Liputan Khusus
Mengenal Seluk Beluk Belanja di Tanah Abang
Berbicara mengenai pusat grosir Tanah Abang, tidak lengkap rasanya jika belum berbincang dengan Hery Supriyatna, Promotion Manager, yang ditemui Wolipop di kantor pengelola Tanah Abang, Senin (16/07/2012). Pria yang telah bekerja di tempat ini selama 4 tahun tersebut membagi kisi-kisinya agar pengunjung bisa mengenal lebih baik keadaan Tanah Abang dan nyaman berbelanja di dalamnya.
Soal pengunjung, pusat grosir ini kerap didatangi oleh pedagang dari luar kota seperti Balikpapan, Makassar, Manado, Surabaya, Papua, bahkan Bandung. Bandung yang notabene telah memiliki banyak Factory Outlet tidak menutup kemungkinan pedagang area sana untuk tetap belanja barang dagangannya di sini. Sedangkan pedagang luar negeri yang kerap terlihat biasanya berasal dari Malaysia, Singapura, Brunei, Afrika Selatan, Italia, Jepang hingga Korea.
Sentra bisnis grosir ini terbagi menjadi dua area inti, yakni Blok A dan B. Meskipun keduanya dinaungi oleh satu atap, Blok B yang lebih baru juga ditangani oleh Agung Podomoro. "Pada dasarnya kita sama, tapi memang blok A sudah stabil duluan kemudian dikembangkan. Istilahnya expand ke blok B, supaya bisa mengakomodir pedagang, pengunjung dan pilihan produk yang lebih banyak," ujar Hery menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hery menambahkan bahwa di pusat grosir Tanah Abang, pedagang dalam negeri justru diprioritaskan agar bisa mengembangkan produksi dalam negeri. Sedangkan keuntungan menerima pedagang luar negeri adalah untuk menambah informasi dan investasi serta memperkaya pengetahuan pedagang dalam negeri.
(fer/kik)










































