Curhat Pria yang Tidak Bisa Memahami Perasaan Wanita
wolipop
Selasa, 10 Des 2013 11:10 WIB
Jakarta
-
Dear Ibu Ratih saya pria berumur 28 tahun dan pasangan saya berumur sama. Hubungan saya dengan pasangan harus berakhir di kala pernikahan akan dilangsungkan tahun depan. Secara tiba-tiba dia menyatakan tidak sanggup bersama jika cara pandang masing-masing berbeda. Menurut dia, saya ini orang yang cenderung pesimistik dan pasangan saya adalah orang yang optimis. Menurut dia hubungan yang telah kami bina selama empat tahun tidak mampu mengubah karakter pesimis saya. Dia tidak bisa hidup dengan orang berkarakter seperti itu.
Setelah putus, saya memutuskan untuk lebih menata hidup saya dan lebih bersemangat, karena saya masih sayang dengan dia. Saya masih berharap bisa kembali. Namun sepertinya dia masih trauma dan tidak mau memberikan jawaban kalau dia masih mencintai saya. Saya bingung, apakah saya masih bisa masuk ke dalam hatinya atau tidak. mohon penjelasan dari Ibu Ratih. Saya tidak bisa memahami perasaan wanita. Thank u.
Aro, 28 Tahun
Jawab:
Dear Aro yang pengertian,
Seringkali ketika seseorang hendak menikah banyak hal yang yang kemudian muncul dan mengganggu pikirannya. Seperti mengenai perilaku dan karakter pasangan selama ini dan apakah ia siap hidup bersama satu rumah dengan pasangan. Pertimbangan yang matang untuk memasuki kehidupan pernikahan memang sangat penting. Tentunya pasangan yang menikah berharap kehidupan mereka langgeng hingga maut memisahkan. Oleh karena itu tidak jarang setelah melalui pemikiran ini beberapa diantaranya menjadi ragu karena merasa tidak siap hidup bersama dengan pasangan. Inilah yang dialami oleh mantan pacar kamu hingga akhirnya ia memutuskan untuk mundur dari pernikahan yang telah direncanakan.
Menurut saya kamu sudah menyikapi masukan dari mantan pacar mengenai sikap kamu yang pesimistik dengan baik. Kamu berusaha untuk membangun diri menjadi lebih baik dengan lebih menata hidup dan bersemangat dalam menjalani aktivitas. Ini adalah modal yang penting untuk kesuksesan kamu di masa depan. Oleh karena itu saya menyarankan kamu untuk tetap terus melakukan pengembangan diri ini meskipun mungkin tidak lagi dapat bersama dengan mantan. Pada akhirnya cinta tidak dapat dipaksakan, bila mantan sudah mengetahui perubahan kamu dan ia tetap tidak dapat menyayangi kamu lagi sebagai pacar maka ini adalah tanda bahwa kamu harus tetap melanjutkan hidup kamu meskipun tidak lagi bersamanya.
(eny/eny)
Setelah putus, saya memutuskan untuk lebih menata hidup saya dan lebih bersemangat, karena saya masih sayang dengan dia. Saya masih berharap bisa kembali. Namun sepertinya dia masih trauma dan tidak mau memberikan jawaban kalau dia masih mencintai saya. Saya bingung, apakah saya masih bisa masuk ke dalam hatinya atau tidak. mohon penjelasan dari Ibu Ratih. Saya tidak bisa memahami perasaan wanita. Thank u.
Aro, 28 Tahun
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dear Aro yang pengertian,
Seringkali ketika seseorang hendak menikah banyak hal yang yang kemudian muncul dan mengganggu pikirannya. Seperti mengenai perilaku dan karakter pasangan selama ini dan apakah ia siap hidup bersama satu rumah dengan pasangan. Pertimbangan yang matang untuk memasuki kehidupan pernikahan memang sangat penting. Tentunya pasangan yang menikah berharap kehidupan mereka langgeng hingga maut memisahkan. Oleh karena itu tidak jarang setelah melalui pemikiran ini beberapa diantaranya menjadi ragu karena merasa tidak siap hidup bersama dengan pasangan. Inilah yang dialami oleh mantan pacar kamu hingga akhirnya ia memutuskan untuk mundur dari pernikahan yang telah direncanakan.
Menurut saya kamu sudah menyikapi masukan dari mantan pacar mengenai sikap kamu yang pesimistik dengan baik. Kamu berusaha untuk membangun diri menjadi lebih baik dengan lebih menata hidup dan bersemangat dalam menjalani aktivitas. Ini adalah modal yang penting untuk kesuksesan kamu di masa depan. Oleh karena itu saya menyarankan kamu untuk tetap terus melakukan pengembangan diri ini meskipun mungkin tidak lagi dapat bersama dengan mantan. Pada akhirnya cinta tidak dapat dipaksakan, bila mantan sudah mengetahui perubahan kamu dan ia tetap tidak dapat menyayangi kamu lagi sebagai pacar maka ini adalah tanda bahwa kamu harus tetap melanjutkan hidup kamu meskipun tidak lagi bersamanya.
(eny/eny)
Olahraga
Cara Praktis Kencangkan Otot Perut dari Rumah dengan SPEEDS Abdominal Roller
Pakaian Wanita
Bikin Looks Tetap Fresh dan Cerah! PUMA Skye Women yang Cocok Dipakai Harian
Olahraga
Clarfram Kacamata Sepeda Viral! Perlindungan Mata Maksimal dengan Gaya Sporty yang Catchy
Perawatan dan Kecantikan
Untuk Para Cowok, Jangan Salah Pilih Kado Valentine! Ini Rekomendasi Face Palette yang Pasti Disukai Para Cewek
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Menghadapi Kekasih yang Suka Berubah-ubah Sikap, Kadang Mesra dan Cuek
Si Dia Ngaku Tidak Mau Pacaran Dulu, Cuma Alasan atau Sungguhan?
Tidak Cocok dengan Keluarga Kekasih, Akankah Berpengaruh Setelah Menikah?
Cara Menghadapi Pacar yang Terlalu Baik Pada Wanita Lain
Cara Mengatasi Rasa Kesal Pada Ibu Mertua yang Sikapnya Mudah Berubah
Most Popular
1
Pemotretan Lebaran Keluarga Nia Ramadhani, Paras Cantik Mikhayla Bikin Salfok
2
Adu Gaya Makeup 4 Personel BLACKPINK, Fresh ala Korea vs Bold ala Western
3
Deretan Seleb Donasi untuk James Van Der Beek: Steven Spielberg Rp 421 Juta
4
Toner Pad Lagi Viral, Dokter Kulit Ungkap Cara Pakai yang Benar
5
Adu Pesona Istri Pejabat & Artis Catwalk, Arumi Bachsin Hingga Istri Bamsoet
MOST COMMENTED











































