Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tempat Belanja untuk Pecinta Tenun Hadir di Kemang

Dona Rema - wolipop
Jumat, 13 Jul 2012 10:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Wolipop
Jakarta -

Bosan dengan tampilan baju dan tas batik serta tenun yang hanya itu-itu saja? Kalau begitu, sepertinya Anda wajib berkunjung ke Batik Chic Gallery.

Batik Chic merupakan lini yang menekuni dunia usaha berupa tas, pakaian, serta sandal dengan sentuhan seni yang menggunakan bahan dari tenun serta batik. Ragam koleksinya tersebut dirancang dengan tampilan yang unik namun tetap elegan.

Setelah sukses memiliki outlet di Plaza Kemang 88, Jakarta, dan juga di Paris Van Java, Bandung, Batik Chic yang merupakan salah satu mitra binaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk itu, menggelar secara resmi pembukaan galeri terbarunya yang terletak di Jl. Kemang Raya No.107 B, Jakarta, Kamis (12/07/2012).

Peresmian galeri tersebut dihadiri oleh sang pemilik Novita Yunus, serta Okke Hatta Rajasa selaku Ketua Perkumpulan Cita Tenun Indonesia, kemudian Sandrina E. Satar selaku pengurus Perkumpulan Cita Tenun Indonesia, serta para tamu undangan Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS).

Kekuatan koleksi Batik Chic ini terletak pada keunikan konsepnya yang one of a kind. Untuk harga, Novie --sapaan akrab Novita Yunus-- menawarkannya dengan harga yang cukup terjangkau.

"Produknya limited edition semua karena nggak mungkin kita mengulang satu batik. Jadi pasti beda-beda. Untuk range harga dari Rp 600 ribu sampai dengan Rp 5 juta. Yang Rp 600 ribu tersebut untuk koleksi clutch," jelas Novie saat diwawancara oleh Wolipop.

Pergantian model dari koleksi Batik Chic ini juga terbilang cepat, minimal setiap satu bulan. Menariknya, Batik Chic juga seringkali mengadakan program potongan harga bagi para pelanggannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pergantian model koleksi Batik Chic paling cepat itu sekitar satu bulan sekali. Paling lamanya itu per-tiga bulan sekali. Biasanya kalau setiap enam bulan sekali itu kita ada diskon," papar wanita lulusan S1 Universitas Padjajaran Bandung itu.

Ibu dari tiga anak itu pun memilih kawasan Kemang sebagai tempat usahanya tersebut dikarenakan terbilang dekat dari rumahnya. Tentunya tak hanya itu saja, lokasi di daerah Kemang itu juga dikenal merupakan wilayah pemukiman expatriat dan banyak dikunjungi oleh wisatawan asing. Dengan begitu batik dan tenun Indonesia memiliki peluang untuk dapat semakin dikenal dan mendunia.

Hal ini juga sesuai dengan harapan Heriyanto Agung Putra, Direktur SDM dan Umum PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Ia mengatakan bahwa batik dan tenun kini tak hanya diminati oleh masyarakat Indonesia saja, tetapi banyak para turis juga turut menyukainya karena kualitas tenun kini semakin bagus.

"Peminatnya tinggi. Itu karena kualitas tenun saat ini juga udah bagus. Bukan hanya orang Indonesia saja, tapi para turis pun juga menyukainya karena batik tenunnya ada di galeri-galeri seperti ini makanya mereka tertarik. Kita juga suka membawa karya ini untuk exhibition di luar negeri sehingga batik dan tenun menjadi terkenal," papar Heriyanto saat ditemui di kesempatan yang sama.

(eya/rma)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads