Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Intimate Interview

Resep Ibu Bekerja Bisa Tetap Dekat dengan Anak Ala Dirut Sarinah

wolipop
Senin, 05 Jan 2015 15:39 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: M. Abduh/Wolipop
Jakarta -

Setelah resmi menjabat sebagai direktur utama PT. Sarinah pada Juli 2014 lalu, Ira Puspadewi memiliki jadwal yang padat. Dia pun kini lebih banyak menghabiskan waktunya di kantor demi menyelesaikan pekerjaan yang diembannya, salah satunya adalah untuk memajukan industri lokal Tanah Air. Hal ini secara otomatis membuatnya tidak terlalu banyak memiliki momen kebersamaan dengan keluarga.

Walaupun Ira jarang berada di rumah tetapi keluarganya, khususnya kedua putranya, seolah sudah mengerti dan paham akan pekerjaan yang dilakukannya sekarang. Meski demikian, mantan direktur GAP Inc untuk kawasan Asia Pasifik ini setiap harinya selalu menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan mereka melalui berbagai cara.

Agar lebih dekat dengan sang anak yang kini beranjak dewasa, wanita yang tengah menjalani studi program doktoral di Universitas Indonesia ini tak jarang menyempatkan diri untuk berjalan-jalan bersama mereka di akhir pekan. Selain itu, mengobrol ringan juga menjadi satu kegiatan penting yang tak dilewatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya biasanya selalu mengobrol tentang hal apa saja, dari yang ringan sampai yang berat. Rasanya obrolan itu seperti suatu pendidikan juga ya. Kalau saya bertemu orang baru, saya ceritakan ke anak-anak saya. Jadi mereka tahu nilai apa saja yang bisa didapat," ceritanya ketika ditemui Wolipop di kantornya, Gedung Sarinah lantai 10, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2014).

Meski kini putra bungsunya sedang menempuh pendidikan di luar negeri, namun hal ini dirasa bukan sebuah halangan. Dengan hadirnya teknologi yang semakin canggih, ibu dua anak ini selalu menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan sang anak di sela-sela kesibukannya.

Untuk soal mendidik anak di lingkungan internal, Ira mengaku tidak pernah memarahi sang buah hati walau mereka berbuat salah. "Saya bisa dibilang nggak pernah ngomel, karena menurut saya nggak efektif. Yang efektif adalah bertanya langsung sampai si anak mau menjawab, sehingga mereka bisa memberikan alasannya sendiri," tuturnya lagi.

Satu cerita yang diingatnya hingga kini, kala itu dirinya masih menjabat sebagai manajer GAP Inc untuk kawasan Asia Tenggara. Meski pekerjaan menuntutnya untuk selalu bepergian ke luar negeri, namun ia selalu mengambil cuti dengan jangka waktu yang cukup lama setiap tahunnya. Hal ini dilakukannya bukan dalam rangka liburan atau bersantai, Ira justru memilih cuti untuk membimbing anak-anaknya saat menjelang ujian kenaikan kelas.

Tak hanya menemani sang anak untuk belajar, wanita kelahiran 1967 ini juga berpartisipasi dengan membuat soal pertanyaan seputar ujian, sehingga kedua putranya mempunyai gambaran tentang ujian yang akan dijalaninya. Hal ini dilakukannya terus-menerus hingga mereka duduk di bangku SMA.

Ketika ditanya rahasia sukses sebagai seorang profesial yang menjalani peran sebagai seorang ibu, Ira merasa ini semua tidak lepas dari sang suami yang sangat bersikap suportif. Satu hal yang ditekankanya, pilihlah pasangan hidup yang baik dan bisa menyemangati diri untuk menyalurkan semua potensi yang dimiliki.

Pasangan hidup yang tepat menurutnya adalah yang tidak membedakan pekerjaan rumah tangga berdasarkan jenis kelamin. "Kalau ibu tugasnya masak dan mengurus anak, bapak tugasnya kerja. Itu kurang tepat ya menurut saya, harusnya dikerjaan bersama-sama. Jadi marilah mencari suami yang siap berbagi semuanya, peran publik maupun domestik," tutupnya.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads