Kalau Tak Mau Boros, Hindari Belanja Makeup Saat Kamu Merasa Seperti Ini
Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 03 Nov 2017 12:06 WIB
Jakarta
-
Saat dihadapkan rangkaian pilihan baju atau produk kecantikan, wanita memang sering tak bisa menahan godaan. Tak jarang akhirnya mereka jadi borong belanjaan padahal sebenarnya kondisi keuangan sedang kurang memungkinkan. Namun tentu tidak semua dan selalu demikian. Berdasarkan riset terbaru, orang yang cenderung boros berbelanja biasanya sedang stres, kesal, hingga bosan.
Belanja memang sudah lama diketahui sebagai obat stres dan rasa kesal. Ketika keadaan hati sedang tidak menyenangkan, banyak orang beralih ke pusat perbelanjaan atau e-commerce untuk membeli barang-barang kesukaan. Tapi ternyata bukan hanya stres dan kesal yang buat orang boros berbelanja tapi juga rasa bosan.
Hal tersebut terungkap dalam penelitian MoneySuperMarket kepada 2.500 pembelanja di Inggris. Riset itu menemukan bahwa orang-orang yang sedih, stres, dan bosan punya kecenderungan belanja berlebihan di banding mereka yang bahagia hingga 14%.
Dari ketiga emosi, stres lah yang paling bertanggung jawab dalam membuat seseorang boros beli barang. Riset mengungkap jika Anda sedang tertekan, kemungkinan untuk belanja banyak meningkat hingga 10%. Stres dan kebosanan pun bisa membuat seseorang menghabiskan hingga £1,250 atau Rp 22 jutaan per tahun untuk berbelanja.
Riset ini juga mengungkap fakta menarik lainnya mengenai kebiasaan boros belanja. Dikatakan jika wanita cenderung lebih boros belanja produk kecantikan ketika mereka merasa sedih. Keborosan tersebut bahkan mencapai 40%. Sedangkan barang-barang yang paling umum dibeli orang saat stres adalah busana, makanan ringan, dan makanan berat yang dibawa pulang.
Pemborosan di zaman sekarang pun diperparah dengan fasilitas belanja tanpa uang tunai. Hal tersebut mendukung orang-orang yang stres, bosan, dan sedih untuk belanja lebih banyak, terutama untuk mereka di usia 24 dan 35.
"Semua orang punya alasan mereka sendiri untuk membeli tas atau booking (tiket pesawat) untuk bepergian akhir pekan ke luar daerah, tapi mereka mungkin tidak sadar bahwa situasi tiga jam sebelumnya, yang tidak ada hubungannya dengan pembelian, mendorong mereka untuk membelinya," ungkap Pip Heywood selaku brand director di MoneySuperMarket.
Psikolog Dr David Lewis pun menyarankan agar orang memperhatikan keadaan psikis mereka sebelum membeli barang. "Penelitian ini menantang paham konvensional dengan menunjukkan emosi negatif adalah yang paling mendorong orang boros dari pada perasaan sejahtera," kata David kepada Daily Mail.
"Sadar akan faktor pendorong sebuah sikap adalah langkah pertama dalam mengontrol (pembelanjaan), yang mana kami percaya MoneySuperMarket Buying Mood Index ini adalah sesuatu yang penting dan membuka mata agar setiap pelanggan bisa mengeksplor hubungan mereka dengan apa yang dibelanjakan dan mengapa," tambahnya. (ami/ami)
Belanja memang sudah lama diketahui sebagai obat stres dan rasa kesal. Ketika keadaan hati sedang tidak menyenangkan, banyak orang beralih ke pusat perbelanjaan atau e-commerce untuk membeli barang-barang kesukaan. Tapi ternyata bukan hanya stres dan kesal yang buat orang boros berbelanja tapi juga rasa bosan.
Hal tersebut terungkap dalam penelitian MoneySuperMarket kepada 2.500 pembelanja di Inggris. Riset itu menemukan bahwa orang-orang yang sedih, stres, dan bosan punya kecenderungan belanja berlebihan di banding mereka yang bahagia hingga 14%.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riset ini juga mengungkap fakta menarik lainnya mengenai kebiasaan boros belanja. Dikatakan jika wanita cenderung lebih boros belanja produk kecantikan ketika mereka merasa sedih. Keborosan tersebut bahkan mencapai 40%. Sedangkan barang-barang yang paling umum dibeli orang saat stres adalah busana, makanan ringan, dan makanan berat yang dibawa pulang.
Pemborosan di zaman sekarang pun diperparah dengan fasilitas belanja tanpa uang tunai. Hal tersebut mendukung orang-orang yang stres, bosan, dan sedih untuk belanja lebih banyak, terutama untuk mereka di usia 24 dan 35.
"Semua orang punya alasan mereka sendiri untuk membeli tas atau booking (tiket pesawat) untuk bepergian akhir pekan ke luar daerah, tapi mereka mungkin tidak sadar bahwa situasi tiga jam sebelumnya, yang tidak ada hubungannya dengan pembelian, mendorong mereka untuk membelinya," ungkap Pip Heywood selaku brand director di MoneySuperMarket.
Psikolog Dr David Lewis pun menyarankan agar orang memperhatikan keadaan psikis mereka sebelum membeli barang. "Penelitian ini menantang paham konvensional dengan menunjukkan emosi negatif adalah yang paling mendorong orang boros dari pada perasaan sejahtera," kata David kepada Daily Mail.
"Sadar akan faktor pendorong sebuah sikap adalah langkah pertama dalam mengontrol (pembelanjaan), yang mana kami percaya MoneySuperMarket Buying Mood Index ini adalah sesuatu yang penting dan membuka mata agar setiap pelanggan bisa mengeksplor hubungan mereka dengan apa yang dibelanjakan dan mengapa," tambahnya. (ami/ami)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Cushion Hingga Bedak Lokal Terbaru untuk Kulit Berminyak yang Mencerahkan
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
5 Produk yang Bikin Makeup Tahan Lama Saat Pesta Tahun Baru 2026
Ide Tukar Kado yang Lucu untuk Acara Kantor, Harga di Bawah Rp 50 Ribu
METRO Hadirkan One Day Super Special dengan Diskon Hingga 50%
Most Popular
1
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
2
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
3
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
4
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
5
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
MOST COMMENTED











































