Sinopsis KOKUHO, Film Jepang Terlaris yang Tayang Lebih Awal di Indonesia
Kokuho menjadi salah satu film yang dinantikan tahun ini setelah berhasil meraih penonton terbanyak di negara asalnya. Tayang perdana di Cannes Film Festival, Kokuho berkisah tentang perjalanan hidup seorang aktor Kabuki. Tak hanya menyajikan keindahan seni tradisional Jepang, film tersebut juga menampilkan sisi manusia, persahabatan, dan pengkhianatan dari perjuangannya.
Kokohu yang berarti harta karun bangsa atau kebanggaan negara mengikuti perjalanan hidup Kikuo Tachibana (diperankan Ryo Yoshizawa), seorang anak Yakuza yang menjadi pemain Kabuki. Kabuki sendiri dikenal sebagai seni teater tradisional Jepang dari abad ke-17 yang diperankan oleh laki-laki.
Kokuho Foto: Dok. JAFF |
Film besutan sutradara Lee Sang Il ini sukses menjadi non animasi atau live-action kedua paling banyak ditonton dalam sejarah Jepang. Rilis pertama kali pada Juni 2025, Kokuho memecahkan rekor dengan ditonton 10 juta orang dalam 102 hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ceritanya sendiri didasarkan pada novel dengan judul yang sama karya Yoshida Shūichi yang terbit 2018. Kisah dimulai pada 1960-an saat ayah Kikuo terbunuh dalam perselisihan antar geng. Ia kemudian diasuh oleh aktor kabuki Hanai Hanjirō, yang melihat potensi besar dalam diri anak laki-laki itu.
Kokuho Foto: Dok. JAFF |
Kikuo bergabung dengan putra dan penerus Hanjirō, Shunsuke (diperankan Ryusei Yokohama) untuk menjalani pelatihan yang ketat yang nantinya menimbulkan persaingan. Karena garis keturunan adalah bagian penting dalam dunia kabuki, Kikuo berusaha menjadi aktor terbaik meski memiliki darah Yakuza. Shunsuke sendiri sempat mundur ketika melihat betapa bagusnya permainan Kikuo saat pentas.
Film ini menggambarkan naik turunnya keberuntungan Kikuo dan Shunsuke dengan produksi kabuki yang megah dan alur cerita yang dinamis. Selain Ryo dan Ryuseo yang aktingnya mendapat pujian, Kokuho juga didukung aktor-aktor veteran Jepang, seperti Ken Watanabe dan Min Tanaka. Adapun pemain-pemain muda yang mencuri perhatian, seperti Sōya Kurokawa, Nana Mori, dan Ai Mikami.
Kokuho (2025). Foto: Dok. Ist |
Selama tiga jam, para penonton disuguhi tarian, nyanyian, juga visual bercita rasa seni tinggi. Di akhir film, muncul pertanyaan tentang mana yang lebih penting dalam pertunjukan tradisional: seni atau darah?
Menuai banyak ulasan positif, Kokuho tayang lebih awal di Indonesia. Sebelumnya Kokuho pertama kali tayang di JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival) 2025 dan sejak saat itu dinantikan para penikmat film. Dibawa oleh FeatPictures, Kokuho kini sudah bisa dijumpai secara sneak di beberapa bioskop sebelumnya penayangan reguler pada 18 Februari 2026.
(ami/ami)
Elektronik & Gadget
SanDisk Phone Drive USB, Solusi Tambah Storage HP Android yang Praktis
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Olahraga
Nike Precision 7 Pink Blast, Pilihan Sepatu Basket yang Nyaman & Stylish
Aurelie Moeremans Bagikan Foto Usai Lahiran, Tetap Cantik Tanpa Makeup
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
7 Drama Korea Fantasi Terbaru yang Bikin Penonton Ketagihan
Timothee Chalamet Pacari Kylie Jenner, Wanita Ngaku Mantannya & Curhat Kecewa
Aurelie Moeremans Bagikan Foto Usai Lahiran, Tetap Cantik Tanpa Makeup
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV
Gaya Aurel Hermansyah-Aaliyah Massaid, 2 Menantu saat Bukber Gen Halilintar














































