Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Shopping Queen

Belanja Sambil Belajar Sejarah di Binh Tay Market

Prehida Permatasari - wolipop
Rabu, 18 Mei 2011 12:50 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Wolipop
Jakarta - Bagaimana menggabungkan antara belajar sejarah dan berbelanja di waktu yang sama di Ho Chi Minh, Vietnam? Datang saja ke Bin Tay Market. Dari hotel menempuh waktu 40 menit, jadi cukup jauh posisinya. Bin Tay adalah destinasi pertama yang kami kunjungi di hari keempat karena lokasi berikutnya lebih berdekatan.

Bhin Tay Merupakan pasar tradisional yang lengkap, barang dagangan hampir sama dengan pasar tradisional lainnya namun di sini umumnya merupakan pasar grosir. Sangat cocok untuk tempat mencari oleh-oleh dalam jumlah besar, sebab harganya murah sekali tidak perlu capek menawar. Para penjual di sini telah menawarkan harga awal yang cukup membelalakkan mata. Umumnya barang untuk sepatu dan sandal khususnya yang dijual dalam grosir, setidaknya kami harus membeli hingga setengah lusin (6 pasang).

Namun untuk baju dan tas masih bisa untuk membeli satuan, karena mayoritas pedagang di sini adalah oriental-Vietnamese yang kuno, tidak mahir bahasa Inggrisnya. Kami punya tips untuk Anda jika ingin belanja di Binh Tay Market. Bawalah catatan kecil untuk tawar-menawar harga atau barter kalkulator, si penjual menuliskan harga pada kalkulator, kemudian kami, menawarkan harga kami dengan kalkulator tersebut, cara yang cukup efektif dan efisien :).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah pasar ini cukup menarik, dahulu letaknya di district 5, tepatnya di Nguyen Trai Street in District 5. Namun karena ada kebakaran besar pasar ini direnovasi kembali dan letaknya menjadi di district 6. Beberapa penduduk di sini menyebutnya pasar yang hilang karena akibat kebakaran pasar ini seperti lenyap tanpa bekas dan jejak namun kemudian didirikan kembali oleh pemerintah Vietnam.

Didirikan oleh pedagang China Quach Dam (1863–1927) yang awalnya merupakan seorang pemulung sampah yang miskin. Saat itu perdagangan jalur sutera sangatlah menarik maka tercetuslah ide untuk membuat pusat perbelanjaan yang pada awalnya selain jual beli emas juga ada jual beli hasil pertanian.

Quach Dam juga dikenal dengan sebutan 'Handicapped thong' walaupun fisiknya cacat namun ide bisnisnya cukup memberikan perubahan yang signifikan pada perekonomian di Vietnam saat itu. Untuk mengenang jasanya di pasar ini pun terdapat miniatur patung dari Quach Dam (patung aslinya dibuat dengan material perunggu dan ada di museum), dikelilingi oleh patung dari perunggu 4 naga dan 4 singa. Oleh sebab itu, di mata warga vietnam khususnya penduduk lokal Ho Chi Minh City, pasar ini cukup memiliki nilai historis yang sangat tinggi disamping fungsinya sebagai pasar tradisional.

Di pasar ini kita menghabiskan sekian persen dari total uang kami karena kemudahan belanja dengan harga dan jumlah grosir. Tips lain jika berbelanja di Binh Tay Market adalah kenakan baju katun yang senyaman-nyamannya karena udara sangat panas di luar dan begitu juga dengan di dalam gedung, sumpek dan lembab.



(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads