Ginger Li, Restoran Oriental dengan Nuansa Western
wolipop
Kamis, 19 Jul 2012 17:04 WIB
Jakarta
-
Bagi penggemar masakan bercitarasa oriental, patut mengunjungi Ginger Li Asian Bistro & wine. Resto ini menyajikan berbagai kuliner khas Asia yang tentunya cocok dengan lidah orang Indonesia.
Uniknya meskipun mengkhususkan pada makanan khas Asia, Anda tidak akan melihat dominasi warna merah atau tulisan hanzi yang umumnya ada di restoran oriental. Bangunan maupun ruangan dalamnya sangat bernuansa western dengan dominasi cokelat, hitam dan merah marun.
Resto yang berada di kawasan Kemang ini memiliki tiga area, bagian paling depan merupakan restoran dan biasanya bisa dipesan untuk pesta ulang tahun atau perayaan lainnya. Masuk menuju lorong dinding berwarna abu-abu, di bagian tengah terdapat ruangan VIP dengan sofa panjang merah bergaya Eropa dan meja kayu.
Jika ingin suasana yang lebih santai dan intim, Anda bisa memilih duduk di lounge area yang letaknya berseberangan dengan ruang VIP. Saat berkunjung ke Ginger Li, wolipop pun memilih duduk di lounge area.
Tempat ini cocok jika Anda sekadar ingin mengobrol dan bersenda gurau dengan teman atau kekasih sambil menikmati makanan kecil dan menyesap wine. Spot utama dari lounge area adalah meja besar dan panjang yang ditempatkan di tengah ruangan. Terdapat kursi bar yang mengelilingi meja serta lampu-lampu bundar yang memberi cahaya temaram.
Di bar ini Anda bisa melihat langsung kesibukan para bartender meracik minuman yang dipesan. Jika datang ke sini bersama banyak teman, bisa memilih tempat di meja kayu panjang. Tapi bila hanya berdua atau maksimal bertiga, pilih kursi yang ditata di pinggir jendela. Dari situ, Anda bisa bersantai sambil melihat keadaan lalu lintas Kemang di luar.
Ruangan lounge ditata elegan, romantis sekaligus modern. Terdapat rak kayu dengan hiasan gelas-gelas wine, botol berbentuk unik, toples serta buku sebagai dekorasi. Elemen kaca sebagai jendela berfungsi sebagai pengganti dinding sehingga ruangan yang kecil ini terlihat lebih luas.
Selain cocok untuk pencinta makanan Asia, Ginger Li juga 'surga' bagi penggemar wine. Ada puluhan jenis wine yang bisa dinikmati di sini, mulai dari wine yang usianya sudah puluhan tahun hingga yang terbaru. Rasanya tak lengkap ke Ginger Li kalau tidak mencicip salah satu koleksi wine-nya.
Wine sudah dicicipi, saatnya menikmati makanannya. Untuk side dish, pesanlah Brocoli with Mushroom; cah dengan kuah kental dan citarasa yang gurih. Potongan jamur yang tebal menambah kenikmatan masakan berbasis sayur ini.
Beralih ke menu utama, coba Chicken Claypot, potongan ayam tepung fillet dikombinasikan sayuran wortel, kembang kol serta jamur sangat nikmat dimakan bersama atau tanpa nasi. Jangan lewatkan juga Chart Kwetiaw Beef, kwetiaw dengan potongan daging sapi tebal namun empuk dan lembut dikunyah. Anda penggemar nasi goreng? Maka harus mencoba oriental fried rice yang disajikan dengan potongan daging bebek yang garing di luar namun lembut di dalam. Setiap menu disajikan dalam pot keramik yang sudah dilengkapi pemanas di bawahnya sehingga makanan terus hangat.
Bagaimana dengan minuman? Salah satu signature drink-nya adalah Ginger Elixir Tea, mocktail yang merupakan perpaduan teh merah, melon serta sedikit jahe. Rasanya segar dan ringan, cocok jika Anda tidak terlalu menyukai minuman manis.
Untuk porsi yang terbilang sedikit, harga makanan dan minuman di sini memang terbilang agak pricey. Untuk side dish mulai dari Rp 25 ribu, main course mulai dari Rp 50 ribuan sementara minuman Rp 25 ribuan. Tertarik hang out di sini? Ginger Li beralamat di Jl. Kemang Raya No. 37, Jakarta Selatan.
(hst/hst)
Uniknya meskipun mengkhususkan pada makanan khas Asia, Anda tidak akan melihat dominasi warna merah atau tulisan hanzi yang umumnya ada di restoran oriental. Bangunan maupun ruangan dalamnya sangat bernuansa western dengan dominasi cokelat, hitam dan merah marun.
