Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mengintip Kemeriahan Bazar Solidario 2016 di KBRI Madrid

Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 08 Jun 2016 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: KBRI Madrid
Jakarta - Nuansa Makassar sempat meramaikan kota Madrid, Spanyol, pada 4-5 Juni 2016 lalu. Melalui acara Bazar Solidario Indonesia (Bazar Solidaritas Indonesia), beragam kesenian, kerajinan, hingga kuliner daerah Bugis hadir untuk menghibur WNI yang tinggal di sana. Mengambil tema 'Makassar, every day is your best time', gelaran itu pun juga dimaksudkan untuk memperkenalkan budaya dan pariwisata khas Makassar dan mempererat hubungan antara kedua bangsa.

Acara yang sudah diadakan 17 kali itu pun digelar di KBRI Madrid. Selama dua hari, KBRI tampak ramai didekorasi dengan ornamen etnik, seperti payung dan kipas sutera khas Makassar. Suasana juga semakin meriah dengan tampilnya pertunjukkan tari, musi, seni bela diri, fashion show, lotere hingga lelang.

Bazar Solidario Indonesia ini turut dihadiri Duta Besar RI Yuli Mumpuni Widarso dan Walikota Makassar Ir. Moh, Ramdhan Pomanto. Yuli pun menyampaikan jika acara tersebut dilatarbelakangi kebijakan Pemerintah yang ingin fokus pada pengembangan potensi maritim Indonesia. Untuk itu, dipilihlah Makassar yang merupakan kota maritim dan pintu gerbang Indonesia bagian timur. Terlebih Makassar juga telah menjadi penghubung antara Indonesia dan Spanyol di mana armada dagang Spanyol sering singgah sejak abad 14.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain sebagai ajang promosi kebudayaan dan pariwisata Indonesia, acara ini juga punya tujuan amal. 100% dari hasil penjualan lotere dan lelang yang diselenggarakan kala itu akan disumbangkan kepada lembaga sosial Fundacion Reina Sofia. Penggalangan dana itu pun diharapkan bisa semakin mempererat hubungan antara kedua negara.

Bermaksud memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, berbagai tari dan atraksi dihadirkan. Sebut saja Tari Kallabirang, Tari Gandrang Bulo, Tari Kalompoanna Parasanganta, Tari Angin Mamiri, Tari Ongkona Sidenreng, atraksi Paraga Sepak Takraw, Angklung, seni bela diri Pencak Silat, Tari Saman, Jaipong, Gamelan serta peragaan busana tradisional Bugis yang dipersembahkan oleh Tim Kesenian Kota Madya Makassar.

Tak hanya hiburan, lidah para pengunjung yang mencapai 3575 orang juga dimanjakan dengan ragam kuliner Nusantara dan Makassar. 35 stand kuliner disediakan, beberapa di antaranya seperti coto Makassar, sop conro, sop saudaram iga bakar, pisang epe, cucur bayao, hingga mie ayam pangsit. Adapun makanan ringan, seperti martabak, cilok, cireng, lemper, risoles, arem-arem sampai gemblong.

Acara yang dihadiri masyarakat Indonesia di Spanyol, pejabat pemerintah, Korps Diplomatik, pengusaha, alumni beasiswa Indonesia, hingga media massa itu pun ditutup denga menari Poco-poco. Ada juga pengundian lotere dengan hadiah sumbangan dari 40 perusahaan Indonesia dan Spanyol serta tiga lembar tiket pesawat Jakarta-Madrid. (ami/ami)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads