Laporan dari Milan
Pertama Kali ke Milan? Ini yang Harus Diperhatikan
wolipop
Senin, 27 Feb 2012 09:18 WIB
Jakarta
-
Penduduk asli di Italia sangat menghargai tradisi dan kebudayaannya. Kekompakan mereka dalam situasi apapun, khususnya bagi para teman dekat dan keluarga memang tidak dapat diragukan lagi.
Jika Anda berjalan-jalan di jalan di manapun di Italia, maka Anda akan disuguhkan pemandangan keakraban yang begitu lekat. Mereka akan saling berjabat tangan dan berpelukan, bahkan memberikan ciuman di pipi meskipun sesama jenis. Hal ini bukanlah sesuatu yang aneh, namun lebih kepada kebiasaan penduduk untuk menjaga keakraban dan menghindari dicap sombong.
Sesama teman dekat akan memanggil dengan nama depan, namun jika ada yang memanggil seseorang dengan nama belakang, bisa dibilang masih belum terlalu akrab. Hal ini terjadi antar kolega kerja maupun orang asing yang baru saling kenal.
Untuk urusan bahasa, Anda harus berada di area kota besar yang memiliki banyak outlet internasional dimana banyak yang bisa menggunakan bahasa Inggris. Semakin jauh ke pinggir kota Anda berwisata, semakin sulit menemukan warga lokal yang bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Jika ingin bertanya, pergilah ke dalam toko dan carilah staf yang berusia muda. Biasanya mereka bisa menggunakan bahasa Inggris dengan cukup baik.
Jika Anda wisatawan yang pergi travelling bersama pasangan, perhatikan pula pasangan-pasangan lokal. Tidak ada pasangan yang saling bergandengan tangan saat berjalan ataupun menunjukkan PDA (public display affection). Hal ini pun terlihat juga bagi mereka yang sudah menikah. Tidak biasa bagi mereka menunjukkan kemesraan di depan umum.
Dalam berkomunikasi, orang Italia sangat aktif menggunakan bahasa tubuh, dan hal ini sangatlah tinggi tingkat penularannya kepada para wisatawan. Seiring berjalannya waktu, turis akan sadar bahwa bahasa tubuh lebih mudah untuk mengekspresikan maksud yang ingin disampaikan.
Untuk urusan belanja, Milan adalah surganya. Jika Anda berencana untuk mengunjungi toko-toko, bersikaplah sopan kepada penjual. Mulailah dengan mengucapkan salam seperti, "buongiorno" (jika Anda belanja di pagi hari) atau "Buona sera" (jika belanja di sore hari). Namun jika Anda menolak untuk dibantu oleh staf penjual dan hanya ingin melihat-lihat sendiri, cukup katakan dengan santun, "Grazie, vorrei dare un'occhiata," yang artinya terima kasih, saya lihat-lihat dulu.
(fer/hst)
Jika Anda berjalan-jalan di jalan di manapun di Italia, maka Anda akan disuguhkan pemandangan keakraban yang begitu lekat. Mereka akan saling berjabat tangan dan berpelukan, bahkan memberikan ciuman di pipi meskipun sesama jenis. Hal ini bukanlah sesuatu yang aneh, namun lebih kepada kebiasaan penduduk untuk menjaga keakraban dan menghindari dicap sombong.
Sesama teman dekat akan memanggil dengan nama depan, namun jika ada yang memanggil seseorang dengan nama belakang, bisa dibilang masih belum terlalu akrab. Hal ini terjadi antar kolega kerja maupun orang asing yang baru saling kenal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Anda wisatawan yang pergi travelling bersama pasangan, perhatikan pula pasangan-pasangan lokal. Tidak ada pasangan yang saling bergandengan tangan saat berjalan ataupun menunjukkan PDA (public display affection). Hal ini pun terlihat juga bagi mereka yang sudah menikah. Tidak biasa bagi mereka menunjukkan kemesraan di depan umum.
Dalam berkomunikasi, orang Italia sangat aktif menggunakan bahasa tubuh, dan hal ini sangatlah tinggi tingkat penularannya kepada para wisatawan. Seiring berjalannya waktu, turis akan sadar bahwa bahasa tubuh lebih mudah untuk mengekspresikan maksud yang ingin disampaikan.
Untuk urusan belanja, Milan adalah surganya. Jika Anda berencana untuk mengunjungi toko-toko, bersikaplah sopan kepada penjual. Mulailah dengan mengucapkan salam seperti, "buongiorno" (jika Anda belanja di pagi hari) atau "Buona sera" (jika belanja di sore hari). Namun jika Anda menolak untuk dibantu oleh staf penjual dan hanya ingin melihat-lihat sendiri, cukup katakan dengan santun, "Grazie, vorrei dare un'occhiata," yang artinya terima kasih, saya lihat-lihat dulu.
(fer/hst)
Pakaian Pria
Rekomendasi 3 Jaket Bomber Hitam Pria Andalan Paling Stylish Buat Upgrade OOTD Kamu!
Hobi dan Mainan
VITAMIN KUCING Growth Hack by Petglow x Butter Belly, Solusi Praktis Bikin Anabul Makin Lahap & Berisi!
Pakaian Pria
Prabu Rudi Black White Sneakers, Sepatu Baru Pria Favorit untuk Menyambut Chinese New Year 2026 yang Wajib Kamu Beli!
Perawatan dan Kecantikan
Makeup Heavy saat Lebaran Bikin Kulit Breakout? Ini Penyebab yang Sering Diremehkan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Pura-pura Tajir, Pasangan Tahan Antrean Pesawat Demi Foto di Business Class
5 Benda yang Layak Dibeli untuk Oleh-oleh saat Traveling
Penumpang Pesawat Ramai-Ramai Pakai Piama di Bandara, Ada Apa?
5 Rekomendasi Kegiatan Seru Liburan Bertema 'Nature Escape' di Singapura
5 Bangunan Ikonik Mewah di Dunia, Salah Satunya Taj Mahal
Most Popular
1
Potret Baby Kaia Anak Steffi-Nino Fernandez, Kini Wajahnya Sudah Diungkap
2
Angel Karamoy Rayakan Valentine Bareng Gusti Ega, Kado Mewahnya Bikin Salfok
3
8 Pemotretan Mesra Olla Ramlan & Tristan Molina Untuk Sambut Hari Valentine
4
7 Foto Sarwendah Pemotretan Imlek 2026, Tampil Anggun Serba Merah
5
Sinopsis KOKUHO, Film Jepang Terlaris yang Tayang Lebih Awal di Indonesia
MOST COMMENTED











