Resto yang berada di kawasan Kemang ini memiliki tiga area, bagian paling depan merupakan restoran dan biasanya bisa dipesan untuk pesta ulang tahun atau perayaan lainnya. Masuk menuju lorong dinding berwarna abu-abu, di bagian tengah terdapat ruangan VIP dengan sofa panjang merah bergaya Eropa dan meja kayu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tempat ini cocok jika Anda sekadar ingin mengobrol dan bersenda gurau dengan teman atau kekasih sambil menikmati makanan kecil dan menyesap wine. Spot utama dari lounge area adalah meja besar dan panjang yang ditempatkan di tengah ruangan. Terdapat kursi bar yang mengelilingi meja serta lampu-lampu bundar yang memberi cahaya temaram.
Di bar ini Anda bisa melihat langsung kesibukan para bartender meracik minuman yang dipesan. Jika datang ke sini bersama banyak teman, bisa memilih tempat di meja kayu panjang. Tapi bila hanya berdua atau maksimal bertiga, pilih kursi yang ditata di pinggir jendela. Dari situ, Anda bisa bersantai sambil melihat keadaan lalu lintas Kemang di luar.
Ruangan lounge ditata elegan, romantis sekaligus modern. Terdapat rak kayu dengan hiasan gelas-gelas wine, botol berbentuk unik, toples serta buku sebagai dekorasi. Elemen kaca sebagai jendela berfungsi sebagai pengganti dinding sehingga ruangan yang kecil ini terlihat lebih luas.
Selain cocok untuk pencinta makanan Asia, Ginger Li juga 'surga' bagi penggemar wine. Ada puluhan jenis wine yang bisa dinikmati di sini, mulai dari wine yang usianya sudah puluhan tahun hingga yang terbaru. Rasanya tak lengkap ke Ginger Li kalau tidak mencicip salah satu koleksi wine-nya.
Wine sudah dicicipi, saatnya menikmati makanannya. Untuk side dish, pesanlah Brocoli with Mushroom; cah dengan kuah kental dan citarasa yang gurih. Potongan jamur yang tebal menambah kenikmatan masakan berbasis sayur ini.
Beralih ke menu utama, coba Chicken Claypot, potongan ayam tepung fillet dikombinasikan sayuran wortel, kembang kol serta jamur sangat nikmat dimakan bersama atau tanpa nasi. Jangan lewatkan juga Chart Kwetiaw Beef, kwetiaw dengan potongan daging sapi tebal namun empuk dan lembut dikunyah. Anda penggemar nasi goreng? Maka harus mencoba oriental fried rice yang disajikan dengan potongan daging bebek yang garing di luar namun lembut di dalam. Setiap menu disajikan dalam pot keramik yang sudah dilengkapi pemanas di bawahnya sehingga makanan terus hangat.
Bagaimana dengan minuman? Salah satu signature drink-nya adalah Ginger Elixir Tea, mocktail yang merupakan perpaduan teh merah, melon serta sedikit jahe. Rasanya segar dan ringan, cocok jika Anda tidak terlalu menyukai minuman manis.
Untuk porsi yang terbilang sedikit, harga makanan dan minuman di sini memang terbilang agak pricey. Untuk side dish mulai dari Rp 25 ribu, main course mulai dari Rp 50 ribuan sementara minuman Rp 25 ribuan. Tertarik hang out di sini? Ginger Li beralamat di Jl. Kemang Raya No. 37, Jakarta Selatan.
(hst/hst)
Olahraga
Alat Workout Rumahan yang Harus Kamu Miliki! Barbel Set & Slider Disc Bikin Latihan Lebih Maksimal
Olahraga
Bikin Percaya Diri Saat Olahraga, Ini Pilihan Celana Sport yang Nyaman Dipakai
Olahraga
Olahraga Jadi Nggak Kaku Lagi! Ini Rahasia Baju Sport Wanita yang Bikin Gerak Bebas & Tetap Stylish
Perawatan dan Kecantikan
Banyak yang Bilang Ini Signature Scent Material, HMNS Farhampton Emang Seenak Itu?
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Misoa Story, Resto Comfort Food Nuansa Industrial-Playful di Kelapa Gading
Munch Club, Spot Makan Bergaya Diner dengan Interior Minimalis Modern
Rahasia Meja Chinese New Year Berkelas, Belajar Langsung dari Florist Profesional
Restoran Rooftop Terbaru di Jakarta Barat, Cocok Buat Merayakan Tahun Baru
Epice Kemang, Resto Baru yang Cocok Jadi Tempat Kumpul Keluarga Saat Natal
Most Popular
1
Perubahan Wajah Jim Carrey yang Mengejutkan, Isu Oplas Hingga Tuduhan Kloning
2
Dikabarkan Terjebak di Dubai, Dilraba Dilmurat Batal Hadiri Fashion Show Dior
3
Direstui Keluarga, Viral Pernikahan Wanita Dengan 2 Pria Sekaligus
4
Potret Pembalap F1 Charles Leclerc Nikahi Influencer Naik Ferrari Vintage
5
Kabar Zendaya Sudah Menikah dengan Tom Holland Viral, Ini Respons Sang Ibu
MOST COMMENTED











































