Saat Rencana Menikah Terganjal Masalah Keuangan dan Keluarga
wolipop
Kamis, 23 Okt 2014 17:36 WIB
Jakarta
-
Saat ini saya berencana untuk menikah dengan pasangan saya yang berusia 27 tahun. Namun kendala muncul dari segi keuangan. Saat ini penghasilan saya jauh lebih besar dari pasangan dan itu membuat keluarga saya menyarankan untuk memikirkan kembali untuk menikah dengan dia. Ditambah dia meminta saya setelah menikah untuk tidak bekerja dan fokus mengurus keluarga saja padahal penghasilannya sepertinya tidak mencukupi untuk kehidupan sehari-hari. Keluarga pasangan juga banyak mengatur dan menuntut bahkan untuk keuangan pribadi saya padahal mereka tahu saat ini saya masih melanjutkan pendidikan S-2 yang membutuhkan banyak biaya. Mohon sarannya Mba Ratih, bagaimana saya menghadapi kegalauan ini? Haruskah saya mempertimbangkan kembali rencana pernikahan kami atau tetap lanjut?
Terima kasih
(Galih, 24 Tahun)
Jawab:
Dear Galih, jika kamu merasakan adanya ganjalan atau perasaan tidak enak terkait hubunganmu, sebaiknya kamu mengkomunikasikan apa yang kamu rasakan dan jelaskan secara baik-baik dengan pasangan. Pernikahan merupakan langkah besar menyangkut masa depanmu dan harus dipikirkan secara matang. Oleh karena itu, jangan takut untuk mengungkapkan keinginan dan pertimbangan dari kamu, serta apa yang kamu butuhkan. Salah satu kriteria pasangan yang baik adalah yang bisa menghargai perasaan dan pikiran pasangannya. Dengan menyatakan apa yang kamu rasakan, kamu bersikap terbuka dan jujur terhadap pasangan dan ia pun dapat tahu apa yang kamu rasakan sehingga mengurangi kesalahpahaman. Kamu juga dapat membicarakan solusi atau jalan tengah terbaik bagi kamu dan pasangan. Apapun keputusan yang nanti kamu ambil, pastikan kamu sudah mengusahakan yang terbaik dan memikirkannya secara matang sehingga tidak ada penyesalan ke depannya. Semoga saran ini dapat membantu. Salam hangat Galih.
(hst/hst)
Terima kasih
(Galih, 24 Tahun)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dear Galih, jika kamu merasakan adanya ganjalan atau perasaan tidak enak terkait hubunganmu, sebaiknya kamu mengkomunikasikan apa yang kamu rasakan dan jelaskan secara baik-baik dengan pasangan. Pernikahan merupakan langkah besar menyangkut masa depanmu dan harus dipikirkan secara matang. Oleh karena itu, jangan takut untuk mengungkapkan keinginan dan pertimbangan dari kamu, serta apa yang kamu butuhkan. Salah satu kriteria pasangan yang baik adalah yang bisa menghargai perasaan dan pikiran pasangannya. Dengan menyatakan apa yang kamu rasakan, kamu bersikap terbuka dan jujur terhadap pasangan dan ia pun dapat tahu apa yang kamu rasakan sehingga mengurangi kesalahpahaman. Kamu juga dapat membicarakan solusi atau jalan tengah terbaik bagi kamu dan pasangan. Apapun keputusan yang nanti kamu ambil, pastikan kamu sudah mengusahakan yang terbaik dan memikirkannya secara matang sehingga tidak ada penyesalan ke depannya. Semoga saran ini dapat membantu. Salam hangat Galih.
(hst/hst)










































