Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mengenal Produk Gaya Hidup Unggulan Hong Kong di Pameran In Style

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 20 Agu 2015 16:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Hestianingsih/Wolipop
Jakarta - Selain Singapura dan Bangkok, Hong Kong juga menjadi salah satu destinasi wisata dan belanja paling populer di kawasan Asia. Namun mungkin belum banyak yang tahu kalau kota kelahiran aktor Jacky Chan ini juga menyediakan lahan bisnis yang cukup potensial khususnya bagi investor Indonesia.

Direktur Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) Indonesia Leung Kwan Ho mengatakan bahwa wisatawan mancanegara khususnya Indonesia umumnya hanya tahu beberapa hal saja terkait Hong Kong. Padahal banyak yang bisa dieksplorasi dari kota yang dipenuhi bangunan tinggi dan berbukit-bukit itu.

"Kalau saya tanya teman-teman tentang Hong Kong, tahunya hanya Disneyland, Ocean Park, tempat belanja. Padahal banyak sekali yang bisa dieksplor salah satunya buat berbisnis di sana," ujar Leung, saat media gathering 'Detik-detik Menyambut In Style Hong Kong di Jakarta' di Mercantile Athletic Club, World Trade Center Penthouse, Jl. Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak jauh berbeda, orang Hong Kong pun hanya tahu sedikit informasi tentang Indonesia. Leung bercerita ketika ia bertanya kepada rekannya di Hong Kong, umumnya jawaban mereka adalah Bali dan tenaga kerja dari Indonesia.

"Orang Hong Kong juga tidak terlalu tahu tentang Indonesia. Kebanyakan tahunya Bali, Indomie, nasi goreng dan tenaga kerja dari Indonesia," tutur Leung.

Melihat hal itu, HKTDC ingin menjembatani hubungan bisnis antara Hong Kong dan Indonesia, lewat In Style Hong Kong. Acara yang akan digelar dari 14 - 20 September 2015 ini merupakan pameran gaya hidup yang menghadirkan lebih dari 180 produk bermerek dari Hong Kong. Program ini diadakan secara terintegrasi di tiga tempat; Jakarta Convention Center, Grand Indonesia dan Hotel Kempinski (gala dinner). Selain pameran akan ada pula simposium dengan pembicara-pembicara yang ahli di bidang bisnis, industri kreatif serta pelaku senior di dunia fashion.

Ada pula rangkaian promosi yang menyediakan nuansa gaya hidup Hong Kong bernama Citywide Promotion. Dalam program ini, akan ada kolaborasi antara In Style Hong Kong dengan Lazada, G2000 Indonesia, Giordano Indonesia dan Staccato serta produk-produk gaya hidup lainnya.

Leung mengatakan bahwa HKTDC telah melakukan kurasi terhadap 180 peserta yang mengikuti pameran. Sebagian besar brand merupakan pemenang berbagai kompetisi kreatif di Hong Kong. Beberapa di antaranya pernah memenangkan kompetisi desain jam dan aksesori, desain produk, desain fashion dan aksesori, dan sebagainya.

Beberapa brand yang akan hadir di antaranya Chow Tai Fook, TSL Jewellery, Memorigin, Cocomojo, Bossini dan masih banyak lagi. Akan ada pula peragaan busana dari enam perancang ternama Hong Kong dalam acara bernama Batik Crossover. Enam perancang ditantang untuk mengolah kain batik menjadi busana modern sesuai DNA rancangannya masing-masing.

"Acara ini bertujuan menjembatani pebisnis Hong Kong agar investasi di Indonesia, juga pebisnis Indonesia ke Hong Kong. Setidaknya agar sama-sama tahu dulu lebih banyak informasi dari masing-masing negara, dan akhirnya bisa trading," kata Leung.

HKTDC menargetkan ada lebih dari 10 ribu pengunjung yang akan hadir di acara ini. Target pengunjung antara lain pembeli dagang (buyer), importir, distributor, retailer, agen merek, pemilik waralaba dan department store.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads