Shopping Queen
Menyeberang ke Bagian Tenggara Seoul di Hari ke-3
Eny Kartikawati - wolipop
Selasa, 07 Jun 2011 19:23 WIB
Jakarta
-
Dari stasiun Chungmuro, mereka akhirnya sampai di stasiun Yeongdeungpo saat waktu sudah hampir menjelang makan siang. Dari stasiun tersebut keduanya berjalan kaki menuju Times Square, mall pertama yang didatangi di Distrik Gangnam.
Di mall terbesar di Korea Selatan ini keduanya mendapatkan pengalaman menarik saat makan siang. Mereka merasakan kecanggihan tekhnologi dan betapa efisiennya orang-orang Korea.
Contoh kecanggihan dan efisiensi itu adalah, saat memesan makan, Yunita dan Lia mendapatkan sebuah alat elektronik yang akan bergetar dan lampunya menyala jika makanan yang dipesan sudah siap. Dengan alat itu, pengunjung fast food tak perlu susah-susah berdiri menunggu di depan counter makanan yang dipesan.
"Hebat banget ya," ujar Yunita terkagum-kagum.
Di fast food tersebut, mereka juga untuk pertama kalinya bisa makan nasi di Korea. "Akhirnya makan nasi juga," tutur Lia.
Setelah merasa kenyang dan puas karena bisa makan nasi, keduanya mulai menjelajah Times Square. Di mall tersebut keduanya hanya window shopping karena tak menemukan sesuatu yang menarik untuk dibeli.
Selesai window shopping, mereka beranjak menuju spot belanja selanjutnya yaitu Express Bus Terminal. Untuk ke tempat itu, keduanya harus naik subway lagi.
Dalam perjalanan menuju tempat subway itu, Yunita dan Lia malam menemukan spot belanja menarik yaitu Yeongdeungpo Rotary Underground Shopping Center. Di tempat ini Yunita cukup kalap karena harga-harga yang ditawarkan murah. Sedangkan Lia, sukses mendapatkan rok tutu idamannya hanya dengan harga 8 ribu Won atau sekitar Rp 56 ribu.
"Murah banget ya," ucapnya seraya tersenyum senang.
Setelah sukses mendapatkan baju dengan harga cukup murah, keduanya pun naik subway menuju Express Bus Terminal. Di stasiun subway itu, mereka juga menemukan tempat belanja di bawah tanah. Namun karena sudah belanja cukup banyak di Yeongdeungpo, keduanya hanya melihat-lihat saja di sini.
Yunita dan Lia menuju ke tempat belanja selanjutnya yang berjarak cukup jauh dari Express Bus Terminal yaitu Apgujeong. Apgujeong adalah kawasan belanja mirip Legian dan Seminyak, Bali. Di sini banyak kafe dan butik kecil milik desainer lokal.
Keduanya sempat duduk di salah satu kafe menikmati segelas kopi dan makan pretzel. "Istirahat dulu ya kakinya," ujar Yunita. Mereka memang berjalan kaki cukup jauh dari stasiun Gangnam-gu Office untuk menuju Apgujeong.
Setelah beristirahat sebentar, keduanya memulai perjalanan mereka lagi. Dua finalis Shopping Queen Korea Selatan ini keluar-masuk beberapa butik kecil yang ada di Apgujeong. Satu butik akhirnya sukses membuat mereka berbelanja. Di butik tersebut tengah ada sale dress-dress cantik seharga 16 ribu Won saja atau sekitar Rp 128 ribu.
Dari Apgujeong, keduanya menutup perjalanan hari kedua ini dengan menyusuri Rodeo Street. Di kawasan ini nyaris seluruh brand high end dan desainer ternama di dunia membuka tokonya. Misalnya saja Chanel, Giorgio Armani, Prada, Valentino, Louis Vuitton, Dolce and Gabanna, Missoni, Jill Sander dan masih banyak lagi.
(eny/hst)
Tim Korea memutuskan untuk menjelajah berbagai tempat belanja yang ada di bagian tenggara Seoul di hari ke-3 (6/6/2011). Untuk ke sana, mereka harus menyeberang ke distrik berbeda yang dipisahkan oleh Sungai Han.
Distrik Gangnam itulah kawasan yang akan mereka datangi. Distrik tersebut dengan distrik tempat keduanya menginap yaitu Gangbuk dipisahkan oleh sungai terbesar di Korea Selatan, Sungai Han.
Untuk mencapai kawasan tersebut, Yunita dan Lia memutuskan naik subway. Perjalanan mereka kali ini cukup jauh. Setidaknya ada 12 stasiun subway yang harus mereka lewati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di mall terbesar di Korea Selatan ini keduanya mendapatkan pengalaman menarik saat makan siang. Mereka merasakan kecanggihan tekhnologi dan betapa efisiennya orang-orang Korea.
Contoh kecanggihan dan efisiensi itu adalah, saat memesan makan, Yunita dan Lia mendapatkan sebuah alat elektronik yang akan bergetar dan lampunya menyala jika makanan yang dipesan sudah siap. Dengan alat itu, pengunjung fast food tak perlu susah-susah berdiri menunggu di depan counter makanan yang dipesan.
"Hebat banget ya," ujar Yunita terkagum-kagum.
Di fast food tersebut, mereka juga untuk pertama kalinya bisa makan nasi di Korea. "Akhirnya makan nasi juga," tutur Lia.
Setelah merasa kenyang dan puas karena bisa makan nasi, keduanya mulai menjelajah Times Square. Di mall tersebut keduanya hanya window shopping karena tak menemukan sesuatu yang menarik untuk dibeli.
Selesai window shopping, mereka beranjak menuju spot belanja selanjutnya yaitu Express Bus Terminal. Untuk ke tempat itu, keduanya harus naik subway lagi.
Dalam perjalanan menuju tempat subway itu, Yunita dan Lia malam menemukan spot belanja menarik yaitu Yeongdeungpo Rotary Underground Shopping Center. Di tempat ini Yunita cukup kalap karena harga-harga yang ditawarkan murah. Sedangkan Lia, sukses mendapatkan rok tutu idamannya hanya dengan harga 8 ribu Won atau sekitar Rp 56 ribu.
"Murah banget ya," ucapnya seraya tersenyum senang.
Setelah sukses mendapatkan baju dengan harga cukup murah, keduanya pun naik subway menuju Express Bus Terminal. Di stasiun subway itu, mereka juga menemukan tempat belanja di bawah tanah. Namun karena sudah belanja cukup banyak di Yeongdeungpo, keduanya hanya melihat-lihat saja di sini.
Yunita dan Lia menuju ke tempat belanja selanjutnya yang berjarak cukup jauh dari Express Bus Terminal yaitu Apgujeong. Apgujeong adalah kawasan belanja mirip Legian dan Seminyak, Bali. Di sini banyak kafe dan butik kecil milik desainer lokal.
Keduanya sempat duduk di salah satu kafe menikmati segelas kopi dan makan pretzel. "Istirahat dulu ya kakinya," ujar Yunita. Mereka memang berjalan kaki cukup jauh dari stasiun Gangnam-gu Office untuk menuju Apgujeong.
Setelah beristirahat sebentar, keduanya memulai perjalanan mereka lagi. Dua finalis Shopping Queen Korea Selatan ini keluar-masuk beberapa butik kecil yang ada di Apgujeong. Satu butik akhirnya sukses membuat mereka berbelanja. Di butik tersebut tengah ada sale dress-dress cantik seharga 16 ribu Won saja atau sekitar Rp 128 ribu.
Dari Apgujeong, keduanya menutup perjalanan hari kedua ini dengan menyusuri Rodeo Street. Di kawasan ini nyaris seluruh brand high end dan desainer ternama di dunia membuka tokonya. Misalnya saja Chanel, Giorgio Armani, Prada, Valentino, Louis Vuitton, Dolce and Gabanna, Missoni, Jill Sander dan masih banyak lagi.
(eny/hst)
Hobi dan Mainan
Menariknya Iron Man Mark 39, Action Figure Resmi Marvel yang Mudah Dirakit dan Siap Pajang
Kesehatan
Sering Pegal & Kaku Saat Kerja? Lenovo Massage Gun 8 Kepala Ini Jadi Andalan Kaum Jompo
Kesehatan
Solusi Teeth Whitening Tanpa Ribet ke Klinik! Dengan PUTIH Wireless Whitening Light
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Mengenal Cigarette Jeans, Model Celana Jeans Ala 80an yang Tren di 2026
5 Cushion Hingga Bedak Lokal Terbaru untuk Kulit Berminyak yang Mencerahkan
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
5 Produk yang Bikin Makeup Tahan Lama Saat Pesta Tahun Baru 2026
Ide Tukar Kado yang Lucu untuk Acara Kantor, Harga di Bawah Rp 50 Ribu
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 11 Januari: Taurus Rintangan Menghadang, Gemini Terus Maju
2
Hailey Bieber Diduga 'Repost' Video Tentang Justin Bieber Bersikap Toksik
3
Sudah Bisa Pre-Order! 10 Brand Lokal Rilis Koleksi Baju Lebaran 2026
4
Meghan Trainor Tanggapi Sindiran Ashley Tisdale soal Geng Ibu-ibu Toxic
5
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang
MOST COMMENTED











































