Bisa Ditiru, Erwin Parengkuan Ajarkan Anak Berempati Lewat Media Sosial
Daniel Ngantung - wolipop
Rabu, 20 Des 2017 13:09 WIB
Jakarta
-
Sebagai orangtua, Erwin Parengkuan menginginkan anaknya tumbuh sebagai pribadi yang tak hanya cerdas tapi juga memiliki rasa empati. Presenter sekaligus praktisi komunikasi ini pun memanfaatkan media sosial sebagai sarana pembelajaran mereka.
Hidup di era canggihnya teknologi informasi, berinteraksi lewat media sosial sudah menjadi bagian penting dalam masyarakat masa kini. Erwin pun tak memungkiri hal tersebut.
Banyak manfaat positif yang Erwin rasakan dari media sosial, termasuk untuk anak-anaknya. Bagi Erwin, media sosial bisa menjadi wadah untuk membuka wawasan anak-anaknya terhadap situasi yang terjadi di luar lingkup rumah.
Apalagi zaman ini pertukaran arus informasi begitu cepat sehingga menurut pendiri sekolah public-speaking TALKinc ini siapa saja butuh media sosial untuk terus up-to-date, termasuk anak-anaknya.
"Lewat media sosial juga, anak-anak saya bisa belajar tentang berempati pada situasi yang terjadi di luar sana," tambah Erwin yang ditemui saat peluncuran program '21 Hari Upgrade Frontliner Indonesia' oleh Listerine, di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).
Media sosial tentu akan bermanfaat bila digunakan secara bijak. Oleh karena itu, Erwin tetap memberlakukan batasan bagi anak-anaknya dalam menggunakan media sosial agar tidak berdampak buruk. Dari pernikahannya dengan Jana Parengkuan, Erwin dikaruniai empat anak. Giulio (18), Marcio (15), Abielo (11), dan Matacha (8).
"Kalau (umur) mereka di bawah kelas 1 SMP, tidak boleh pakai gadget. Mereka semua punya media sosial, tapi dua anak saya yang paling kecil, akunnya saya yang pegang," ungkap pria 47 tahun itu.
Selain itu, memakai gadget atau gawai, termasuk itu menggunakan media sosial, dilarang keras saat sedang makan bersama. "Inti dari makan bersama kan having a good chat face to face," kata Erwin.
(dtg/dtg)
Hidup di era canggihnya teknologi informasi, berinteraksi lewat media sosial sudah menjadi bagian penting dalam masyarakat masa kini. Erwin pun tak memungkiri hal tersebut.
Banyak manfaat positif yang Erwin rasakan dari media sosial, termasuk untuk anak-anaknya. Bagi Erwin, media sosial bisa menjadi wadah untuk membuka wawasan anak-anaknya terhadap situasi yang terjadi di luar lingkup rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erwin Parengkuan bersama istri dan empat anaknya. (Foto: Instagram/Erwin Parengkuan) |
Apalagi zaman ini pertukaran arus informasi begitu cepat sehingga menurut pendiri sekolah public-speaking TALKinc ini siapa saja butuh media sosial untuk terus up-to-date, termasuk anak-anaknya.
"Lewat media sosial juga, anak-anak saya bisa belajar tentang berempati pada situasi yang terjadi di luar sana," tambah Erwin yang ditemui saat peluncuran program '21 Hari Upgrade Frontliner Indonesia' oleh Listerine, di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017).
Media sosial tentu akan bermanfaat bila digunakan secara bijak. Oleh karena itu, Erwin tetap memberlakukan batasan bagi anak-anaknya dalam menggunakan media sosial agar tidak berdampak buruk. Dari pernikahannya dengan Jana Parengkuan, Erwin dikaruniai empat anak. Giulio (18), Marcio (15), Abielo (11), dan Matacha (8).
Foto: Instagram/Erwin Parengkuan |
"Kalau (umur) mereka di bawah kelas 1 SMP, tidak boleh pakai gadget. Mereka semua punya media sosial, tapi dua anak saya yang paling kecil, akunnya saya yang pegang," ungkap pria 47 tahun itu.
Selain itu, memakai gadget atau gawai, termasuk itu menggunakan media sosial, dilarang keras saat sedang makan bersama. "Inti dari makan bersama kan having a good chat face to face," kata Erwin.
(dtg/dtg)












































Erwin Parengkuan bersama istri dan empat anaknya. (Foto: Instagram/Erwin Parengkuan)
Foto: Instagram/Erwin Parengkuan