Viral Pembukaan Mal di Kamerun, Pengunjung Heboh Seperti Tak Ada Corona

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 04 Des 2020 09:26 WIB
Pembukaan Mal Kamerun Foto: Twitter
Jakarta -

Pembukaan mal baru umumnya selalu mendapat sambutan positif. Apalagi di wilayah-wilayah yang jauh dari perkotaan di mana warganya butuh pusat hiburan yang dekat.

Sebuah pusat perbelanjaan besar pun dilaporkan baru dibuka di Kamerun, Afrika Tengah. Tak disangka antusias orang-orang di sana sangat besar. Video para pengunjung yang mengantre panjang hingga berjatuhan saat naik eskalator pun jadi viral.



Di media sosial, beredar sejumlah video yang disebut memperlihatkan suasana pembukaan Doula Grand Mal, mal terbesar di Kamerun. Dalam sebuah postingan, terlihat kerumunan orang yang mengantre sangat panjang di depan gedung. Selain orang-orang yang berbaris, terlihat pula gerombolan mereka yang sedang menyaksikannya dari luar. Dikatakan jika mereka semua berniat untuk masuk ke dalam mal.



Tak hanya di luar tentu suasana di dalam mal terbesar di Kamerun juga ramai. Dalam video yang beredar di Twitter dan TikTok, sejumlah orang berusaha untuk menaiki eskalator. Lucunya, mereka tampak kesulitan bahkan takut untuk menaiki tangga otomatis tersebut.

Salah satu wanita tampaknya belum terbiasa untuk menaiki eskalator sehingga ia menggantung pada pengangannya. Hal tersebut malah membuat wanita itu tidak bisa naik ke atas hingga seorang petugas datang untuk membantunya.

Di video lain tampak pria-pria yang juga belum tahu cara melangkah di eskalator dan malah menggantung di bagian pegangan. Sejumlah petugas pun tampak membantu dan mendorong agar mereka bisa berjalan ke atas.

Video-video itu pun mengundang tawa sekaligus rasa iba. Tampaknya warga Kamerun belum terbiasa dengan mal dan eskalator sehingga mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang menakjubkan. Bagi orang-orang di negara lain hal ini juga dianggap miris karena mereka harus tetap melakukan social distancing sedangkan warga Kamerun bisa ramai-ramai mengunjungi mal.

Kamerun sendiri dilaporkan mengklaim mereka sudah sukses melawan virus Corona. Bulan lalu, Kementerian Kesehatan mengklaim tingkat kesembuhan pasien Corona mencapai 94,12% sementara tingkat kematian 2,08%. Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Afrika, tercatat jika ada 20.009 kasus COVID-19 yang ditemukan di sana dengan 415 kematian dan 18.837 pasien sembuh.

(ami/ami)