Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Di antara 2 Pilihan, Kekasih yang Baru Kerja atau Pria Lain yang Mapan?

Ratih Ibrahim - wolipop
Jumat, 27 Sep 2013 11:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Mbak Ratih, aku dalam keraguan. Orangtuaku ingin aku segera menikah, namun aku ragu dengan kekasihku. Aku memiliki pacar seumuran denganku, usia hubungan kamu hampir dua tahun. Pacarku baru saja bekerja, anak yang kurang dekat dengan keluarga (jarang di rumah bertemu orangtua). Aku terbilang cukup sering membantu ekonominya dan ia berandai-andai bahwa 2-3 tahun lagi akan menikahi aku. Dan di saat ini aku dikenalkan oleh pria lain. Usianya dua tahun lebih tua dariku dan lebih mapan. Orang yang mejadi tulang punggung keluarga, bertanggung jawab, anak yang dekat dengan keluarga dan lebih berpenghasilan (bekerja sebagai seorang IT di sebuah perusahaan negara) dan ia punya target menikah dua tahun lagi maksimal.

Yang ingin aku tanyakan, aku harus memilih yang mana? Aku bingung sekali. Aku sudah mulai menyukai pria baru ini. Dan apabila aku memilih pria baru ini, bagaimana aku harus memutuskan pasangan ku? Karena ia menyayangiku sekali. Tolong diberi pencerahan yaa, terima kasih :)

Cynthia, 23 Tahun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawab:

Hi Cynthia yang sedang terombang-ambing dengan perasaan sendiri,

Tampaknya inti masalah bukan pada tuntutan orangtua kamu namun pada perasaan kamu sendiri ya. Bagi saya, tidak masalah jika pada akhirnya kamu memilih pria yang baru kamu kenal tersebut asalkan perasaan yang kamu miliki memang benar-benar sayang dan bukan sekadar memenuhi target dari orangtua. Dengan kata lain, jangan sampai kelak kamu menyesal.

Mengenai bagaimana cara memutuskan pasangan, sampaikanlah saja keinginan kamu padanya secara langsung berikut alasannya. Memang pasti menyakitkan, terlebih jika dia sungguh-sungguh menyayangi kamu namun dengan mengetahui alasannya, ia bisa melakukan koreksi diri dan menjadi pribadi yang lebih baik. Kamu juga bisa tetap memberikan perhatian pada dia agar dia tahu kamu tidak benci dan masih ingin berteman dengannya. Akan tetapi, tentu saja, perhatian sebagai kekasih dan perhatian sebagai teman harus bisa dibedakan ya.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads