5 Masalah Paling Umum dalam Pernikahan
wolipop
Selasa, 27 Sep 2011 17:09 WIB
Jakarta
-
Kehidupan rumah tangga pasti tidak pernah terlepas dari konflik. Kebanyakan masalah utama dalam pernikahan juga sama, yakni dari masalah uang sampai anak.
Meski begitu, masalah-masalah umum dalam pernikahan tersebut masih dapat diatasi. Seperti dilansir dari Women Health Mag, berikut ini lima daftar masalah paling umum dalam pernikahan dan cara menanganinya.
1. Mertua
Masalah dengan mertua menduduki peringkat pertama dalam permasalahan rumah tangga. Menurut pakar pernikahan John Gottman, phD, terjadinya konflik antara mertua dan menantu dipicu karena mereka sama-sama bersaing untuk mendapatkan perhatian suami.
Solusi: Diperlukan solidaritas yang tinggi dalam sebuah pernikahan. Suami harus mendampingi istri dan mengutamakan istri, bahkan ketika dia salah sang suami semestinya membela istrinya di depan keluarganya terutama di depan ibu sang suami.
2. Uang
Masalah uang biasanya terjadi pada pasangan yang baru menikah, mereka belum mengetahui bagaimana menyeimbangkan finansial. Konflik karena uang memang dapat membuat pasangan bertengkar. Entah itu karena uang yang dimiliki tidak mencukupi kebutuhan atau tidak tahu bagaimana membelanjakan uang tersebut. Anda ingin membeli mesin cuci sedangkan suami ingin membeli sepeda motor baru.
Solusi: Konflik tentang uang bisa terselesaikan jika sama-sama jujur dan terbuka tentang jumlah uang yang dimiliki dan dibutuhkan. Agar Anda dan pasangan tahu penghasilan akan diapakan, buatlah budget bulanan atau mingguan dan taatlah pada budget tersebut serta jangan belanja melebihi budget. Tagihan setiap bulan, seperti listrik, air dan lainnya harus menjadi prioritas utama dalam urusan pembayaran.
3. Pekerjaan Rumah Tangga
Pertengkaran dalam mengurus rumah tangga memang kerap terjadi. Topik pertengkarang mulai dari mencuci piring, belanja, membersihkan kamar atau mengurus anak pasti sering diributkan.
Solusi: Jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja, maka Anda perlu membicarakan topik rumah tangga ini. Bicarakan pada pasangan jika Anda membutuhkan bantuan si dia dalam menyelesaikan urusan rumah tangga. Agar tugas menjadi jelas, buatlah daftar tugas yang harus dilakukan Anda dan si dia dalam seminggu. Jika suami sudah menyelesaikan pekerjaannya jangan lupa mengucapkan terima kasih dan berikan dia pujian.
4. Mengurus Anak
Anak juga bisa menjadi faktor pemicu keributan suami-istri. Meski sangat menunggu kehadiran buah hati, namun ketika si kecil lahir maka bisa membawa masalah tersendiri. Memiliki anak dapat membawa tekanan tambahan dalam perkawinan karena merawat dan membesarkan anak membutuhkan sebuah tanggung jawab besar. Belum lagi jika pasangan tidak ikut andil dalam merawat anak, maka Anda bisa semakin stres dan sering ribut dengan pasangan.
Solusi: Solusinya adalah Anda dan pasangan mampu membagi tugas. Jika diperlukan Anda dapat meminta bantuan dari orang luar, seperti saudara dekat atau baby sitter untuk menjaga si kecil. Sehingga Anda pun masih bisa menikmati hidup dan sesekali masih bisa pergi berdua bersama suami.
5. Seks
Banyak pasangan yang merasa jika seks hebat hanya dirasakannya selama 3 bulan pertama selanjutnya hubungan intim tersebut tidak lagi hangat. Masalah yang sering terjadi adalah karena lelah, stres atau penolakan.
Solusi: Seks sangatlah penting dalam kehidupan rumah tangga. Untuk menyegarkan suasana bercinta, ubahlah tempat bercinta Anda. Tidak perlu jauh-jauh harus ke luar kota, Anda dapat bercinta di kamar mandi, sofa atau dapur.
(kik/kik)
Meski begitu, masalah-masalah umum dalam pernikahan tersebut masih dapat diatasi. Seperti dilansir dari Women Health Mag, berikut ini lima daftar masalah paling umum dalam pernikahan dan cara menanganinya.
1. Mertua
Masalah dengan mertua menduduki peringkat pertama dalam permasalahan rumah tangga. Menurut pakar pernikahan John Gottman, phD, terjadinya konflik antara mertua dan menantu dipicu karena mereka sama-sama bersaing untuk mendapatkan perhatian suami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Uang
Masalah uang biasanya terjadi pada pasangan yang baru menikah, mereka belum mengetahui bagaimana menyeimbangkan finansial. Konflik karena uang memang dapat membuat pasangan bertengkar. Entah itu karena uang yang dimiliki tidak mencukupi kebutuhan atau tidak tahu bagaimana membelanjakan uang tersebut. Anda ingin membeli mesin cuci sedangkan suami ingin membeli sepeda motor baru.
Solusi: Konflik tentang uang bisa terselesaikan jika sama-sama jujur dan terbuka tentang jumlah uang yang dimiliki dan dibutuhkan. Agar Anda dan pasangan tahu penghasilan akan diapakan, buatlah budget bulanan atau mingguan dan taatlah pada budget tersebut serta jangan belanja melebihi budget. Tagihan setiap bulan, seperti listrik, air dan lainnya harus menjadi prioritas utama dalam urusan pembayaran.
3. Pekerjaan Rumah Tangga
Pertengkaran dalam mengurus rumah tangga memang kerap terjadi. Topik pertengkarang mulai dari mencuci piring, belanja, membersihkan kamar atau mengurus anak pasti sering diributkan.
Solusi: Jika Anda dan pasangan sama-sama bekerja, maka Anda perlu membicarakan topik rumah tangga ini. Bicarakan pada pasangan jika Anda membutuhkan bantuan si dia dalam menyelesaikan urusan rumah tangga. Agar tugas menjadi jelas, buatlah daftar tugas yang harus dilakukan Anda dan si dia dalam seminggu. Jika suami sudah menyelesaikan pekerjaannya jangan lupa mengucapkan terima kasih dan berikan dia pujian.
4. Mengurus Anak
Anak juga bisa menjadi faktor pemicu keributan suami-istri. Meski sangat menunggu kehadiran buah hati, namun ketika si kecil lahir maka bisa membawa masalah tersendiri. Memiliki anak dapat membawa tekanan tambahan dalam perkawinan karena merawat dan membesarkan anak membutuhkan sebuah tanggung jawab besar. Belum lagi jika pasangan tidak ikut andil dalam merawat anak, maka Anda bisa semakin stres dan sering ribut dengan pasangan.
Solusi: Solusinya adalah Anda dan pasangan mampu membagi tugas. Jika diperlukan Anda dapat meminta bantuan dari orang luar, seperti saudara dekat atau baby sitter untuk menjaga si kecil. Sehingga Anda pun masih bisa menikmati hidup dan sesekali masih bisa pergi berdua bersama suami.
5. Seks
Banyak pasangan yang merasa jika seks hebat hanya dirasakannya selama 3 bulan pertama selanjutnya hubungan intim tersebut tidak lagi hangat. Masalah yang sering terjadi adalah karena lelah, stres atau penolakan.
Solusi: Seks sangatlah penting dalam kehidupan rumah tangga. Untuk menyegarkan suasana bercinta, ubahlah tempat bercinta Anda. Tidak perlu jauh-jauh harus ke luar kota, Anda dapat bercinta di kamar mandi, sofa atau dapur.
(kik/kik)
Makanan & Minuman
Pecinta Pedas Wajib Coba! Camilan dari MAICIH Bisa Jadi Andalan Saat Santai dan Bikin Auto Nagih
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Rontok Parah Bikin Minder? Saatnya Coba Suplemen Rambut Rontok yang Diformulasikan Khusus dari Dalam!
Olahraga
Kurangi Pegal dan Kram Saat Lari dengan Insole Empuk yang Lebih Supportive
Home & Living
Cara Ampuh Membersihkan Wajan Stainless Gosong ala Certified Cleaner Rany Soetanto
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Pasangan Artis China Batal Nikah, Calon Istri Ogah Belajar Bahasa Inggris
TikTok Viral Verificator
Viral Pernikahan Beda Usia 40 Tahun, Reaksi Pengantin Wanita Disorot
TikTok Viral Verificator
Habis Akad Langsung Rebahan! Viral Pasangan yang Pilih Nikah Simpel di KUA
Viral Verificator
Nikah di KUA Demi DP Rumah, Viral Pasangan Ini Bulan Madu Motoran ke Puncak
Viral Verificator
Viral Beda Dari Yang Lain! Ada Tiang Pole Dance di Resepsi Pernikahan Ini
Most Popular
1
6 Drama Korea Terbaru Rating Tinggi, Romantis hingga Kriminal Seru
2
Baju Lebaran 2026
Viral! Tren Baju Lebaran Gamis 'Bini Orang' yang Kontroversial, Ini Asal-usulnya
3
Gaya Istri Gubernur Kaltim Viral Usai Mobil Dinas Rp 8,5 M Suaminya Disorot
4
Baju Lebaran 2026
Dari TikTok ke Tanah Abang, Tren Baju Lebaran Gamis Bini Orang Paling Dicari
5
Ramalan Zodiak 28 Februari: Aries Jangan Menentang, Taurus Kontrol Emosi
MOST COMMENTED











































