Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Nenek yang Perdana Bertemu Cicit Ke-86 di Hari Ulang Tahunnya ke-86

Daniel Ngantung - wolipop
Jumat, 15 Jul 2016 14:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Roseanne Goodrich
Jakarta - Ulang tahun ke-86 menjadi momen yang tidak terlupakan bagi Marie Frey, seorang nenek asal Ohio, AS. Betapa tidak, di hari jadinya, ia untuk pertamakalinya bertemu cicit barunya yang ke-86.

Marie sangat bersyukur karena masih mendapat kesempatan untuk menyaksikan kehadiran anggota baru di keluarganya. Apalagi secara kebetulan umur dan jumlah cicitnya sama.

"Momen yang sangat spesial. Rasanya sangat kecil kemungkinan ada orang yang bisa memiliki cicit ke-86 di hari ulang tahun ke-86. Mereka (cicit) semua sangat spesial, tapi yang satu ini adalah sebuah rekor," ujar Marie dalam wawancaranya dengan Today.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Blake Grace Frey, sang cicit barunya, lahir pada 23 Juni lalu. Blake adalah anak kelima dari Kenny Frey, satu dari sekian banyak cucu Marie.

Marie memiliki keluarga yang besar. Dari pernikahannya dengan Gerald Frey, ia dikaruniai 15 anak yang memberikannya 68 cucu dan 86 cicit.

Marie sendiri juga berasal dari keluarga yang besar. Terlahir dari orangtua petani, Marie memiliki enam saudara kandung.

Sebenarnya, membina keluarga yang besar tidak pernah terbesit di benaknya. Ia bahkan dulu berniat menjadi seorang biarawati, namun mengubah arah hidupnya karena belum siap meninggalkan hobinya, yaitu menari.

"Aku dulu pernah bekerja dengan seseorang yang bilang kalau menikah aku akan mendapatkan banyak anak. Dan ternyata benar," ujar Marie.

Beruntung bagi Marie karena tetap menari. Hobinya lah yang mempertemukan Marie dengan Gerald, pria yang menjadi belahan jiwanya.

Mereka bertemu saat menari di sebuah pesta Hari Kemerdekaan Amerika. Awalnya, Marie ingin menghabiskan hari tersebut dengan menonton film di bioskop mobil (drive-in). Tapi ia merasa sayang bila melewatkan pesta tersebut.



Dua tahun menjalin asmara, mereka lantas memutuskan untuk meresmikan hubungan itu sebagai sepasang suami-istri. Hampir 60 tahun lebih mereka bersama hingga akhirnya maut memisahkan. Gerald meninggal di usia 83 tahun.

Meski hidup menjanda, Marie tidak pernah merasa sendiri mengingat jumlah keturunannya yang begitu banyak.

"Saat menikah, aku pernah berpikir untuk memiliki keluarga besar, tapi tidak sebesar ini. Tapi aku tidak pernah menyesalinya. Mereka tumbuh menjadi sosok yang mandiri dan bahagia. Aku sangat bangga," ujar Marie yang saat ini tengah menantikan kelahiran dua cicit lagi.

(dng/dng)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads