Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Laporan dari Singapura

<i>Hangout</i> di Bar Tersembunyi Singapura, Operation Dagger

Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 01 Jun 2015 10:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Rahmi Anjani/Wolipop
Jakarta - Ketika menjelajah negeri Singapura, rasanya tak lengkap jika belum menikmati 'dunia malam'-nya. Di negeri Singa Anda bisa mencari dan mendapati tempat makan atau hangout dengan suasana berbeda dari yang ada di lndonesia.

Bila Anda ingin bersantai bersama teman-teman setelah makan malam, ada satu bar bernama Operation Dagger yang patut dikunjungi. Tempat ini sedang cukup happening di kalangan anak muda Singapura, para turis, serta ekspat.

‎Namun untuk menemukan bar di kawasan 7 Sian Hill tersebut ternyata tidak begitu mudah. Karena tak seperti tempat makan atau minum lain di sekitarnya, Operation Dagger dihadirkan tanpa plang atau papan nama. Pelanggan yang baru pertama kali datang pun dituntut untuk mencari bar tersebut berdasarkan alamat dan petunjuk.

Wolipop pun diajak oleh Singapore Tourism Board untuk menyambangi bar ini. Dipimpin oleh pemandu wisata, Wolipop dibawa ke sebuah gang yang berada di antara resto Well Known dengan Baronkd dan diseberang Screening Room. Di sana terdapat sebuah pintu kaca yang didindingnya bertuliskan 'operation hours tue - sat 6pm - late'. Tanda tersebut memang tidak terlalu terlihat karena ditulis kecil dengan pulpen. Di situlah Operation Dagger berada.

Setelah berhasil menemukan pintu tersebut, Anda akan dibawa untuk menelusuri anak tangga. Setelah sampai di bawah, Anda pun bakal menemukan sebuah bar berukuran kecil dengan suasana gelap.

Terlihat sekilas jika kapasitas tempat duduk hanya muat untuk belasan orang. Desain interior-nya sangat minimalis dengan detail unik, misalnya kumpulan lampu bohlam. Kesan industrial hadir salah satunya berkat meja yang dihadirkan dari semen.‎ Tak seperti kebanyakan bar di Indonesia, tempat ini tidak memperbolehkan pelanggan untuk merokok.

‎Ketika Wolipop berkunjung ke sana, bar belum ramai karena hari belum begitu malam yakni sekitar pukul 21:00. Menurut pemandu, tempat ini biasanya mulai penuh pada pukul 23:00. ‎Di sini, hanya disediakan minuman yang kebanyakan adalah cocktail. Namun Anda bisa meminta dibuat minuman tertentu jika tidak ingin yang mengandung alkohol.

‎Bar yang tergolong sederhana ini booming ber‎kat media sosial. Karena konsepnya nan unik banyak warga setempat dan turis yang penasaran sehingga ramai dikunjungi. Minuman di bar ini juga terkenal nikmat.

Operation Dagger pun memiliki cerita unik di balik konsepnya. Berada di kawasan bekas Chinatown, dahulu area tersebut terlarang untuk orang-orang selain etnis China dan dikuasai oleh gangster. Suatu hari polisi menggalakkan operasi senjata demi menyingkirkan komunitas rahasia tersebut.

Terilhami latar belakang area, bar tersebut pun menghadirkan tempat hangout tersembunyi sehingga menawarkan suasana berbeda. Di sini, cocktail ditawarkan dengan harga SGD 16 hingga 25 sementara wine dibandrol SGD 18 hingga 110. ‎

(ami/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads