4 Produk Kosmetik dengan Konsep Ramah Lingkungan
wolipop
Senin, 03 Okt 2011 16:33 WIB
Jakarta
-
Istilah 'green cosmetics' mulai populer sejak beberapa tahun belakangan ini, seiring dengan merebaknya isu pemanasan global dan kerusakan lingkungan. Green cosmetics merupakan istilah yang digunakan untuk produk-produk kecantikan berbasis ramah lingkungan.
Tidak hanya kandungannya saja yang berbahan alami dan tidak mengandung bahan pengawet (paraben), bahan kimia berbahaya atau pewarna buatan. Tapi juga kemasannya yang bisa didaur ulang atau mudah terurai dalam tanah.
Bagi Anda wanita yang mengutamakan produk kecantikan berbahan alami, tapi juga peduli akan lingkungan, berikut ini kami rekomendasikan empat brand kosmetik dengan konsep ramah lingkungan.
1. The Face Shop Eco-Vert Skincare Line
Eco-Vert merupakan rangkaian perawatan dari The Face Shop yang berkonsep ramah lingkungan. Brand asal Korea ini bekerja sama dengan AMI, perusahaan asal Prancis yang terkenal dengan produk-produknya yang natural dan ramah lingkungan. Semua produk dalam lini Eco-Vert tidak menggunakan paraben (bahan pengawet untuk kosmetik), pewangi buatan, alkohol dan minyak mineral. Rangkaian Eco-Vert terdiri dari moisture cream, moisture night cream, toner, lip & eye care dan extreme moisture serum.
2. The Body Shop Rainforest Haircare
Rangkaian produk perawatan rambut ini berkonsep 'Eco-Conscious', yang diklaim tidak akan mencemarkan lingkungan, karena memakai bahan-bahan yang dapat diurai kembali. Rangkaian produk ini juga dibalut dalam botol yang berbahan dasar bahan-bahan hasil dari daur ulang.
'Rainforest' diformulasikan khusus tanpa menggunakan kandungan kimia berbahaya seperti silikon, sulfat, pewarna buatan dan paraben. Sebagai gantinya, The Body Shop mengambil bahan dari hutan hujan Amazon. Terdapat empat rangkaian yang dapat Anda pilih, yakni Moisture, Shine, Radiance, Balance. Terdiri dari shampo, kondisioner, moisture hair butter dan spray rambut.
3. Estee Lauder
Meskipun tidak mengeluarkan lini kosmetik ramah lingkungan secara spesifik, namun Estee Lauder telah mencanangkan konsep ramah lingkungan pada setiap produknya termasuk alat-alat pelengkap kosmetik. Perusahaan asal Amerika Serikat ini menjalin kerja sama dengan beberapa organisasi yang fokus terhadap lingkungan, salah satunya Forest Stewardship Council.
Salah satu bentuk kerja samanya adalah memberikan sertifikasi untuk bahan kayu pada aplikator kosmetik, juga pensil make up. Kemasan produk aplikator terbuat dari serat selulosa yang mudah terurai. Estee Lauder juga mengembangkan bahan daur ulang seperti bioplastik, bioresin dan material organik.
4. L'Occitane
Beberapa produk keluaran L'Occitane, terutama rangkaian make-up menggunakan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan dan tidak mengandung paraben. Kemasannya juga terbuat dari bahan-bahan daur ulang, misalnya kertas untuk pembungkus lipstik dan eye-shadow.
Selain make-up, konsep ramah lingkungan juga diterapkan pada produk pengharum ruangan. L'occitane menyediakan refill untuk pengharum ruangan yang kemasannya terbuat dari 100% plastik daur ulang. Beberapa produknya adalah Red Berry Fruits Home Perfume dan White Blossoms Home Perfume.
(hst/hst)
Tidak hanya kandungannya saja yang berbahan alami dan tidak mengandung bahan pengawet (paraben), bahan kimia berbahaya atau pewarna buatan. Tapi juga kemasannya yang bisa didaur ulang atau mudah terurai dalam tanah.
Bagi Anda wanita yang mengutamakan produk kecantikan berbahan alami, tapi juga peduli akan lingkungan, berikut ini kami rekomendasikan empat brand kosmetik dengan konsep ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eco-Vert merupakan rangkaian perawatan dari The Face Shop yang berkonsep ramah lingkungan. Brand asal Korea ini bekerja sama dengan AMI, perusahaan asal Prancis yang terkenal dengan produk-produknya yang natural dan ramah lingkungan. Semua produk dalam lini Eco-Vert tidak menggunakan paraben (bahan pengawet untuk kosmetik), pewangi buatan, alkohol dan minyak mineral. Rangkaian Eco-Vert terdiri dari moisture cream, moisture night cream, toner, lip & eye care dan extreme moisture serum.
2. The Body Shop Rainforest Haircare
Rangkaian produk perawatan rambut ini berkonsep 'Eco-Conscious', yang diklaim tidak akan mencemarkan lingkungan, karena memakai bahan-bahan yang dapat diurai kembali. Rangkaian produk ini juga dibalut dalam botol yang berbahan dasar bahan-bahan hasil dari daur ulang.
'Rainforest' diformulasikan khusus tanpa menggunakan kandungan kimia berbahaya seperti silikon, sulfat, pewarna buatan dan paraben. Sebagai gantinya, The Body Shop mengambil bahan dari hutan hujan Amazon. Terdapat empat rangkaian yang dapat Anda pilih, yakni Moisture, Shine, Radiance, Balance. Terdiri dari shampo, kondisioner, moisture hair butter dan spray rambut.
3. Estee Lauder
Meskipun tidak mengeluarkan lini kosmetik ramah lingkungan secara spesifik, namun Estee Lauder telah mencanangkan konsep ramah lingkungan pada setiap produknya termasuk alat-alat pelengkap kosmetik. Perusahaan asal Amerika Serikat ini menjalin kerja sama dengan beberapa organisasi yang fokus terhadap lingkungan, salah satunya Forest Stewardship Council.
Salah satu bentuk kerja samanya adalah memberikan sertifikasi untuk bahan kayu pada aplikator kosmetik, juga pensil make up. Kemasan produk aplikator terbuat dari serat selulosa yang mudah terurai. Estee Lauder juga mengembangkan bahan daur ulang seperti bioplastik, bioresin dan material organik.
4. L'Occitane
Beberapa produk keluaran L'Occitane, terutama rangkaian make-up menggunakan bahan-bahan alami yang ramah lingkungan dan tidak mengandung paraben. Kemasannya juga terbuat dari bahan-bahan daur ulang, misalnya kertas untuk pembungkus lipstik dan eye-shadow.
Selain make-up, konsep ramah lingkungan juga diterapkan pada produk pengharum ruangan. L'occitane menyediakan refill untuk pengharum ruangan yang kemasannya terbuat dari 100% plastik daur ulang. Beberapa produknya adalah Red Berry Fruits Home Perfume dan White Blossoms Home Perfume.
(hst/hst)










































