Sudah ke 120 Negara, Ini Tempat yang Tak Pernah Didatangi Ratu Elizabeth

Hestianingsih - wolipop Senin, 22 Okt 2018 16:41 WIB
Foto: Getty Images Foto: Getty Images

London - Sebagai pemegang takhta Kerajaan Inggris selama lebih dari enam dekade, Ratu Elizabeth II telah mengunjungi hampir seluruh negara di dunia. Sejak kepemimpinannya pada 1952, Sang Ratu tercatat telah bepergian ke tak kurang dari 120 negara.

Ada satu negara yang paling sering dikunjungi wanita 92 tahun ini. Seperti dikutip dari Reader's Digest, Ratu Elizabeth II hampir setiap tahun bertandang ke Kanada. Terhitung sudah 27 kali sejak ia dinobatkan sebagai ratu.

Negara kedua yang paling sering ia datangi adalah Australia. Negeri Kanguru tersebut telah ia kunjungi sebanyak 18 kali selama rezim kekuasaannya.

Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip. Foto: Jonathan Brady/Getty Images

Baca Juga: Panggilan Sayang Pangeran Philip untuk Ratu Elizabeth yang Tak Disangka

Kunjungannya ke Kanada dan Australia, tidak lain karena perannya sebagai Ketua Negara-negara Persemakmuran atau Commonwealth Nations, Ratu Elizabeth II memiliki sumpah setia para menteri dan angkatan bersenjata Kanada, serta paspor negara tersebut atas namanya. Commonwealth sendiri merupakan persatuan secara sukarela beranggotakan negara-negara berdaulat yang didirikan atau pernah dijajah Inggris.

Namun di sisi lain, ada pula negara yang tidak pernah dikunjungi Ratu Elizabeth II sepanjang ia berkuasa. Yakni Madagaskar, Kuba, Israel, Peru dan Yunani.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berjabatan tangan dengan Ratu Elizabeth II. Foto: Matt Dunham/Pool via REUTERS


Yunani, negeri kelahiran Pangeran Philip yang tidak pernah dikunjungi Ratu Elizabeth II. Foto: Reuters

Tidak diketahui alasan kenapa nenek dari Pangeran William dan Pangeran Harry ini belum pernah sekalipun datang ke lima negara tersebut. Namun rumor menyebutkan ada alasan personal yang membuat Ratu Elizabeth II tidak mau mendatangi Yunani.

Suaminya, Pangeran Philip, adalah kelahiran Mon Repos, Corfu, Yunani. Rumor yang beredar, ada sejarah kelam yang terjadi antara Pangeran Philip dan tanah kelahirannya itu. Dikatakan bahwa karena sebuah peristiwa yang berkaitan dengan kelalaiannya, Pangeran Philip memutuskan meninggalkan Yunani saat usianya masih 18 tahun.
(eny/hst)