Wanita Baik Hati Adopsi 6 Anak Temannya yang Meninggal karena Kanker
Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 22 Jul 2016 16:17 WIB
Jakarta
-
Stephanie Culley mendapat julukan malaikat dari teman-temannya. Dia melakukan kebaikan yang belum tentu orang lain mau melakoninya. Stephanie yang sudah memiliki tiga anak, mengadopsi enam anak temannya yang meninggal karena kanker.
Stephanie dan Beth Laitkep sudah berteman sejak mereka duduk di bangku sekolah. Mereka sempat berpisah sesaat ketika Beth pindah rumah ke Texas, Amerika Serikat. Namun keduanya berjumpa lagi setelah Beth kembali tinggal di Alton, Virginia, bersama enak anaknya.
Sayang perjumpaan kembali keduanya tidak berlangsung lama. Dua tahun lalu Beth didiagonsa menderita kanker payudara. Dan pada April 2016, Beth diberitahu dokter bahwa kanker payudara yang dideritanya sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Setelah sebelumnya menjalani kemoterapi, saat mendengar kabar duka tersebut, Beth memutuskan berhenti melakukan pengobatan.
Ketika mengetahui dirinya sudah tidak punya harapan hidup, Beth mengajukan satu permintaan pada sahabatnya, Stephanie. Sambil berbaring di tempat tidur, dia meminta pada wanita 39 tahun itu untuk merawat enam anaknya.
"Dia bilang, bisakah aku membawa enam anaknya bersamaku dan tidak memisahkan mereka. Aku saat itu bilang, tidak tahu. Aku perlu berdoa dulu untuk ini dan berbicara dengan suamiku. Aku dan suami serta anak-anak pun membahas hal ini. Dan anak-anak menjadi yang pertama menyetujuinya. Mereka memang sangat dekat dengan anak-anak Beth. Suamiku awalnya kaget, namun dia tahu bahwa hal inilah yang harus kami lakukan," kisah Stephanie, seperti dikutip ABC News.
Kepada majalah People, Stephanie juga bercerita bagaimana Beth sudah memberitahu keenam anaknya mengenai kondisinya. "Beth mengatakan pada anaknya bahwa cukup sulit mereka mendapatkan keajaiban dan dia bisa saja tidak berumur panjang," ujarnya sedih mengenang ucapan sang teman.
Pada saat itu Beth pun kembali bertanya padanya bagaimana jika dia tidak bisa bertahan. "Aku pun langsung mengatakan 'ya' pada permintaannya," tambah Stephanie.
Sebelum Beth meninggal dunia, dia dan Stephanie sempat membuat surat hak pengasuhan anak. Dan setelah itu surat tersebut diajukan ke pengadilan.
Dan kini seperti dikutip Today, pengadilan memutuskan hak pengasuhan enam anak Beth ada pada Stephanie dan suaminya secara penuh. Stephanie pun lega dengan keputusan tersebut.
"Suamiku dan aku bahagia tapi sempat tertawa juga atas hal ini karena awalnya kami tidak berencana menambah anak lagi. Dan sekarang kami punya sembilan anak. Aku membayangkan di masa depan kami memiliki keluarga besar yang bahagia. Meski awalnya takut, tapi begitu menjalaninya, segala sesuatunya lebih baik dari apa yang aku bayangkan di kepalaku," jelas Stephanie. (eny/kik)
Stephanie dan Beth Laitkep sudah berteman sejak mereka duduk di bangku sekolah. Mereka sempat berpisah sesaat ketika Beth pindah rumah ke Texas, Amerika Serikat. Namun keduanya berjumpa lagi setelah Beth kembali tinggal di Alton, Virginia, bersama enak anaknya.
![]() |
Ketika mengetahui dirinya sudah tidak punya harapan hidup, Beth mengajukan satu permintaan pada sahabatnya, Stephanie. Sambil berbaring di tempat tidur, dia meminta pada wanita 39 tahun itu untuk merawat enam anaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada majalah People, Stephanie juga bercerita bagaimana Beth sudah memberitahu keenam anaknya mengenai kondisinya. "Beth mengatakan pada anaknya bahwa cukup sulit mereka mendapatkan keajaiban dan dia bisa saja tidak berumur panjang," ujarnya sedih mengenang ucapan sang teman.
Pada saat itu Beth pun kembali bertanya padanya bagaimana jika dia tidak bisa bertahan. "Aku pun langsung mengatakan 'ya' pada permintaannya," tambah Stephanie.
Sebelum Beth meninggal dunia, dia dan Stephanie sempat membuat surat hak pengasuhan anak. Dan setelah itu surat tersebut diajukan ke pengadilan.
Dan kini seperti dikutip Today, pengadilan memutuskan hak pengasuhan enam anak Beth ada pada Stephanie dan suaminya secara penuh. Stephanie pun lega dengan keputusan tersebut.
"Suamiku dan aku bahagia tapi sempat tertawa juga atas hal ini karena awalnya kami tidak berencana menambah anak lagi. Dan sekarang kami punya sembilan anak. Aku membayangkan di masa depan kami memiliki keluarga besar yang bahagia. Meski awalnya takut, tapi begitu menjalaninya, segala sesuatunya lebih baik dari apa yang aku bayangkan di kepalaku," jelas Stephanie. (eny/kik)
Olahraga
Asics Solution Swift, Sepatu Tenis Ringan untuk Gerak Cepat
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Bening dan Tidak Cepat Hitam? Ini Keunggulan SunCo 2L
Pakaian Pria
Cari Sepatu Basket Nyaman & Grip Kuat? Coba Nike Jordan Luka 77 PF
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Gaya Dramatis Barbie Ferreira Setelah Turun Berat Badan, Diduga karena Ozempic
2
Georgina Rodriguez Tinggalkan Arab dengan Jet Pribadi di Tengah Konflik Timteng
3
Pengakuan Kate Middleton Berhenti Minum Alkohol Setelah Didiagnosis Kanker
4
Gwyneth Paltrow Sindir Artis Pakai Kostum Hot Dog di Met Gala
5
Masuk Usia 40? Ini Skincare dan Makeup Wajib agar Kulit Tetap Kencang
MOST COMMENTED












































