Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Agar Tak Berpikir Buruk Pada Suami yang Pernah Selingkuh Saat Pacaran

Ratih Ibrahim - wolipop
Senin, 18 Mar 2013 12:52 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Saya mempunyai suami yang pada saat pacaran pernah berselingkuh. Saya memaafkannya karena memang sangat mencintainya. Tapi saya tidak pernah bisa melupakan kejadian tersebut sampai saat ini. Saya jadi parno kalau-kalau hal tersebut terjadi lagi, apalagi suami saya sekarang bekerja di kapal pesiar dan pulang delapan bulan sekali. Saya jadi selalu berprasangka buruk terhadap suami saya. Bagaimana supaya saya bisa menghilangkan trauma ini? Terima kasih atas jawabannya?

(Anita, 24 Tahun)

Jawab:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Halo Anita,

Pada keadaan seperti ini, kepercayaan pada pasangan merupakan suatu hal yang sangat penting. Kamu sudah memilih untuk tetap menikah dengannya walaupun dengan sejarah bahwa ia pernah berselingkuh. Kamu melakukan itu karena mencintainya dan sudah memaafkannya. Artinya kamu sudah menjadi konsekuensi kamu untuk kembali bisa memberi kepercayaan kepada pasangan.

Sebaiknya memang, jangan terfokus untuk melupakan masa lalu, melainkan ambil hikmahnya dan belajar dari pengalaman. Akan melelahkan dan kurang bermanfaat jika kamu terlalu mengkhawatirkan perilaku suami yang jauh dari kamu. Fokus pada apa yang kamu bisa lakukan, seperti melakukan hal-hal yang bisa memberi ketenangan pada diri. Nyatakan kepada suami bahwa kamu memberi kepercayaan kepadanya, dan sangat berharap agar ia menjaga kepercayaan yang telah kamu berikan.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads