Anne Avantie
Mohammad Abduh - wolipop
Selasa, 01 Mei 2012 19:22 WIB
Jakarta
-
Anne Avantie adalah perancang busana yang namanya tidak asing di kalangan masyarakat karena hasil rancangan kebayanya yang terkenal. Tidak hanya berskala lokal, kebaya rancangan wanita yang lahir di Semarang ini sudah seringkali dikenakan oleh Miss Universe yang berkunjung ke Indonesia.
Wanita yang memiliki nama asli Sianne Avantie ini menghabiskan masa kecilnya di Solo. Talentanya sudah terlihat sejak duduk di bangku Sekolah Dasar saat dirinya seringkali membuat berbagai hiasan rambut untuk dijual ke teman-temannya dan juga membuat kostum panggung untuk grup vokal dan tari di Solo. Walaupun hanya mencapai jenjang SMA dan tidak pernah mendapatkan pendidikan formal dalam menjahit, ia berhasil menjadi salah satu desainer yang paling diperhitungkan di tanah air.
Desainer kelahiran 20 Mei 1964 ini akhirnya memulai karir dalam bidang fashion design pada tahun 1989. Saat itu, ia memulai karirnya sebagai perancang busana dari sebuah rumah kontrakan dengan modal 2 mesin jahit dan banyak membuat kostum penari serta busana malam yang berciri hiasan manik-manik. Hingga 2010, ia memiliki dua butik di Mal Kelapa Gading dan Grand Indonesia serta toko bernama 'Pendopo' yang menjual produk seni dalam negeri hasil karya UKM. (mab/mab)
Wanita yang memiliki nama asli Sianne Avantie ini menghabiskan masa kecilnya di Solo. Talentanya sudah terlihat sejak duduk di bangku Sekolah Dasar saat dirinya seringkali membuat berbagai hiasan rambut untuk dijual ke teman-temannya dan juga membuat kostum panggung untuk grup vokal dan tari di Solo. Walaupun hanya mencapai jenjang SMA dan tidak pernah mendapatkan pendidikan formal dalam menjahit, ia berhasil menjadi salah satu desainer yang paling diperhitungkan di tanah air.
Desainer kelahiran 20 Mei 1964 ini akhirnya memulai karir dalam bidang fashion design pada tahun 1989. Saat itu, ia memulai karirnya sebagai perancang busana dari sebuah rumah kontrakan dengan modal 2 mesin jahit dan banyak membuat kostum penari serta busana malam yang berciri hiasan manik-manik. Hingga 2010, ia memiliki dua butik di Mal Kelapa Gading dan Grand Indonesia serta toko bernama 'Pendopo' yang menjual produk seni dalam negeri hasil karya UKM. (mab/mab)











































