Saran Dari Financial Planner Untuk Ajarkan Anak Agar Tidak Konsumtif
Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 04 Feb 2016 08:29 WIB
Jakarta
-
Orangtua sebaiknya mengajari buah hatinya sedari kecil tentang bijak membelanjakan uang agar mereka tidak menjadi pribadi yang konsumtif ketika dewasa kelak.
Masalahnya, orangtua kerap terkendala pada cara penyampaian yang tepat agar anak benar-benar memahami tentang menggunakan uang secara bijak.
Prita Ghozie yang berprofesi sebagai seorang financial planner atau perencana keuangan punya cara tersendiri untuk mengajari kedua anaknya. Ia sempat berbagi kiat tersebut di sela acara peluncuran kampanye #SayangUangnya oleh Permata Bank di Jakarta, Rabu (3/2/216).
Wanita 35 tahun ini mencontohkan saat buah hatinya meminta dibelikan sebuah mainan. "Lalu saya bilang, harga satu mainan sama dengan harga 30 burger. Saya pilih burger karena mereka suka itu. Anak saya lantas tersadar kalau harga mainan impiannya cukup mahal," kata lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu.
Dengan cara itu pula, ia mengajarkan tentang pentingnya menabung. Maksudnya, anak harus menabung demi mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan.
Dari pentingnya menabung, kata Prita lagi, anak juga bisa belajar menghargai nilai uang seberapapun kecilnya.
"Anak saya ingin sekali ke Disneyland Hong Kong. Mereka pun rajin menabung. Setelah tiga tahun menabung uang receh, terkumpulah uang sebesar Rp 2,5 juta," cerita wanita yang telah melakoni profesi financial planner sejak 2008 silam. (asf/asf)
Masalahnya, orangtua kerap terkendala pada cara penyampaian yang tepat agar anak benar-benar memahami tentang menggunakan uang secara bijak.
Prita Ghozie yang berprofesi sebagai seorang financial planner atau perencana keuangan punya cara tersendiri untuk mengajari kedua anaknya. Ia sempat berbagi kiat tersebut di sela acara peluncuran kampanye #SayangUangnya oleh Permata Bank di Jakarta, Rabu (3/2/216).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan cara itu pula, ia mengajarkan tentang pentingnya menabung. Maksudnya, anak harus menabung demi mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan.
Dari pentingnya menabung, kata Prita lagi, anak juga bisa belajar menghargai nilai uang seberapapun kecilnya.
"Anak saya ingin sekali ke Disneyland Hong Kong. Mereka pun rajin menabung. Setelah tiga tahun menabung uang receh, terkumpulah uang sebesar Rp 2,5 juta," cerita wanita yang telah melakoni profesi financial planner sejak 2008 silam. (asf/asf)
Perawatan dan Kecantikan
Sabun Mandi Cair Aroma Bunga yang Lembut dan Menyegarkan
Pakaian Pria
Masih Banyak Dicari, Vans Knu School Punya Desain Simpel dan Fleksibel
Home & Living
Cuma 75 Watt! Kulkas Polytron Ini Jadi Andalan Anak Kos & Keluarga Kecil
Kesehatan
Madu Uray, Solusi Alami untuk Redakan Batuk hingga Masalah Pencernaan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Gaya Angel Karamoy & Gusti Ega Libur Lebaran ke Paris Pakai Jaket Couple
2
Drama Jorginho Sebut Chappell Roan Bikin Anaknya Nangis Saat Bertemu di Hotel
3
Heboh Tren Setting Powder Warna Hijau, Apa Fungsinya?
4
Sinopsis 'The Karate Kid', Film di Bioskop Trans TV Hari Ini
5
7 Pesona Lili Reinhart, Bintang Riverdale Jadi Model Video Klip BTS 'Swim'
MOST COMMENTED











































