Sulit Move On Pasca Putus Cinta dari Pria yang Sudah Punya Pacar
Dear Mba Ratih, saya baru saja putus karena hal yang sebenarnya dari awal sudah tidak baik. Setahun lalu, saya mengenal seorang pria teman sekantor, kami kemudian dekat. Saya awalnya pacaran dengannya terpaksa karena menghargai usaha dia saat mendekati saya. Saat itu sebenarnya dia juga sudah punya pacar di Bandung.
Dia meyakinkan saya bahwa dia mau serius pacaran dan akan putus dengan pacarnya karena alasan long distance. Kemudian kita jadian. Sekitar tiga bulan kemudian, saya lihat postingan di Facebook mantannya di Bandung. Dari foto, wanita itu ternyata sedang bersama pacar saya di Jakarta. Saya sangat penasaran dan mencari tahu nomer telepon wanita itu. Setelah mengetahui nomernya dan saya hubungi, pacar malah memarahi saya dan meminta jangan mengganggu mantannya hanya karena foto di situs jejaring sosial yang belum tentu benar.
Kemudian terjadi lagi hal serupa. Tapi kali ini pacaran saya menghabiskan waktu dengan wanita itu di Bandung. Saya pun minta putus. Tapi kekasih memohon untuk kembali bersama dan berjanji berubah. Saya percaya dan berharap dia benar kali ini. Hingga kemudian saya buka handphone pacar dan saya melihat dia sering menulis pesan ke mantannya untuk tidak menghubunginya dulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi setelah putus dia masih terlihat sayang dan peduli dengan saya. Saya pun jadi sulit move on. Saya butuh saran untuk menata hidup saya lagi tanpa harus menyesal tentang semua hal yang sudah saya lakukan bersama dia. Terimakasih sebelumnya.
Jayln, 21 Tahun
Jawab:
Dear Jayln,
Untuk menjalani hubungan percintaan, diperlukan komitmen dari kedua belah pihak. Dengan beberapa kejadian yang sudah kamu alami dengan mantan pasanganmu, memang dapat disimpulkan bahwa mantan pasangan kamu tidak mampu bertanggung jawab terhadap komitmen yang telah dibuatnya. Hal ini terbukti dari perilakunya yang berani mendekati kamu dan berpacaran dengan kamu sementara ia sudah memiliki pacar atau dalam status masih berpacaran dengan orang lain. Hal ini juga menunjukkan ia tidak mampu menghargai dan menghormati perasaan kamu dan pacar dia lainnya secara seutuhnya dengan menduakan kalian berdua.
Sebagai saran, jangan terbuai dengannya terutama kamu tahu ia masih dalam status berpacaran dengan orang lain. Carilah kesibukan yang bermanfaat, seperti membuat proyek pribadi 'percantik diri kamu'.
Kamu bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan kamu, melakukan hobi, melakukan 'me time', seperti shopping, perawatan tubuh, atau memperluas hubungan pertemanan kamu. Ingat, laki-laki yang pantas menjadi pendamping kamu akan menghargai dan menghormati perasaan kamu seutuhnya tanpa menduakan kamu dengan yang lain. Semoga dapat membantu. Salam hangat Jayln.
(eny/fer)
Home & Living
Zikir Nggak Harus Nunggu Sempat! Tasbih Digital Bantu Mudahkan Kamu Zikir Dimana Saja
Home & Living
Furnitur Kayu Nggak Pernah Salah! Timeless dan Bikin Rumah Terasa Lebih Nyaman
Pakaian Wanita
Cardigan atau Sweater? Knitwear Simpel yang Selalu Kepake di Segala Situasi
Pakaian Wanita
Cocok untuk Musim Hujan, Tas Anti Air Ini Bikin Tetap Aman dan Modis
Menghadapi Kekasih yang Suka Berubah-ubah Sikap, Kadang Mesra dan Cuek
Si Dia Ngaku Tidak Mau Pacaran Dulu, Cuma Alasan atau Sungguhan?
Tidak Cocok dengan Keluarga Kekasih, Akankah Berpengaruh Setelah Menikah?
Cara Menghadapi Pacar yang Terlalu Baik Pada Wanita Lain
Cara Mengatasi Rasa Kesal Pada Ibu Mertua yang Sikapnya Mudah Berubah
Veronique Nichanian Pamit dari Hermes, Peragaan Terakhir Bertabur Bintang
Viral Penyewa Rumah Kabur Tinggalkan Gunungan Sampah dan Tunggakan
Pesona Ranty Maria saat Menikah, Cantik Manglingi Dengan Riasan Soft Glam
Arti Face Card, Dipakai Reza Arap saat Ikut Tren At Least Bareng Lula Lahfah











































