Cara Tentukan Pilihan Saat Terlibat Cinta Segitiga
Dear Mbak Ratih, saya sedang galau menghadapi cinta segitiga antara aku, mantanku, dan sahabat mantan kekasihku. Sebut saja I (mantanku) dan A (sahabat mantanku). Kedekatanku dengan A semakin jauh setelah aku putus dengan I. Sebenarnya saya jauh lebih dulu dekat dengan A dibanding I. Bahkan si A pernah nembak saya sebelumnya. Waktu itu aku masih punya pacar. Setelah itu si I mendekat semenjak saya putus dengan pacarku. Sekarang setelah saya putus dengn si I, si A kembali mendekat. Aku bingung mesti ngapain mbak?
Di sisi lain aku masih begitu sayang sama si I, tapi si I membuatku bingung. Dia selalu menyuruhku pergi dan menjauh. Dia selalu mengatakan tak akan menghubungiku lagi dan mengatakan kalau saya lebh baik pacaran dengan si A. Tapi baru sehari dia ngomong gitu, dia datang lagi, telepon dan invite BBM-ku lagi. Aku bingung mbak, apakah aku harus benar-benar pergi dari kehidupan mereka berdua? Aku tidak mau membuat persahabatan mereka hancur walaupun si I mengatakan lebih baik saya pacaran dengan A. Dia mengatakan bahwa dia tidak lagi cinta dengan saya. Saya yakin dia masih menaruh perasaan pada saya. Seakan-akan dia tidak ikhlas kalau saya dengan si A. Apakah aku harus berjuang dan bertahan dan mempertahankan perasaanku pada si I? Sementara dia sudah punya teman dekat lain tapi bukan pacar. Mohon saran dan masukannya mbak.
(Nurul, 23 Tahun)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hai Mbak Nurul
Hatimu sebenarnya tau siapa yang tepat untuk diri kamu. Coba deh kamu break dulu dari mereka semua selama dua minggu. Pahami diri kamu terlebih dahulu. Cari tahu apakah kamu masih sayang dengan si A atau si I, ataukah perasaan tersebut hanya karena suatu rutinitas yang membuat kamu tidak dapat lepas dari mereka.
Jika kamu sudah paham harus memilih siapa. Cari waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini dengan si A atau si I, sehingga kamu mendapatkan kejelasan tentang hubungan kalian.
(eny/eny)











































