Yang Sebaiknya Dilakukan Orangtua Agar Anak Rasakan Manfaat Main Boneka
Saat anak bermain, sebagai orangtua, Anda sebaiknya jangan hanya duduk bermain gadget atau menonton televisi atau malah membiarkannya sendirian. Bermainlah bersama anak, agar mereka bisa mendapatkan manfaat lebih dari aktivitas menyenangkan tersebut.
Salah satu aktivitas bermain yang disukai anak, terutama anak perempuan adalah bermain boneka. Ketika memainkan bonekanya ini menurut Psikolog Ajeng Raviando, ada banyak manfaat yang bisa didapat. Menurut Ajeng anak-anak bisa mengembangkan potensi dirinya ketika bermain bersama orangtuanya.
Potensi diri tersebut pertama adalah kemampuan berkomunikasi atau interpersonal skill. Saat bermain boneka bersama orang lain, anak biasanya bermain peran. Entah dia menjadi seorang ibu, model, karyawan atau apapun peran pilihannya. Ketika aktivitas bermain peran itu dia akan berinteraksi dengan orang lain, dalam hal ini Anda sebagai orangtuanya yang ikut bermain dengannya. Anak bukan hanya belajar berkomunikasi tapi juga bagaimana menjadi pendengar yang baik saat lawan bicaranya bicara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Potensi ketiga adalah mengasah kreativitas dan imajinasi. Melalui bermain peran, anak akan berimajinasi," ujar Ajeng saat ditemui di peluncuran Barbie Princess Power di Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu (5/5/2015).
Dan potensi keempat seperti diungkapkan Ajeng adalah orangtua bisa mengetahui bakat dan minat anak. Anda sebagai orangtua dapat menjelaskan pada anak mengenai berbagai profesi dan bakat yang bisa dikembangkannya, apakah dia ingin mengendarai pesawat (menjadi pilot), suka menyanyi, menggambar atau memasak. Dari informasi yang disampaikan orangtua itu anak-anak bisa mengetahui bakat apa yang ingin mereka kembangkan nantinya.
Dalam peluncuran Barbie Princess Power ini, pilot perempuan termuda Indonesia Sarah Widyanti Kusuma, ikut berbagi cerita mengenai manfaat bermain boneka yang dirasakannya. Saat masih berusia anak-anak Sarah tinggal di daerah yang cukup terpencil di Indonesia yaitu Biak, Papua. Tidak memiliki banyak teman, karena tempat tinggalnya pun terpencil, dia lebih sering bermain dengan boneka Barbie.
"Barbie jadi teman aku ngobrol. Aku juga suka berimajinasi terbang saat main sama dia. Kalau aku sedih, Barbie aku ajak ngobrol," ujar wanita kelahiran 3 Maret 1988 itu.
Dari bermain Barbie ini, tanpa disadari Sarah, dia sedang mengasah kemampuannya berkomunikasi. Dia juga mengembangkan kreativitas dan imajinasinya hingga kini berhasil menjadi pilot seperti yang dulu hanya dia bayangkan.
(eny/hst)
Hobi dan Mainan
Helm Affordable di Bawah Rp200 Ribu yang Siap Lindungi Kepala Saat Berkendara
Olahraga
Adem dan Efektif Lindungi dari Sinar Matahari, 2 Jaket Affordable ini Hanya Rp100 Ribuan!
Olahraga
Bebas Bergerak dukung Permainan Padel Lebih Optimal dengan Set Polo Wanita dari Andara
Kesehatan
Aktivitas Sehari-hari Lebih Terbantu, Rekomendasi Alat Bantu untuk Lansia di Rumah
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Setelah Cincin Berlian Nyaris Rp 1 M, Segini Harga Kalung Lamaran Syifa Hadju
10 Drakor Netflix 2026 Paling Dinantikan, Gong Yoo-Song Hye Kyo Bikin Gemas
Victoria Beckham Dituduh Berdansa Tak Pantas Oleh Brooklyn, Begini Reaksi Cruz
Potret Isyana Sarasvati Dengan Gaya Rambut Baru, Tampil Lebih Edgy & Chic











































