Gara-gara Justin Bieber, Tebing Cantik di Islandia Harus Ditutup Sementara

Hestianingsih - wolipop Senin, 25 Mar 2019 14:16 WIB
Fjadrargljufur Canyon jadi populer setelah jadi lokasi syuting video klip Justin Bieber. Foto: Halldor KOLBEINS / AFP Fjadrargljufur Canyon jadi populer setelah jadi lokasi syuting video klip Justin Bieber. Foto: Halldor KOLBEINS / AFP

Reykjavik - Banyak tempat yang sebelumnya tidak tersentuh 'radar media sosial' jadi meningkat drastis popularitasnya setelah dijadikan lokasi syuting film ataupun video klip. Seperti itu juga yang terjadi pada Fjadrargljufur Canyon, Reykjavik, Islandia.

Awalnya tidak banyak yang tahu keberadaan ngarai atau tebing dengan pemandangan luar biasa indah ini, sampai Justin Bieber memilihnya sebagai lokasi syuting video klip untuk single 'I'll Show You In'. Sejak tayang di channel YouTube Vevo pada 2015 silam, video tersebut sudah ditonton lebih dari 440 juta kali.


Fjadrargljufur Canyon memang memiliki pesona tersendiri. Lokasi ini dipenuhi rerumputan hijau dan sebuah air terjun cantik. Maka tak heran jika para penggemar Justin Bieber --maupun yang bukan-- tergoda untuk berkunjung ke sini dan berfoto-foto.

Jumlah wisatawan yang membludak sejak 2015 ternyata mengancam keberlangsungan ekosistem di sekitar Fjadrargljufur. Justin Bieber pun disebut-sebut sebagai penyebabnya secara tidak langsung, karena popularitas video tersebut.
Gara-gara Justin Bieber, Tebing Cantik di Islandia Harus Ditutup SementaraFjadrargljufur Canyon jadi populer setelah jadi lokasi syuting video klip Justin Bieber. Foto: Halldor KOLBEINS / AFP

Demi melindungi ekosistem ngarai agar tidak rusak karena peningkatan pengunjung, pemerintah lokal memutuskan menutup lokasi tersebut sampai 1 Juni 2019. Tujuannya agar memberi ruang bagi ekosistem agar bisa 'bernapas lebih lega' dari serbuan para turis.

"Ngarai ini sebenarnya tidak banyak diketahui. Mulai banyak orang berlalu-lalang setelah Bieber datang. Ada peningkatkan hingga 50 - 80 persen dalam rentang tahun 2016 - 2018," kata pihak terkait, seperti dikutip dari Straits Times.


Sementara itu Direktur Visit Iceland Inga Hlin mengungkapkan bahwa Fjadrargljufur Canyon seharusnya tetap menjadi tempat yang tidak dikenal orang banyak karena ekosistemnya cukup rentan mengalami kerusakan.

[Gambas:Youtube]


"Kita harus membangun infrastruktur yang lebih baik di sana jadi bisa mengundang orang sepanjang tahun ini," kata Inga.

Duh, sayang sekali kalau pemandangan alami yang indah seperti ini harus rusak karena ulah manusia yang tidak bertanggungjawab. Semoga setelah dibuka kembali, keindahannya tetap bisa dipertahankan.
(hst/hst)