6 Persiapan untuk Hadapi Kondisi Darurat Saat Pergi ke Luar Negeri
wolipop
Rabu, 19 Des 2012 09:53 WIB
Jakarta
-
Bepergian ke luar negeri memang mengasyikkan dan membawa petualangan baru. Tapi bukan tanpa adanya risiko. Segala hal tidak mengenakkan bisa terjadi. Entah itu kehilangan paspor, kecopetan, terjebak dalam situasi konflik atau kehabisan uang.
Untuk itu, Anda harus mempersiapkan segalanya dengan matang. Termasuk persiapan untuk menghadapi situasi-situasi darurat. Anda tentunya tak ingin kejadian tak mengenakkan terjadi selama liburan. Tapi tak ada salahnya mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Ini yang harus Anda perhatikan, seperti dikutip dari All Women Stalk.
1. Asuransi Perjalanan
Menurut survei terbaru, ada lebih dari 60 persen traveller yang tidak memiliki asuransi perjalanan. Padahal, memiliki asuransi travelling sangat penting karena bisa meng-cover berbagai situasi darurat seperti penerbangan yang di-cancel, masalah akomodasi dan kehilangan koper. Asuransi perjalanan juga menyediakan jaminan medis ketika Anda perlu pengobatan saat di luar negeri.
2. Siapkan Dokumen Cadangan
Saat bepergian ke luar negeri, pasti Anda harus selalu membawa paspor, kartu tanda pengenal dan dokumen-dokumen penting untuk keperluan travelling. Tapi ingat untuk selalu siapkan dokumen cadangan. Hal ini untuk mengantisipasi jika paspor hilang atau rusak. Scan dan bawa kopian paspor, informasi asuransi, tiket, detail kartu kredit dan simpan di tempat yang aman seperti safety box.
3. Dengarkan Saran dari Pihak yang Terpercaya
Selain membaca tips dari buku panduan tentang negara yang akan Anda kunjungi, minta juga saran dari orang-orang terpercaya. Bisa dari sesama traveller yang sudah berpengalaman, staf hotel, agen perjalanan atau kedutaan besar (bila negara punya hubungan diplomatik). Sebaiknya jangan langsung percaya dengan saran orang yang Anda temui secara random di jalan untuk menghindari penipuan.
4. Selalu Update Keadaan Anda pada Kerabat
Bila Anda terjerat masalah (deportasi, dituduh mencuri, dsb) atau berada di tengah-tengah situasi menakutkan (konflik, perang antar warga, demonstrasi) sebisa mungkin mencari cara untuk menghubungi keluarga, kerabat, teman atau orang yang dikenal. Apabila memegang ponsel, beritahukan posisi dan kondisi Anda sesering mungkin, selagi itu memungkinkan. Berikan detail tentang tempat Anda menginap baik itu hotel, hostel maupun apartemen.
5. Cari Kedutaan Besar
Ke manapun Anda pergi, selama negara tersebut punya hubungan diplomatik dengan Indonesia, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu alamat kedutaan besar. Banyak orang yang kurang menyadari pentingnya hal yang satu ini. Kedutaan besar adalah destinasi pertama yang harus Anda hubungi saat kehilangan paspor, kartu kredit atau kesulitan mengakses pengambilan uang di negara yang Anda kunjungi. Petugas konsulat biasanya terlatih untuk menghubungi keluarga, pihak bank, pekerja atau teman yang Anda kenal untuk mentransfer uang atau mengurusi biaya untuk mencegah Anda 'jatuh miskin' di negeri orang. Mereka juga bisa banyak membantu untuk persoalan yang menyangkut dokumen kewarganegaraan.
6. Ketahui Hak-hak Anda Sebagai Penumpang Pesawat
Banyak penumpang pesawat yang seringkali tidak memedulikan hak-hak yang bisa mereka dapatkan dari maskapai penerbangan. Misalnya saat pesawat delay lebih dari lima menit karena kesalahan manajemen (bukan kendala cuaca), penumpang bisa membatalkan tiket dan mendapat pengembalian uang tiket. Atau, penumpang berhak mendapatkan makanan dan minuman sebagai kompensasi keterlambatan. Ketahui juga kebijakan saat koper hilang atau rusak ketika berada di bagasi pesawat.
(hst/eny)
Untuk itu, Anda harus mempersiapkan segalanya dengan matang. Termasuk persiapan untuk menghadapi situasi-situasi darurat. Anda tentunya tak ingin kejadian tak mengenakkan terjadi selama liburan. Tapi tak ada salahnya mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. Ini yang harus Anda perhatikan, seperti dikutip dari All Women Stalk.
1. Asuransi Perjalanan
Menurut survei terbaru, ada lebih dari 60 persen traveller yang tidak memiliki asuransi perjalanan. Padahal, memiliki asuransi travelling sangat penting karena bisa meng-cover berbagai situasi darurat seperti penerbangan yang di-cancel, masalah akomodasi dan kehilangan koper. Asuransi perjalanan juga menyediakan jaminan medis ketika Anda perlu pengobatan saat di luar negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat bepergian ke luar negeri, pasti Anda harus selalu membawa paspor, kartu tanda pengenal dan dokumen-dokumen penting untuk keperluan travelling. Tapi ingat untuk selalu siapkan dokumen cadangan. Hal ini untuk mengantisipasi jika paspor hilang atau rusak. Scan dan bawa kopian paspor, informasi asuransi, tiket, detail kartu kredit dan simpan di tempat yang aman seperti safety box.
3. Dengarkan Saran dari Pihak yang Terpercaya
Selain membaca tips dari buku panduan tentang negara yang akan Anda kunjungi, minta juga saran dari orang-orang terpercaya. Bisa dari sesama traveller yang sudah berpengalaman, staf hotel, agen perjalanan atau kedutaan besar (bila negara punya hubungan diplomatik). Sebaiknya jangan langsung percaya dengan saran orang yang Anda temui secara random di jalan untuk menghindari penipuan.
4. Selalu Update Keadaan Anda pada Kerabat
Bila Anda terjerat masalah (deportasi, dituduh mencuri, dsb) atau berada di tengah-tengah situasi menakutkan (konflik, perang antar warga, demonstrasi) sebisa mungkin mencari cara untuk menghubungi keluarga, kerabat, teman atau orang yang dikenal. Apabila memegang ponsel, beritahukan posisi dan kondisi Anda sesering mungkin, selagi itu memungkinkan. Berikan detail tentang tempat Anda menginap baik itu hotel, hostel maupun apartemen.
5. Cari Kedutaan Besar
Ke manapun Anda pergi, selama negara tersebut punya hubungan diplomatik dengan Indonesia, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu alamat kedutaan besar. Banyak orang yang kurang menyadari pentingnya hal yang satu ini. Kedutaan besar adalah destinasi pertama yang harus Anda hubungi saat kehilangan paspor, kartu kredit atau kesulitan mengakses pengambilan uang di negara yang Anda kunjungi. Petugas konsulat biasanya terlatih untuk menghubungi keluarga, pihak bank, pekerja atau teman yang Anda kenal untuk mentransfer uang atau mengurusi biaya untuk mencegah Anda 'jatuh miskin' di negeri orang. Mereka juga bisa banyak membantu untuk persoalan yang menyangkut dokumen kewarganegaraan.
6. Ketahui Hak-hak Anda Sebagai Penumpang Pesawat
Banyak penumpang pesawat yang seringkali tidak memedulikan hak-hak yang bisa mereka dapatkan dari maskapai penerbangan. Misalnya saat pesawat delay lebih dari lima menit karena kesalahan manajemen (bukan kendala cuaca), penumpang bisa membatalkan tiket dan mendapat pengembalian uang tiket. Atau, penumpang berhak mendapatkan makanan dan minuman sebagai kompensasi keterlambatan. Ketahui juga kebijakan saat koper hilang atau rusak ketika berada di bagasi pesawat.
(hst/eny)
Olahraga
Dunlop Gecko Tac Overgrip: Grip Anti Licin untuk Tingkatkan Performa
Pakaian Wanita
Nike Women Metcon 10, Pilihan Sepatu Fitnes untuk Performa Maksimal
Fashion
Mau Sepatu Retro Nyaman? Ini Alasan ASICS Tiger Runner II Wajib Dilirik
Perawatan dan Kecantikan
Cushion Matte Korea Favorit, Rahasia Makeup Halus dan Tahan Lama dengan LANEIGE Neo Cushion Matte!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Pura-pura Tajir, Pasangan Tahan Antrean Pesawat Demi Foto di Business Class
5 Benda yang Layak Dibeli untuk Oleh-oleh saat Traveling
Penumpang Pesawat Ramai-Ramai Pakai Piama di Bandara, Ada Apa?
5 Rekomendasi Kegiatan Seru Liburan Bertema 'Nature Escape' di Singapura
5 Bangunan Ikonik Mewah di Dunia, Salah Satunya Taj Mahal
Most Popular
1
Tahu Diselingkuhi, Istri Malah Tawarkan Untuk 'Sewa Suami' ke Selingkuhan
2
Gaya Kimberly Ryder hingga Celine Evangelista Umrah di Akhir Ramadan 2026
3
Potret Kim Garam, Mantan Personel LE SSERAFIM yang Kini Belajar Akting
4
Baju Lebaran 2026
7 Rekomendasi Setelan Lebaran 2026: Koleksi Baju One Set Ala Gen Z
5
Kejam! Mantan Ratu Kecantikan Buang Bayi yang Masih Hidup ke Kantung Sampah
MOST COMMENTED











































