Mengunjungi Batik'e Lok Iwon, Tempat Pembuatan Batik Pesanan Raja Belanda
Raja Belanda, Willem-Alexander memesan kemeja batik di Batik'e Lok Iwon, KT I/421, RT.36 RW.09, Kelurahan Patehan, Kecamatan Keraton, Kota Yogyakarta. Kemeja batik karya Iwan Setiawan (47) ini mengusung motif kontemporer klasik yang dipadukan motif batik tradisional.
Mengunjungi kediamannya, Iwan tampak sedang sibuk menyelesaikan salah satu pesanan batik Raja Belanda. Tampak tangan kanannya tengah mencelupkan canting ke dalam wajan kecil berisi lilin.
Selanjutnya, ia meniup canting tersebut lalu menggoreskannya ke dalam kain yang ia pegang dengan tangan kiri. Sesekali Iwan melihat dengan seksama hasil goresannya tersebut.
Pria yang biasa disapa Lek Iwon ini menjelaskan, bahwa pemesanan itu bermula saat Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia mengunjungi kampung siber di RT.36 RW.09, Kelurahan Patehan, Kecamatan Keraton, Kota Yogyakarta. Ketika tengah mengajari ibu-ibu kursus membatik, Wakil Duta Besar mampir ke workshopnya.
"Awalnya Raja (Belanda) pesan baju itu saya tidak begitu mengira ya. Karena prosesnya waktu pertama kali datang itu kan dimulai dari kunjungan Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia ke kampung siber sini," kata Lek Iwon saat ditemui di workshopnya, Minggu (23/2/2020).
"Terus dia (Wakil Duta Besar Belanda) mampir ingin lihat batik saya, setelah itu yasudah dia pulang. Saya tidak berpikir waktu itu ada kunjungan lanjutan," imbuhnya.
Batik'e Lok Iwon Foto: Pradito Rida Pertana |
Pria kelahiran Yogyakarta 11 Desember 1972 ini melanjutkan, ternyata selang beberapa hari ia mendapat kunjungan dari Ketua Bidang Politik dan Keamanan Kedutaan Besar Belanda, Prof. Roel Van Der Feen. Berbeda dengan kunjungan sebelumnya, pada kunjungan tersebut Roel tampak mengambil beberapa foto batik yang ada di workshop milik Iwon.
"Dia (Roel) mampir ke sini lagi, lihat produk-produk batik saya dan dia foto-foto lalu ditunjukkan ke Raja (Belanda), ternyata Rajanya mau. Waktu itu dia mau beli langsung tapi ukurannya kurang besar," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Batik'e Lok Iwon Foto: Pradito Rida Pertana |
Oleh karena itu, Roel memesan dua potong kemeja batik kepada Lek Iwon, pemesanan itu dilakukan pada bulan Januari. Di mana satu untuk dirinya dan satu lagi untuk Raja Belanda.
"Terus dia bilang 'bikinkan 2 untuk king Belanda, saya Maret nanti (tanggal 11) mau ke sini' katanya gitu," ujar Iwon.
Mendapat pesanan dari seorang Raja, Lek Iwon langsung berinisiatif untuk menggarapnya. Padahal, masih terdapat waktu 2 bulan untuk menyelesaikan 2 potong kemeja batik dengan size XL dan XXL internasional.
"Terus pesanannya langsung saya bikin. Nah, selang beberapa hari Roel datang lagi, dan saya tunjukkan kalau sudah saya proses, sudah mau jadi. Dia kaget kok sudah mau jadi tapi tidak apa-apa," katanya.
Menyoal lama pengerjaan batik pesanan Raja Belanda, pria bertopi ini mengaku tidak memerlukan waktu beberapa hari. Hal itu karena ia harus fokus dalam menyelesaikan batik tersebut.
"Karena sudah terbiasa, 1 baju batik itu saya selesaikan dalam waktu 5 hari, tapi itu harus fokus ya karena prosesnya dicanting semua, dalam sehari pengerjaannya 5-6 jam. Jadi 2 batik itu 10 hari mas," katanya.
Menyoal adanya pesanan khusus dari sang Raja terkait motif, Lek Iwon mengaku tidak ada. Karena itu, ia mengusung motif kontemporer klasik dengan memadukan motif tradisional untuk batik Raja Belanda.
"Motif klasik kontemporer ya, jadi kontemporer saya itu tetap ada unsur atau nuansa batiknya kental dengan batik tradisionalnya, tapi dengan gaya saya (membatik). Untuk motifnya (tradisional) seperti Kawung, Parang, Sisik," ucapnya.
"Karena ciri khas batik saya itu kontemporernya itu gerakan ekspresif dari canting ya, yang meliuk-liuk deras di atas kain. Mungkin itu yang membuat rajanya tertarik," sambung Lek Iwon.
Sedangkan untuk teknis pembuatan batik, pria yang mengenal batik sejak kelas 5 SD ini pertama menggunakan kain polis berwarna putih. Selanjutnya kain tersebut ia lukis menggunakan canting dan terakhir menggunakan warna hitam sebagai warna dasar kemeja pesanan Raja Belanda.
"Untuk pewarna batik saya menggunakan indigo sol dari Jerman, kenapa? Karena uniknya kalau kena sinar matahari itu pelan-pelan akan keluar warnanya," ucapnya.
Batik'e Lok Iwon Foto: Pradito Rida Pertana |
Lebih lanjut, setelah merampungkan satu potong, ia kembali mendapat kunjungan dari Duta Besar Belanda. Kunjungan tersebut dalam rangka survei lokasi yang akan didatangi oleh Raja dan Ratu Belanda pada tanggal 11 Maret mendatang.
"Ternyata sekalian survei waktu itu, karena Raja Belanda dan Ratu Maxima mau kunjungan ke sini (Yogyakarta bulan Maret)," ujarnya.
"Jadi besok itu rencananya saya disuruh menyerahkan sendiri batiknya kepada Raja Belanda," imbuh Lek Iwon.
Terkait harga perpotong batik tersebut, Lek Iwon mengaku sempat kebingungan dalam menentukan harga. Namun, ia mengaku mematok harga wajar untuk batik pesanan Raja Belanda.
"Saya tidak ingin dinilai negatif, jadi saya kasih harga wajar, sebetulnya saya tidak dibayar juga tidak masalah. Karena saya sudah senang banget batik saya dipesan Raja, tapi Prof. Roel tanya berapa dihargai?," katanya.
"Nah pertanyaan itu tidak saya jawab selama 2 minggu karena bingung mau saya hargai berapa. Tapi Prof. Roel tanya terus dan harus dihargai, akhirnya saya jawab, satu lembarnya (kain batik) Rp 800 ribu karena ini eksklusif dan jahitnya full furing Rp 150 ribu," imbuhnya.
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
5 Benda yang Layak Dibeli untuk Oleh-oleh saat Traveling
Penumpang Pesawat Ramai-Ramai Pakai Piama di Bandara, Ada Apa?
5 Rekomendasi Kegiatan Seru Liburan Bertema 'Nature Escape' di Singapura
5 Bangunan Ikonik Mewah di Dunia, Salah Satunya Taj Mahal
Tradisi Unik Idul Adha di Berbagai Negara, Indonesia Hingga Palestina
Ramalan Zodiak 5 Januari: Virgo Jangan Keras Kepala, Libra Kontrol Emosi
Desta Remake Foto Keluarga di Korea, Kompak Bareng Natasha Rizki & 3 Anak
Potret Jisoo BLACKPINK Ultah, Traktir 103 Fans Makan Hingga Bagi-bagi iPhone
8 Foto Pernikahan Putri Gordon Ramsay, Terungkap Pakai Gaun Pengantin Elie Saab














































