Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Agar Bisa Terima Kenyataan Ketika Si Dia Ingin Menikahi Wanita Lain

wolipop
Rabu, 18 Des 2013 19:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Saya mempunyai klien yang sekaligus membantu saya dalam mengerjakan tugas akhir. Tak disangka saya jatuh cinta sama dia, entah apa yang membuat saya jatuh cinta. Padahal dari segi sifat kami 180 derajat sangat berbeda dan dia merupakan tipe yang menyebalkan. Saya tidak tahu mungkin itu cinta. Seiring berjalannya waktu kami dekat dan sering berhubungan seperti orang pacaran. Namun dia belum bisa melupakan mantannya dan berniat menikahi mantannya tahun depan.

Saya berniat untuk menjauh darinya tetapi berulang kali gagal karena beberapa hal. Terkadang saya merasa ada sesuatu yang mengikat saya dengan dia. Yang ingin saya tanyakan apakah yang harus saya lakukan untuk bisa benar-benar menerima kenyataan kalau dia menikah tahun depan? Bagaimana cara menghindari perasaan jatuh cinta lagi dengannya ketika bertemu?

(Nonik, 21 Tahun)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawab:

Dear Nonik,

Perasaan cinta itu seringkali datang dan menetap pada situasi dan kondisi yang rasanya kurang tepat yah. Cinta itu emosi yang datang tanpa diundang dan tidak pergi meski diusir kecuali memang sudah saatnya. Karena itu akhirnya muncul istilah cinta tidak harus memiliki dan waktu akan menyembuhkan. Kata kuncinya adalah bagaimana kita dapat menerima perasaan cinta tersebut namun tetap bersikap realistis dan objektif. Bersikap realistis dan objektif berarti tidak membiarkan perasaan cinta tersebut mengganggu diri sendiri dalam beraktivitas dan berkarya sehari-hari, serta dalam mengambil keputusan secara logis. Nonik dapat menerima kenyataan bahwa kamu harus melepaskan orang yang disayang dan menghargai keputusannya.

Ambil hikmah positif dari peristiwa ini bahwa kamu akhirnya tidak terjebak dalam menjalin hubungan dengan laki-laki yang menyeballkan dan masih terikat dengan wanita di masa lalu . Sementara menerima bahwa mungkin perasaan sayang itu masih ada untuknya namun juga tetap berpikir dengan logis bahwa hidup tetap harus berjalan. Masih banyak aspek kehidupan yang memerlukan perhatian, energi, cinta, dan usaha dari kamu seperti pekerjaan, keluarga, dan sosialisasi pertemanan. Tetap semangat Nonik, fokus pada hal-hal positif yang dapat kamu lakukan dan bagikan untuk sekitar.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads