Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Survei: Beli Jeans Lebih Stres Daripada Pindah Rumah

Cherry Lenggogeni - wolipop
Selasa, 19 Jul 2011 16:29 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Menemukan celana jeans yang pas dengan badan dan mendukung penampilan itu tidak mudah. Sebuah survei membuktikan mencari jeans yang benar-benar cocok bisa membuat seorang wanita stres.

Survei tersebut dibuat oleh online retailer isme.com dan diikuti 1.000 wanita. Dari survei terungkap, 43% responden merasa membeli denim membuat mereka lebih stres ketimbang pindah rumah.

Para responden juga mengatakan kalau skinny jeans membuat mereka merasa gemuk dan tidak menarik. Lebih dari 50% responden mengatakan perut buncit dan belahan panggul adalah masalah utama saat memakai jeans model hipster dan skinny. Sementara 2/3 dari responden berusia 50 ke atas menyebutkan membeli celana denim adalah hal yang paling membuat stres dari seluruh agenda shopping.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, para responden tersebut juga mengungkapkan pendapat mereka soal denim yang diklaim membuat pemakainya tampak fashionable. Menurut mereka denim tersebut justru membuat wanita lebih gemuk dan terlalu mengekspos bagian panggul.

"Tak peduli berapa banyak dana yang Anda habuskan untauk sebuah celana jeans, bila tidak sesuai dengan badan secara benar akan membuatnya terlihat buruk," ujar juru bicara dari isme.com, Jackie Lewis, seperti dikutip dari Daily Mail.

Jackie menambahkan, dalam membeli jeans atau celana lainnya, sangat penting memperhatikan bagian pinggang, yang memang berubah seiring umur. Jika Anda membeli celana yang ukurannya lebih besar dari pinggang, jeans tersebut malah tampak terlalu besar di panggul dan longgar di bagian bawah.

Rupanya jeans bukannya satu-satunya hal yang membuat stres wanita berusia 50 tahun ke atas. Setengah dari wanita ini percaya bahwa pilihan jeans yang tersedia memang tidak pernah ada yang bisa pas di tubuh. Sementara 23% wanita paruh baya berpikir merek yang khusus untuk wanita yang lebih tua tidak menarik.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads