ADVERTISEMENT

Ada 3 Tipe Orang Saat Belanja Online, Kamu Termasuk yang Mana?

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 19 Agu 2022 17:00 WIB
Asian beautiful women blogger are using the smartphone live streaming online with a shopping bag In the white room with cosmetics on table.Concept of online shopping business. Foto: Getty Images/iStockphoto/bunditinay
Jakarta -

Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan, belanja juga sering dijadikan sarana hiburan dan pelepas stres. Para 'shopaholic' umumnya memiliki preferensi masing-masing terkait cara mereka membeli barang. Belakangan daripada memutari berbagai toko dan pusat perbelanjaan, banyak orang bealih ke situs belanja untuk mencari diskon atau sekedar 'window shopping'.

Sejak pandemi Corona, semakin banyak orang menyukai belanja online. Menariknya, kebiasaan belanja masyarakat mulai berganti seiring dengan perubahan kondisi. Kini aturan terkait pembatasan aktivitas tak lagi seketat dulu. Hal itu mempengaruhi barang-barang yang banyak dicari.

Untuk melindungi diri selama pandemi Corona, sebelumnya produk masker, hand sanitizer, dan vitamin menjadi barang-barang paling laris di situs belanja. Tapi berdasarkan data terbaru Shopee Indonesia, masyarakat mulai beralih ke produk-produk lain untuk mengikuti aktivitas mereka yang hampir kembali normal.

"Berdasarkan data Maret 2022, produk perawatan kecantikan dan perlengkapan rumah tangga adalah yang paling banyak dicari. Karena sudah mulai banyak keluar rumah tampaknya banyak butuh produk kecantikan atau orang sudah bosan dengan interior atau peralatan rumah mereka," tuturnya.

Menjelang akhir tahun, semakin banyak pembelanja online yang mencari barang di e-commerce untuk mendapatkan potongan harga dan gratis ongkir. Selama periode tersebut, ada tiga tipe pembelanja, kamu termasuk yang mana?

1. Tipe Pemburu Promo
Tipe ini biasanya suka mencari informasi diskon dari berbagai brand dan situs belanja. Ketika sedang banyak penawaran menarik, mereka pun tak segan untuk mengeluarkan uang belanja lebih. Tak ada salahnya dengan memburu promo tapi pastikan jika barang-barang yang dibeli memang benar-benar diperlukan sehingga tidak berakhir buang-buang uang.

2. Tipe Riset
Tipe belanja ini biasanya butuh waktu lebih banyak ketika ingin membeli sebuah barang. Pasalnya mereka harus meriset dulu mana yang lebih patut dimasukkan ke keranjang. Selain kualitas, biasanya orang dengan kebiasaan belanja seperti itu akan membandingkan harga dan biaya ongkos kirim terlebih dahulu. Tak selalu mengandalkan promo, dengan cara ini kamu bisa mendapatkan harga miring.

3. Tipe Masuk ke Keranjang
Tipe orang seperti ini sebenarnya tidak terlalu suka belanja. Mereka lebih suka window shopping kemudian memasukkan barang tersebut ke dalam keranjang. Tapi untuk benar-benar dibeli mereka akan mempertimbangkan banyak hal. Biasanya produk-produk yang sudah dipilih baru bakal dibayar saat sudah butuh atau ada promo.

(ami/ami)