Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Laporan dari Singapura

Foto: Melihat Busana Ikonik Singapura dari Masa ke Masa

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 29 Mei 2015 16:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Rahmi Anjani/Wolipop
Jakarta - Singapura memang dikenal sebagai surga belanja busana. Sayangnya, pakaian yang dicari para wisatawan termasuk dari Indonesia umumnya berasal dari brand asal Eropa atau Amerika. Industri fashion Negeri Singa mungkin belum terlalu menggema. Untuk pemerintah itu, Singapura tengah menggalakkan seni desain, termasuk dengan mengembangkan National Design Center.

Dalam National Design Center yang berada di 111 Middle Road, para seniman bisa berkumpul, melihat eksibisi, bahkan mendapat pelatihan. Wolipop pun dibawa berkunjung oleh Singapore Tourism Board ke tempat ini pada Kamis, (28/5/2015) untuk melihat-lihat desain ikonic dari Negeri Singa. Di gedung tiga lantai tersebut juga tersedia sebuah ruangan yang menunjukkan perkembangan desain Singapura, termasuk dalam bidang fashion. Ingin tahu seperti apa revolusi mode dan busana ikonik dari negara tetangga ini? Simak foto-fotonya berikut ini:

1. 1968

Salah satu busana paling ikonik Singapura adalah baju pramugari yang dibuat pada 1968 berikut. Busana ini terinspirasi dari kebaya yang sering dikenakan wanita di kawasan Asia Tenggara. Pakaian itu memang spesial karena didesain oleh Pierre Balmain. Bailmain juga melengkapi setelan berbahan batik itu dengan sepatu sandal dan tas nan elegan.

2. 1987

Kali ini busana ikonik dirancang oleh desainer asal Singapura bernama Thomas Wee. Pakaian-pakaian ini menjadi tren di kalangan para wanita di sana pada tahun 1987. Koleksinya dirancang modern dengan potongan sederhana dengan warna-warna menarik perhatian. Ketika dikenakan oleh seorang pembawa berita, item tersebut langsung laris di pasaran.

3. 2000

Kebanyakan penduduk Singapura memang merupakan keturunan China. Untuk itu, wajar jika cheongsam dianggap sebagai salah satu busana ikoniknya. Salah satu desainer yang pernah merancang busana itu dengan menawan adalah Gary Lau. Gary bahkan menggali ilmu mendesain dari lima penjahit busana cheongsam di Shanghai. Karyanya juga pernah dipakai oleh orang-orang terkenal, seperti politisi dan sosialita. Item satu ini pun dihadirkan dengan material langka karena seperti memiliki efek terbakar.

4. 2002

Raoul merupakan brand ternama asal Singapura. Salah satu busananya pun dipajang di sini sebagai penghormatan untuk merek yang awalnya menawarkan kemeja pria itu. Shirtdress berwarna merah tersebut dibuat dari chiffon sutra yang dihiasi oleh Swarovski.

5. 2011

Gaun berikut ini adalah salah satu busana dari sebuah pertunjukkan bertajuk Emily of Emerald Hill. Menurut Michelle Zee yang merupakan Senior Manager Centre Programming dari DesignSingapore Council, item tersebut dimasukkan demi mewakili unsur teatrikal.

6. 2013

Busana ikonik terbaru datang dari koleksi brand Depression pada tahun 2013. Michelle mengatakan jika pakaian-pakaian berpalet monokrom tersebut sedang cukup digemari para fashionista. Depression pun merupakan salah satu merek yang populer di kalangan anak muda.
(ami/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads