Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Setelah Putus, Apakah Bisa Bersahabat dengan Mantan?

wolipop
Kamis, 22 Mei 2014 09:43 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Awalnya saya dan pria ini menjalani hubungan sebagai sahabat. Lama-kelamaan status itu berubah jadi lebih dari sahabat. Dan saya meyakinkan langkah untuk menjalani lebih dari sahabat. Selama satu bulan hubungan saya dengan dia berjalan baik-baik saja dan seperti pasangan kekasih biasanya. Tetapi datang suatu masalah yang membuat saya bertengkar hebat dengan dia. Hingga dia memutuskan untuk menyudahi semua ini. Sebenarnya saya merasa nyaman dengannya. Kalaupun hubungan kembali menjadi sahabat lagi tidak masalah. Bagaimana agar hubungan bisa kembali seperti dulu? Apakah mungkin orang yang dulu pernah bersahabat kemudian pacaran dan putus bisa bersahabat lagi?

Woro, 24 Tahun



ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Halo Woro,

Jawaban saya dari pertanyaan kamu adalah: mungkin, tapi tidak mudah. Butuh waktu untuk mengembalikan itu semua. Terlebih pada umumnya pria berpikir dengan menggunakan logika, sementara perempuan berpikir dengan menggunakan emosi. Keinginan kamu untuk kembali bersama dia, meskipun hanya sebagai sahabat, tentu saja berasal dari dorongan emosi kamu, yakni karena kamu merasa nyaman dengan dia sehingga tidak rela rasanya untuk kehilangan.

Namun, secara logis, pria akan memikirkan hal yang berbeda. Misalnya, pria akan berpikir bahwa tidak mungkin mendapatkan kenyamanan yang sama kembali bersama dengan kamu, sehingga lebih baik mereka mencari kenyamanan yang lain. Oleh sebab adanya perbedaan-perbedaan cara berpikir tersebut, tidak mudah untuk mengembalikan hubungan kalian seperti sedia kala.

Saran saya, berikanlah ia waktu untuk menjauh dan menenangkan diri terlebih dahulu. Untuk kamu sendiri cobalah menemukan kenyamanan lain yang kamu inginkan, entah dari seorang sahabat baru atau dari pacar baru. Setelah perasaan kamu dengannya menjadi netral kembali, cobalah untuk menghubungi dia dan kembali memulai percakapan. Dari responnya kelak, kamu dapat memutuskan langkah berikutnya yang sebaiknya kamu lakukan, yakni kembali berhubungan sebagai teman - syukur-syukur bisa menjadi sahabat - atau justru merelakan dia selamanya.

(kik/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads