Laporan dari Beijing

Makin Banyak Anak Muda di China Tergiur Belanja Barang Mewah, Ini Alasannya

Hestianingsih - wolipop Jumat, 16 Nov 2018 11:15 WIB
Salah satu tamu di fashion show Gucci Cruise 2019. Foto: Getty Images Salah satu tamu di fashion show Gucci Cruise 2019. Foto: Getty Images

Beijing - Produk fashion mewah dan high-end kini tidak hanya menarik minat konsumen dewasa saja, tapi juga anak muda di Asia, khususnya China. Departemen fashion di JD.Com, perusahaan e-commerce asal China, mendapati adanya pergeseran demografi konsumen terhadap barang-barang mewah.

JD Fashion Business Development Director Danlu Liu mengatakan jika beberapa tahun lalu wanita berusia 30 tahun ke atas yang lebih banyak membeli produk mewah, kini usia 20 tahun pun sudah tertarik memiliki item fashion high-end. Di JD Fashion sendiri, profil konsumen juga mengalami pergeseran.

"Mayoritas pembeli kami di TOPLIFE (platform produk mewah JD.Com) berusia 25-40 tahun. Tapi semakin ke sini batas umurnya makin muda. Ada juga yang berusia 20 tahun mencari produk mewah," kata Danlu Liu, saat berbincang dengan media dari Indonesia di kantor pusat JD di Beijing, China, Selasa (13/11/2018).

Menurut Danlu, pola pikir dan lingkungan sosial yang mengubah kecenderungan tersebut. Ia mengatakan lebih banyak orang ingin menikmati hidup dengan cara-cara yang berbeda. Salah satunya, memiliki sesuatu yang mewah dan high-end.

Makin Banyak Anak Muda di China Tergiur Belanja Barang Mewah, Ini AlasannyaJD Fashion Business Development Director Danlu Liu saat ditemui di kantor pusat JD.Com di Beijing, China. Foto: Hestianingsih/Wolipop

"Menurut saya masyarakat sekarang ini berubah, pemikiran orang-orang berubah. Dulu orang maunya menabung uang di bank dan sekarang justru mereka mau menghabiskannya. Mereka mulai mencari cara-cara berbeda untuk menikmati hidup," kata Danlu.

Tren ini nyatanya tidak hanya terjadi di China. Berbagai belahan dunia pun menunjukkan kecenderungan yang serupa, setidaknya dalam kurun tiga tahun terakhir.

Pada 2015, agensi periklanan asal Amerika Serikat Moosylvania melakukan survei terhadap 1.500 millennial --yang didefinisikan sebagai masyarakat berusia 20-35 tahun-- tentang brand favorit mereka. Hasilnya, brand high-end Chanel masuk dalam daftar 50 brand terfavorit para Millennial. Ralph Lauren, brand fashion high-end asal New York, juga masuk dalam daftar ini.
Makin Banyak Anak Muda di China Tergiur Belanja Barang Mewah, Ini AlasannyaKantor pusat JD.Com di Beijing, China. Foto: Hestianingsih/Wolipop

Maju ke 2017, situs pencarian fashion global Lyst dan Business of Fashion juga mengungkap merek-merek yang paling banyak digandrungi Millennial dan Gen Z. Bukan brand fashion high street seperti Zara atau H&M, melainkan brand high-end.

Gucci berada di urutan teratas favorit anak muda, bahkan mendapat ranking tertinggi untuk laporan 'Top Product of The Year'. Media sosial dan kampanye yang melibatkan generasi muda dilaporkan jadi kunci sukses brand yang digawangi Alessandro Michele ini sebagai direktur kreatif.
Makin Banyak Anak Muda di China Tergiur Belanja Barang Mewah, Ini AlasannyaGucci jadi brand fashion paling diminati anak muda di 2017. Foto: Instagram

Ada pula Yeezy, brand milik rapper Kanye West. Koleksi sneakers kolaborasinya dengan Adidas selalu jadi incaran. Bahkan Yeezy Boost 350 yang diluncurkan beberapa waktu lalu diburu pembeli dan habis dalam hitungan menit.

Brand high-end lainnya yang diminati anak muda adalah Balenciaga. Akhir-akhir ini Balenciaga menjamah konsumen Millennial dengan cara unik, salah satunya membuat tas besar mirip IKEA seharga puluhan juta rupiah, atau kantong belanja Rp 14 juta yang terjual habis.
(hst/eny)