ADVERTISEMENT

Bak Putri Tidur, Wanita Ini Tak Bangun Selama 2 Minggu Pasca Melahirkan

Arina Yulistara - wolipop Senin, 28 Des 2015 18:19 WIB
Foto: Ist.
Jakarta - Setelah melahirkan bayi dalam keadaan sehat, seorang ibu tentu merasa bahagia dan ingin selalu bersama anaknya untuk memberikan ASI serta mendekap si kecil selama tidur. Namun tidak dengan Jody Robson yang tidak bisa merasakan momen-momen sebelum, saat, dan pasca melahirkan karena terkena gangguan tidur yang langka.

Jody merupakan seorang ibu muda yang memiliki gangguan neurologi langka yakni Kleine-Levin Syndrome (KLS) atau yang lebih dikenal dengan nama Sleeping Beauty Syndrome. Gangguan ini membuat seseorang bisa tidur selama berhari-hari hingga hitungan minggu. Setelah tidur panjang, orang yang mengalami gangguan ini juga butuh beberapa waktu untuk memulihkan ingatan seperti dialami oleh Jody.

Jody mengaku tidak ingat momen ketika ia melahirkan anak pertamanya, Harley, yang kini berusia enam tahun. "Suatu saat aku menutup mata dan aku terbangun setelah dua minggu kemudian. Ini menggangguku karena aku tidak ingat melahirkan dan itu seharusnya menjadi momen berharga. Itu momen yang paling menjengkelkan dan membuatku sedih," cerita Jodi seperti dilansir dari She Knows.

Setelah dua minggu tertidur, Jody tak langsung mengenali anaknya. Sang suami Steven harus mengenalkan diri lagi dan memberikan buah hati tercinta mereka ke dekapan Jody agar ingatan wanita 24 tahun itu kembali. Bahkan beberapakali saat terbangun, ia tidak langsung ingat dengan dirinya sendiri.

Tidak hanya tidur saat dan pasca melahirkan, Jody juga pernah terlelap melewati Natal bahkan hampir tidak bangun ketika perayaan pernikahannya dengan Steven. Saat sedang tertidur, Steven selalu berusaha ada di sampingnya dan membangunkan Jody setidaknya dua kali sehari untuk makan, minum, serta pergi ke toilet. Seperti tidur sambil berjalan, Jody akan makan dan pergi ke kamar mandi ditemani oleh Steven.

Wanita asal Birmingham, Inggris, ini memiliki gangguan tersebut sejak berusia 12 tahun saat masih berdomisili di Alicante, Spanyol. Pertamakali mengalami KLS, ia tertidur saat Natal dan tidak bangun selama delapan hari. Belum diketahui awal mula penyebab gangguan tidur yang dideritanya hingga kini.

Ibu dua anak itu telah pergi ke rumah sakit. Ahli medis mengatakan gangguan ini biasa disebabkan karena suatu penyakit atau infeksi. KLS merupakan suatu gangguan tidur yang langka, hanya sekitar seribu orang di dunia yang mengalaminya. Sebagian besar dari penderita KLS berjenis kelamin laki-laki.

Sejauh ini, tidak ada pengobatan yang bisa menjamin kesembuhan KLS. Penderitanya hanya bisa bergantung dengan keluarga mereka terutama saat tertidur untuk memastikan bahwa ia tetap dalam keadaan aman.

Jody mengaku frustasi dan ingin segera menyembuhkan gangguan tersebut. Ia mengatakan sangat sedih karena tidak bisa intens berada selama pertumbuhan kedua buah hati tercinta.

"Anak-anakku masih sangat kecil dan aku merasa frustasi bahwa aku tidur, melalui masa kecil merekja. Aku hanya ingin segera mendapatkan bantuan," ujarnya.






(aln/aln)