Waspada, 3 Trik Psikologi Ini Sering Bikin Kamu Belanja Lebih Banyak Baju

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 20 Sep 2019 13:48 WIB
Foto: iStock
Jakarta -
Akhir pekan ini mungkin ingin dihabiskan untuk main ke mall dan belanja baju. Jika memang ada kebutuhan, mengunjungi beberapa toko dan mencoba sejumlah busana untuk mencari opsi terbaiknya tentu tidak masalah. Namun hindari terpincut dengan strategi-strategi toko yang sengaja ingin menggoda Anda. Berikut empat trik psikologi yang sering bikin Anda belanja baju lebih banyak dari yang seharusnya.

1. Dressing Room
Anda mungkin sering kalap ketika masuk ke satu toko. Niat awalnya mungkin hanya untuk membeli satu kemeja namun ketika keluar toko membawa sekantong penuh belanjaan. Kamar ganti atau dressing room pun bisa disalahkan. Dilansir Money, retailer dan brand baju tahu jika pelanggan sudah masuk ke dressing room artinya mereka sudah setengah jalan untuk membeli item-item yang akan dicoba. Karena itu, kamar ganti sengaja dibuat agar Anda merasa cantik. Toko pun berinvestasi banyak untuk dressing room.

"Retailer menggunakan cermin yang bisa mengubah tampilan bentuk untuk membuat pembelanja terlihat lebih kurus, mengetahui kebanyakan orang akan membeli baju jika mereka suka dengan apa yang mereka lihat," kata ahli konsumer Andrea Woroch.

"Beberapa toko akan memiringkan cermin juga untuk menciptakan refleksi yang lebih panjang dan kurus atau menggunakan pencahayaan redup untuk membuat(kulit)mu terlihat lebih gelap yang juga meningkatkan penampilanmu," tambahnya.

Lalu bagaimana caranya agar Anda tak tertipu trik kamar ganti. Karena bukan hanya membuat pembelanjaan lebih banyak tapi juga membuat Anda berpikir bahwa baju yang sebenarnya tak terlalu bagus terlihat lebih menarik. Andrea menyarankan untuk selalu melihat di cermin di luar kamar ganti. Pastikan pula jika gerai tersebut menerima dan mengganti uang jika Anda ingin memulangkan busana.

2. Diskon Terlalu Bagus
Bukan rahasia lagi toko sering menggoda para pelanggan dengan penawaran diskon. Jika diskon terlihat terlalu bagus, sebaiknya Anda perlu waspada. Pelanggan akan berpikir bahwa mereka akan untung jika mendapat potongan harga yang lebih banyak. Padahal barang itu belum tentu dibutuhkan atau berkualitas. Selalu beli apa yang sebenarnya Anda butuhkan.

3. Diskon Segera Berakhir
Dikatakan pula jika toko dan retailer punya strategi marketing yang membuat pembeli merasa tidak ingin ketinggalan penawaran menarik. Salah satu caranya adalah dengan menghadirkan promo terbatas, misalnya hanya satu hari atau spesial akhir pekan. Andrea mengungkap jika kebanyakan tujuan sale adalah untuk meningkatkan penjualan karena itu pasti ada hal lain di baliknya.

Agar tak sering-sering tertipu cara ini hindari terpapar promosi yang biasanya diinformasikan melalui email. Karena itu, jangan berlangganan 'newsletter' brand pada email yang setiap hari Anda buka.


Simak Video "Sejumlah Merek Fashion Dunia Ikut Produksi Masker untuk Lawan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)