Ayah-Ibu Ini Abadikan Momen Kebersamaan Jelang Sang Bayi Meninggal Dunia
Hestianingsih - wolipop
Senin, 04 Apr 2016 17:16 WIB
Jakarta
-
Lewat bidikan kamera, sebuah momen indah bisa tercipta dan diabadikan untuk selamanya. Namun momen indah yang tertangkap kamera tidak selalu berarti membahagiakan. Seperti kisah sepasang suami istri dan bayinya ini, yang berhasil diabadikan fotografer James Day dan membuat setiap orang yang melihatnya mengharu biru.
Dua bulan setelah melangsungkan pernikahan, Nancy dan Charlie McLean dikaruniai seorang bayi mungil nan tampan yang mereka beri nama Edison. Kebahagiaan pun menyelimuti keluarga kecil ini dengan kelahiran sang buah hati. Sayangnya, tak berlangsung lama.
Edison kecil didiagnosa kelainan metabolisme langka yang disebut non-ketotic hyperglycinaemia, hanya tiga hari setelah ia lahir. Non-ketotic hyperglycinaemia merupakan kondisi dimana tubuh tidak bisa memecah dan memroses beberapa jenis protein penting. Akibat kondisi tersebut, hidup Edison harus bergantung pada peralatan medis dan itu pun tidak lama.
Tak mau kehilangan momen kebersamaan bersama bayi pertama di saat-saat terakhirnya, pasangan yang menikah pada Januari 2016 itu pun menghubungi James untuk mengabadikannya. James, adalah orang yang sama yang juga menjadi fotografer pernikahan mereka.
"Saya menerima telepon bahwa bayi Nancy dan Charlie, Edison sedang tidak terlalu sehat dan mereka tanya apakah saya bisa datang ke rumah sakit Royal Randwick karena mereka harus mengucapkan selamat tinggal (kepada bayinya)," ungkap James, seperti dikutip dari Daily Mail.
Mendengar kabar itu, James pun bergegas ke rumah sakit dan mendokumentasikan beberapa anggota keluarga yang datang. Awalnya James hanya mengambil gambar tidak bergerak. Namun di tengah prosesnya, ia sadar bahwa momen ini tidak cukup diabadikan hanya dalam bentuk foto.
"Saya sadar harus segera merekam momen yang tersibak jelas di depan mata saya dalam video. Kata-kata yang diucapkan orang-orang ini sangat menyentuh dan sayang jika tidak direkam," ujar James.
Peristiwa itu terjadi pada 23 Maret 2016. James pun mengabadikan menit demi menit momen indah tapi mengharukan Nancy dan Charlie bersama buah hatinya. Setiap bidikan dan rekaman, memperlihatkan bagaimana cinta kasih tercurah dari seluruh keluarga kepada Edison, yang terlihat bernapas melalui ventilator kecil dari hidungnya.
Sang bayi pun tampak tenang dan damai berada dalam pelukan sang ibu. Jika tanpa ventilator, tak terlihat sedikitpun bahwa makhluk kecil yang baru dilahirkan ini sedang meregang nyawa.
Dan, akhirnya, di hari yang sama, ventilator yang membantunya bernapas dilepas dan tibalah saat pasangan tersebut mengucapkan selamat tinggal pada Edison. Sedikit keajaiban terjadi. Edison tak lekas 'pergi' saat alat bantu pernapasannya dilepas. Bayi kecil itu masih bisa bertahan selama dua hari sehingga orangtuanya sempat mengajaknya berjalan-jalan.
"Pejuang kecil kami punya ide lain. Dia tetap bernapas dan memberi kami dua hari lagi untuk bisa mengajaknya piknik di pantai dan membawanya pulang ke rumah untuk kami peluk selama 24 jam," ucap pasangan Nancy dan Charlie.
Hingga pada akhirnya, Edison menghembuskan napas terakhir di hari ketujuh ia lahir. Dalam foto terlihat raut sedih seorang ibu menanti kepergian anaknya, namun di sisi lain juga memberikan momen paling indah nan mengharukan bagi siapapun yang melihatnya.
