Jakarta
-
Kini ada acara baru untuk beramal pasca bercerai dari mantan suami. Dengan cara ini, wanita bercerai bisa menyumbangkan barang-barangnya sekaligus melupakan kenangannya bersama mantan suami.
Sebuah situs bernama The Divorcee Sale menyediakan tempat untuk para wanita yang ingin menjual baju, sepatu, tas dan perhiasaannya. Nantinya hasil penjualan barang-barang tersebut tidak hanya untuk keuntungan semata, tapi juga disumbangkan. 25% dari hasil penjualan barang itu disumbangkan untuk membantu penderita kanker payudara melalui The Breast Cancer Research Foundation (BCRF) dan Miles4Meredith.
Situs tersebut digagas oleh seorang wanita bernama Jill Alexander. Dia membuat situs tersebut untuk membantu wanita melupakan masa lalunya yang bisa jadi pahit, dengan menyumbangkan berbagai fashion item mereka.
"Aku pergi ke rumah seorang wanita dan dia punya lemari yang penuh dengan tas Chanel, gaun dan mantel bulu yang tidak lagi dibutuhkannya. Hidup itu berubah setelah seseorang mengalami perceraian," tutur Alexander dalam wawancara dengan Good Morning America, seperti dikutip dari ABC.
Alexander dan timnya mengumpulkan berbagai fashion item bermerek dari sejumlah wanita bercerai lalu menjualnya lagi. Berbagai barang tersebut dijual dengan diskon yang besar. Misalnya saja, untuk sepasang sepatu Christian Louboutin yang harga normalnya mencapai US$ 800, di situs itu dijual hanya US$ 425.
Berbagai fashion item itu dijual dalam sebuah event khusus. Event tersebut dibuat oleh Alexander dan timnya di beberapa kota di Amerika seperti California dan New York.
"Ada satu wanita yang mengirimkan barang ke kami, memiliki 60 gaun karya desainer," ujar Alexander.
Salah satu wanita yang ikut berpartisipasi di situs Divorcee Sale adalah Michelle Lewis. Dengan bantuan Alexander, dia mengumpulkan barang-barang dari lemarinya yang tentu saja karya desainer ternama.
"Saat aku memakai barang-barang itu, aku jadi ingat masa di mana benda-benda itu dibelikan untukku. Tapi karena sekarang aku sudah menikah lagi, sudah saatnya aku melepaskannya," jelas Lewis.
(eny/eny)
Sebuah situs bernama The Divorcee Sale menyediakan tempat untuk para wanita yang ingin menjual baju, sepatu, tas dan perhiasaannya. Nantinya hasil penjualan barang-barang tersebut tidak hanya untuk keuntungan semata, tapi juga disumbangkan. 25% dari hasil penjualan barang itu disumbangkan untuk membantu penderita kanker payudara melalui The Breast Cancer Research Foundation (BCRF) dan Miles4Meredith.
Situs tersebut digagas oleh seorang wanita bernama Jill Alexander. Dia membuat situs tersebut untuk membantu wanita melupakan masa lalunya yang bisa jadi pahit, dengan menyumbangkan berbagai fashion item mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alexander dan timnya mengumpulkan berbagai fashion item bermerek dari sejumlah wanita bercerai lalu menjualnya lagi. Berbagai barang tersebut dijual dengan diskon yang besar. Misalnya saja, untuk sepasang sepatu Christian Louboutin yang harga normalnya mencapai US$ 800, di situs itu dijual hanya US$ 425.
Berbagai fashion item itu dijual dalam sebuah event khusus. Event tersebut dibuat oleh Alexander dan timnya di beberapa kota di Amerika seperti California dan New York.
"Ada satu wanita yang mengirimkan barang ke kami, memiliki 60 gaun karya desainer," ujar Alexander.
Salah satu wanita yang ikut berpartisipasi di situs Divorcee Sale adalah Michelle Lewis. Dengan bantuan Alexander, dia mengumpulkan barang-barang dari lemarinya yang tentu saja karya desainer ternama.
"Saat aku memakai barang-barang itu, aku jadi ingat masa di mana benda-benda itu dibelikan untukku. Tapi karena sekarang aku sudah menikah lagi, sudah saatnya aku melepaskannya," jelas Lewis.
(eny/eny)










































