Terpaksa Diet Jelang Nikah Bisa Buat Wanita Gemuk
wolipop
Selasa, 11 Okt 2011 12:01 WIB
Jakarta
-
Tidak sedikit wanita yang mendadak diet mati-matian jelang pernikahannya. Menurut penelitian terbaru, langkah tersebut nantinya malah membuat wanita gemuk setelah menikah.
Penelitian tersebut dilakukan oleh Universitas Flinders, Australia dan dipublikasikan di jurnal Body Image. Dalam penelitian itu ditemukan 85% wanita menurunkan berat badannya sebelum pernikahan, dengan target 9 kg.
Peneliti memantau berat badan 350 calon pengantin wanita yang menjadi responden. Mereka diteliti sejak satu bulan sebelum hari-H pernikahan dan enam bulan setelahnya.
Setelah diteliti diketahui, hampir setengah dari responden sukses menurunkan berat badannya, setidaknya 1-2 kg. Dalam penelitian tersebut terungkap juga, wanita yang paling merasa tertekan untuk tampil langsing justru mengalami kenaikan berat badan paling banyak setelah menikah. Kenaikan berat badan yang dialami rata-rata sekitar 2,14 kg.
"Dari penelitian ini aku melihat mereka yang membatasi makan dan juga berolahraga sebelum pernikahan, setelahnya merasa hal itu tidak lagi penting," ujar pimpinan penelitian tersebut Dr Ivanka Prichard pada Sdyney Morning Herald.
"Mereka berpotensi menjalani siklus berat badan yoyo, yang nantinya bisa menyebabkan ketidakpuasaan pada tubuh dalam jangka panjang," tambahnya.
Dalam pandangan Ivanka, tuntutan untuk tampil lebih langsing di hari pernikahan sebenarnya bukan datang dari si wanita sendiri. Ia melihat cukup banyak butik yang meminta calon pengantin untuk menurunkan berat badannya jika memang wanita tersebut memesan gaun berukuran lebih kecil dari ukuran sebenarnya.
Ivanka juga melihat media dan orang-orang dekat calon pengantin ikut berperan dalam penurunan berat badan yang dilakukan wanita tersebut. "Ada tekanan yang cukup besar untuk menurunkan berat badan dari anggota keluarga, majalah pernikahan bahkan si pembuat gaun," ujarnya.
Menurut penelitian yang dilakukan Ivanka dan timnya hal itu memang terbukti. 1/3 responden mengaku mereka diminta menurunkan berat badan sebelum pernikahan.
Ivanka pun menyarankan pada para calon pengantin untuk lebih memperhatikan kesehatan ketimbang berat badannya. "Mempersiapkan pernikahan itu sudah cukup membuat stres. Apalagi jika ditambah dengan masalah keuangan, itu bisa mendatangkan masalah kesehatan mental pada individu yang memang berisiko," tuturnya.
Ada satu nasihat lain dari Ivanka yang cukup bagus, "Ingatlah, pasangan menikahi Anda karena dia mencintai Anda, bukan karena apakah Anda muat dalam gaun pengantin atau tidak".
(eny/eny)
Penelitian tersebut dilakukan oleh Universitas Flinders, Australia dan dipublikasikan di jurnal Body Image. Dalam penelitian itu ditemukan 85% wanita menurunkan berat badannya sebelum pernikahan, dengan target 9 kg.
Peneliti memantau berat badan 350 calon pengantin wanita yang menjadi responden. Mereka diteliti sejak satu bulan sebelum hari-H pernikahan dan enam bulan setelahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari penelitian ini aku melihat mereka yang membatasi makan dan juga berolahraga sebelum pernikahan, setelahnya merasa hal itu tidak lagi penting," ujar pimpinan penelitian tersebut Dr Ivanka Prichard pada Sdyney Morning Herald.
"Mereka berpotensi menjalani siklus berat badan yoyo, yang nantinya bisa menyebabkan ketidakpuasaan pada tubuh dalam jangka panjang," tambahnya.
Dalam pandangan Ivanka, tuntutan untuk tampil lebih langsing di hari pernikahan sebenarnya bukan datang dari si wanita sendiri. Ia melihat cukup banyak butik yang meminta calon pengantin untuk menurunkan berat badannya jika memang wanita tersebut memesan gaun berukuran lebih kecil dari ukuran sebenarnya.
Ivanka juga melihat media dan orang-orang dekat calon pengantin ikut berperan dalam penurunan berat badan yang dilakukan wanita tersebut. "Ada tekanan yang cukup besar untuk menurunkan berat badan dari anggota keluarga, majalah pernikahan bahkan si pembuat gaun," ujarnya.
Menurut penelitian yang dilakukan Ivanka dan timnya hal itu memang terbukti. 1/3 responden mengaku mereka diminta menurunkan berat badan sebelum pernikahan.
Ivanka pun menyarankan pada para calon pengantin untuk lebih memperhatikan kesehatan ketimbang berat badannya. "Mempersiapkan pernikahan itu sudah cukup membuat stres. Apalagi jika ditambah dengan masalah keuangan, itu bisa mendatangkan masalah kesehatan mental pada individu yang memang berisiko," tuturnya.
Ada satu nasihat lain dari Ivanka yang cukup bagus, "Ingatlah, pasangan menikahi Anda karena dia mencintai Anda, bukan karena apakah Anda muat dalam gaun pengantin atau tidak".
(eny/eny)











