James yang mem-posting rekaman video detik-detik kepergian Edison lewat Facebook, menulis, "Biasanya saya diminta mendokumentasikan hari-hari paling bahagia dalam hidup orang-orang. Tapi beberapa momen paling penting dalam hidup mereka terkadang bukanlah hari yang paling bahagia. Ini merupakan momen paling mengubah hidup yang pernah saya alami." (hst/hst)
Dua bulan setelah melangsungkan pernikahan, Nancy dan Charlie McLean dikaruniai seorang bayi mungil nan tampan yang mereka beri nama Edison. Kebahagiaan pun menyelimuti keluarga kecil ini dengan kelahiran sang buah hati. Sayangnya, tak berlangsung lama.
![]() |
Edison kecil didiagnosa kelainan metabolisme langka yang disebut non-ketotic hyperglycinaemia, hanya tiga hari setelah ia lahir. Non-ketotic hyperglycinaemia merupakan kondisi dimana tubuh tidak bisa memecah dan memroses beberapa jenis protein penting. Akibat kondisi tersebut, hidup Edison harus bergantung pada peralatan medis dan itu pun tidak lama.
Tak mau kehilangan momen kebersamaan bersama bayi pertama di saat-saat terakhirnya, pasangan yang menikah pada Januari 2016 itu pun menghubungi James untuk mengabadikannya. James, adalah orang yang sama yang juga menjadi fotografer pernikahan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Mendengar kabar itu, James pun bergegas ke rumah sakit dan mendokumentasikan beberapa anggota keluarga yang datang. Awalnya James hanya mengambil gambar tidak bergerak. Namun di tengah prosesnya, ia sadar bahwa momen ini tidak cukup diabadikan hanya dalam bentuk foto.
![]() |
"Saya sadar harus segera merekam momen yang tersibak jelas di depan mata saya dalam video. Kata-kata yang diucapkan orang-orang ini sangat menyentuh dan sayang jika tidak direkam," ujar James.
Peristiwa itu terjadi pada 23 Maret 2016. James pun mengabadikan menit demi menit momen indah tapi mengharukan Nancy dan Charlie bersama buah hatinya. Setiap bidikan dan rekaman, memperlihatkan bagaimana cinta kasih tercurah dari seluruh keluarga kepada Edison, yang terlihat bernapas melalui ventilator kecil dari hidungnya.
![]() |
Sang bayi pun tampak tenang dan damai berada dalam pelukan sang ibu. Jika tanpa ventilator, tak terlihat sedikitpun bahwa makhluk kecil yang baru dilahirkan ini sedang meregang nyawa.
![]() |
Dan, akhirnya, di hari yang sama, ventilator yang membantunya bernapas dilepas dan tibalah saat pasangan tersebut mengucapkan selamat tinggal pada Edison. Sedikit keajaiban terjadi. Edison tak lekas 'pergi' saat alat bantu pernapasannya dilepas. Bayi kecil itu masih bisa bertahan selama dua hari sehingga orangtuanya sempat mengajaknya berjalan-jalan.
![]() |
"Pejuang kecil kami punya ide lain. Dia tetap bernapas dan memberi kami dua hari lagi untuk bisa mengajaknya piknik di pantai dan membawanya pulang ke rumah untuk kami peluk selama 24 jam," ucap pasangan Nancy dan Charlie.
Hingga pada akhirnya, Edison menghembuskan napas terakhir di hari ketujuh ia lahir. Dalam foto terlihat raut sedih seorang ibu menanti kepergian anaknya, namun di sisi lain juga memberikan momen paling indah nan mengharukan bagi siapapun yang melihatnya.
![]() |
James yang mem-posting rekaman video detik-detik kepergian Edison lewat Facebook, menulis, "Biasanya saya diminta mendokumentasikan hari-hari paling bahagia dalam hidup orang-orang. Tapi beberapa momen paling penting dalam hidup mereka terkadang bukanlah hari yang paling bahagia. Ini merupakan momen paling mengubah hidup yang pernah saya alami." (hst/hst)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
2
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
3
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
4
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
5
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
MOST COMMENTED


















































