So Sweet, Bayi Kembar Ini Lahir dengan Berpegangan Tangan
wolipop
Selasa, 13 Mei 2014 07:07 WIB
Jakarta
-
Cerita-cerita keajaiban kerap terjadi di ruang persalinan. Kali ini datang dari seorang ibu asal Ohio yang melahirkan bayi kembar perempuan. Ajaibnya, bayi kembar tersebut lahir dengan kondisi saling berpegangan tangan.
Ibu yang melahirkan bayi kembar itu bernama Sarah Thistlewaite. Sarah melahirkan sepasang kembar perempuan pada Jumat (9/5/2014) di Akron General Medical Center, Ohio. Pihak rumah sakit yang diwakili Dr. Justin Lavin mengatakan, bayi kembar tersebut lahir dalam kondisi yang sangat langka.
Seperti dikutip dari WCPO yang merupakan situs afiliasi CNN, Dr. Justin mengatakan kehamilan Sarah dalam istilah medis disebut monoamniotic atau kembar "mono mono". Pada kondisi tersebut, ibu mengandung bayi kembar yang saling berbagi plasenta dan kantung ketuban. Kehamilan monoamniotic ini sangat langka dan hanya terjadi satu dari 10 ribu kelahiran.
Sarah mengetahui dirinya mengalami kehamilan monoamniotic saat kandungannya berusia 19 minggu. Kondisi kehamilan yang langka itu membuatnya harus menghabiskan waktu lama dirawat di rumah sakit.
Setelah 58 hari dirawat di rumah sakit dan diawasi penuh oleh dokter, Sarah melahirkan putrinya pada pukul 14.41 melalui proses caesar. Dokter harus melakukan operasi caesar karena jika si kembar berkembang menjadi lebih besar, berisiko mengalami terbelit satu sama lain.
Bayi kembarnya lahir dengan berat di bawah 2,3 kg. Bayi-bayi mungil yang menjadi anak keduanya itu dinamai Jenna dan Jillian. Sarah sempat tak percaya bayinya lahir dalam kondisi berpegangan tangan. Kini dia pun sangat bahagia dengan kelahiran dua putrinya tersebut.
(eny/aln)
Ibu yang melahirkan bayi kembar itu bernama Sarah Thistlewaite. Sarah melahirkan sepasang kembar perempuan pada Jumat (9/5/2014) di Akron General Medical Center, Ohio. Pihak rumah sakit yang diwakili Dr. Justin Lavin mengatakan, bayi kembar tersebut lahir dalam kondisi yang sangat langka.
Seperti dikutip dari WCPO yang merupakan situs afiliasi CNN, Dr. Justin mengatakan kehamilan Sarah dalam istilah medis disebut monoamniotic atau kembar "mono mono". Pada kondisi tersebut, ibu mengandung bayi kembar yang saling berbagi plasenta dan kantung ketuban. Kehamilan monoamniotic ini sangat langka dan hanya terjadi satu dari 10 ribu kelahiran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah 58 hari dirawat di rumah sakit dan diawasi penuh oleh dokter, Sarah melahirkan putrinya pada pukul 14.41 melalui proses caesar. Dokter harus melakukan operasi caesar karena jika si kembar berkembang menjadi lebih besar, berisiko mengalami terbelit satu sama lain.
Bayi kembarnya lahir dengan berat di bawah 2,3 kg. Bayi-bayi mungil yang menjadi anak keduanya itu dinamai Jenna dan Jillian. Sarah sempat tak percaya bayinya lahir dalam kondisi berpegangan tangan. Kini dia pun sangat bahagia dengan kelahiran dua putrinya tersebut.
(eny/aln)
Home & Living
Sekali Coba Susah Balik! Handuk Premium Ini Harus Kamu Punya, Cek Alasannya
Home & Living
Satu Set Alat Ini Memudahkan Pekerjaan Kamu! TEKIRO Socket Set Harus Kamu Miliki di Rumah
Home & Living
Nggak Perlu Capek Bersihin WC! Notale Spin Scrubber Ini Memudahkan Pekerjaan, Harus Ada di Rumah
Home & Living
Cari Dudukan Santai yang Empuk dan Estetik? Pilihan Bean Bag Ini Layak Jadi Andalan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Rebutan Uang Duka, Konflik Menantu dan Mertua Berujung Tragis
2
Niat Cantik Berujung Maut, Ibu 2 Anak Meninggal Usai Oplas Bokong & Perut
3
Potret Cilia Flores, Istri Presiden Venezuela Maduro yang Ikut Ditangkap AS
4
Kisah Cinta Viral: Wanita 50 Tahun Nikahi Pria 23 Tahun, Kenalan dari TikTok
5
Tipe Balas Chat Berdasarkan Zodiak: Aries Gercep, Ada yang Hilang Berhari-hari
MOST COMMENTED











































