bulan. Kain tersebut menggunakan warna tunggal biru tua dan berhiaskan prada emas.
"Motifnya memang motif klasik," ujar salah satu humas Royal Wedding Yogyakarta Ronny Guritno saat berbincang dengan wolipop melalui telepon Senin (17/10/2011).
Sedangkan untuk perhiasannya, pengantin putri akan mengenakan perhiasan keramat keraton dalam upacara adat panggih, kirab dan resepsi. Perhiasan tersebut di antaranya cundhuk menthul, pethat gunungan, penthung, subang royok, sangsangan sungsum, gelang kono, dan slepe. Sementara pengantin putra akan menggunakan sumping ron mangkoro, pethat menthul satu, dan karset.
(eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut Berkilau Saat Mudik Lebaran dengan MO.RA Keratin Intensive Hair Repair Mask!
Elektronik & Gadget
Ide Hadiah Lebaran untuk yang Aktif, Xiaomi Smart Band 10, Stylish, dan Siap Temani Olahraga!
Olahraga
Golfer Wajib Coba! 2 Sepatu Golf yang Nyaman Dipakai dan Bikin Swing Lebih Mantap
Olahraga
Main Padel Pertama Kali? Coba 2 Raket Ini yang Ramah untuk Pemula
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Kisah Viral Pria Nikahi Wanita 23 Tahun Lebih Tua, Istri Sering Dikira Ibunya
Wanita Ini Kaget, Ibunya yang Sudah Wafat Tercatat Menikah dengan Pamannya
TikTok Viral Verificator
Viral Souvenir Pernikahan Unik Berisi Sayur Segar, Tamu Pulang Bawa Labu Siam
TikTok Viral Verificator
Tidak Gengsi! Viral Pasangan Gen Z yang Pilih Nikah Sederhana di KUA Malang
Most Pop: Viral Pernikahan Tak Biasa, Wanita Nikahi 2 Pria Sekaligus
Most Popular
1
Kisah Viral Pria Nikahi Wanita 23 Tahun Lebih Tua, Istri Sering Dikira Ibunya
2
Vic Chou Tampil Perdana di Depan Anak & Istri di Konser F3, Beri Fanservice
3
Intip Momen Mesra Katy Perry & Justin Trudeau, Cium Pipi hingga Selfie Kocak
4
Ramalan Zodiak 16 Maret: Aries Percaya Suara Hati, Taurus Jaga Sikap
5
Ramalan Zodiak 16 Maret: Capricorn Jangan Terburu Emosi, Pisces Lebih Sabar
MOST COMMENTED











































