Riset: Model Bertubuh Berisi Buat Wanita Lebih Tertarik Belanja Baju
Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 17 Mei 2012 11:14 WIB
Jakarta
-
Siapa bilang wanita dengan tubuh berisi tak mampu mendongkrak penjualan? Sebuah riset justru membuktikan wanita lebih tertarik membeli baju jika model yang mengiklankannya bertubuh berisi atau setidaknya sama dengan ukuran mereka.
Seperti dikutip Daily Mail, riset tersebut dilakukan oleh peneliti asal Kanada, Ben Barry. Ada 2.500 wanita asal Kanada dan Amerika Serikat yang menjadi responden. Ribuan responden itu berusia 14-65 tahun yang ukuran busananya 0 - 18.
Dalam penelitiannya, Dr Barry merevisi delapan iklan busana wanita, yang salah satunya adalah rancangan Diane von Furstenberg. Ia mengganti model dalam iklan tersebut dengan wanita-wanita biasa yang memiliki berbagai bentuk tubuh, usia dan ras.
Iklan yang sudah direvisi itu kemudian diperlihatkan Dr Barry pada para responden penelitiannya. Para responden juga diperlihatkan iklan yang belum direvisi.
Setelah melihat kedua iklan berbeda versi itu, responden kemudian ditanya, iklan mana yang lebih membuat mereka tertarik untuk membeli. Hasilnya, keinginan belanja wanita meningkat lebih dari 200% ketika melihat iklan busana yang modelnya bentuk tubuhnya berisi atau mirip dengan mereka.
Penelitian Dr Barry juga mengungkapkan, kecenderung wanita membeli baju naik 175% ketika iklan sebuah brand menggunakan model yang usianya sama dengan mereka. Model yang keseluruhan fisiknya sudah lebih familiar juga membantu wanita lebih mudah membayangkan bagaimana jika busana tersebut dipakai oleh mereka.
"Aku menemukan justru dengan mencoba melukai kepercayaan diri wanita tidak bisa meningkatkan pembelian. Yang meningkatkan pembelian itu adalah dengan meningkatkan kepercayaan diri wanita, membuat mereka merasa cantik," ujar Dr Barry dalam wawancara dengan Universitas Cambridge.
(eny/eny)
Seperti dikutip Daily Mail, riset tersebut dilakukan oleh peneliti asal Kanada, Ben Barry. Ada 2.500 wanita asal Kanada dan Amerika Serikat yang menjadi responden. Ribuan responden itu berusia 14-65 tahun yang ukuran busananya 0 - 18.
Dalam penelitiannya, Dr Barry merevisi delapan iklan busana wanita, yang salah satunya adalah rancangan Diane von Furstenberg. Ia mengganti model dalam iklan tersebut dengan wanita-wanita biasa yang memiliki berbagai bentuk tubuh, usia dan ras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah melihat kedua iklan berbeda versi itu, responden kemudian ditanya, iklan mana yang lebih membuat mereka tertarik untuk membeli. Hasilnya, keinginan belanja wanita meningkat lebih dari 200% ketika melihat iklan busana yang modelnya bentuk tubuhnya berisi atau mirip dengan mereka.
Penelitian Dr Barry juga mengungkapkan, kecenderung wanita membeli baju naik 175% ketika iklan sebuah brand menggunakan model yang usianya sama dengan mereka. Model yang keseluruhan fisiknya sudah lebih familiar juga membantu wanita lebih mudah membayangkan bagaimana jika busana tersebut dipakai oleh mereka.
"Aku menemukan justru dengan mencoba melukai kepercayaan diri wanita tidak bisa meningkatkan pembelian. Yang meningkatkan pembelian itu adalah dengan meningkatkan kepercayaan diri wanita, membuat mereka merasa cantik," ujar Dr Barry dalam wawancara dengan Universitas Cambridge.
(eny/eny)











































