Penyebab Balita Suka Menggigit Saat Marah dan Cara Mengatasinya
wolipop
Minggu, 29 Des 2013 12:53 WIB
Jakarta
-
Apakah balita Anda mulai menunjukkan emosinya dengan cara menggigit saat marah? Jika iya, Anda pun bertanya-tanya, kenapa si kecil menggigit ketika marah padahal Anda tidak pernah mengajari hal tersebut.
Menurut therapist anak Jennifer Kolari, bagi orangtua kebiasaan menggigit itu tentu menakutkan. Namun sebenarnya, kebiasaan itu relatif normal. "Bukan berarti anak akan tumbuh menjadi orang yang punya masalah pada tingkah lakunya," ujar Kolari yang juga pembuat situs Connected Parenting itu.
Anak-anak yang beranjak dua tahun, biasanya memang akan mulai menggigit jika mereka merasa emosi. Balita menggigit saat frustasi dan tidak tahu bagaimana caranya menenangkan diri mereka sendiri. "Mereka akan menggigit siapapun yang ada didekatnya, entah itu temannya atau orangtuanya," jelas Psikolog Anak Carolyn Humphery.
Apa yang bisa dilakukan orangtua untuk menangani anak yang suka menggigit? Cara terbaik adalah dengan menjauhkannya dari orang yang ia gigit.
"Ketika anak menggigit, angkat atau gendong dia. Dengan tenang, katakan padanya, "Jangan lakukan itu". Lalu dudukkan anak dan biarkan dia sendiri selama 1-2 menit," tutur Kolari.
Dengan cara itu, anak akan paham setiap dia menggigit, dia akan dijauhkan dari sesuatu yang sebenarnya dia sukai. Sebaiknya, jangan pernah menggigit balik anak hanya karena ingin memberitahukan padanya bagaimana rasanya digigit.
"Cara itu malah tidak memberinya pelajaran apapun dan dia akan berpikir menggigit itu boleh," tambah Humphrey.
Untuk mencegah agar anak tidak menggigit, jika Anda melihat dia mulai akan melakukannya, cobalah menghentikannya. Ajarkan pada anak, untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan saat marah.
Langkah lainnya adalah dengan mengobrol padanya topik soal 'menggigit' ini. Misalnya saja dengan mengatakan, "Kita harus mengusir nyamuk nakal ini nih, karena dia suka menggigit". Obrolan tersebut membantu anak mengatasi kebiasaan buruknya itu tanpa merasa dipermalukan.
Ajari juga anak untuk minta maaf pada orang yang telah digigitnya. Jangan lupa juga untuk memberinya penghargaan atau memujinya jika anak sudah menghentikan kebiasaannya menggigit.
(eny/eny)
Menurut therapist anak Jennifer Kolari, bagi orangtua kebiasaan menggigit itu tentu menakutkan. Namun sebenarnya, kebiasaan itu relatif normal. "Bukan berarti anak akan tumbuh menjadi orang yang punya masalah pada tingkah lakunya," ujar Kolari yang juga pembuat situs Connected Parenting itu.
Anak-anak yang beranjak dua tahun, biasanya memang akan mulai menggigit jika mereka merasa emosi. Balita menggigit saat frustasi dan tidak tahu bagaimana caranya menenangkan diri mereka sendiri. "Mereka akan menggigit siapapun yang ada didekatnya, entah itu temannya atau orangtuanya," jelas Psikolog Anak Carolyn Humphery.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika anak menggigit, angkat atau gendong dia. Dengan tenang, katakan padanya, "Jangan lakukan itu". Lalu dudukkan anak dan biarkan dia sendiri selama 1-2 menit," tutur Kolari.
Dengan cara itu, anak akan paham setiap dia menggigit, dia akan dijauhkan dari sesuatu yang sebenarnya dia sukai. Sebaiknya, jangan pernah menggigit balik anak hanya karena ingin memberitahukan padanya bagaimana rasanya digigit.
"Cara itu malah tidak memberinya pelajaran apapun dan dia akan berpikir menggigit itu boleh," tambah Humphrey.
Untuk mencegah agar anak tidak menggigit, jika Anda melihat dia mulai akan melakukannya, cobalah menghentikannya. Ajarkan pada anak, untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan saat marah.
Langkah lainnya adalah dengan mengobrol padanya topik soal 'menggigit' ini. Misalnya saja dengan mengatakan, "Kita harus mengusir nyamuk nakal ini nih, karena dia suka menggigit". Obrolan tersebut membantu anak mengatasi kebiasaan buruknya itu tanpa merasa dipermalukan.
Ajari juga anak untuk minta maaf pada orang yang telah digigitnya. Jangan lupa juga untuk memberinya penghargaan atau memujinya jika anak sudah menghentikan kebiasaannya menggigit.
(eny/eny)
Olahraga
Rahasia Sport Bra Nyaman Tanpa Kawat, Adem, dan Nggak Bikin Sesak Saat Beraktivitas
Pakaian Wanita
Tank Top Seamless dengan Cuttingan Fit dan Support Pad Nyaman Dukung Aktivitas Harian
Pakaian Pria
Smart Casual Ramadhan 2026, Pilihan Kemeja Pria yang Bikin Kerja Semakin Nyaman!
Pakaian Pria
Rekomendasi Baju Koko Pria untuk Ramadhan 2026, Nyaman, Elegan, dan Siap Temani Ibadah Kamu!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Kontroversi Atlet Ice Skating Pamer Bra Saat Menang Olimpiade Musim Dingin
2
Mendekati Usia 40, Wanita Ini Cetak Sejarah di Miss Universe Australia
3
Foto: Jisoo BLACKPINK Kencan dengan 8 Aktor Ganteng di Boyfriend on Demand
4
Langkah Emas Raih Kemenangan
Punya GERD? Ini Manfaat Puasa dan Tips Agar Lambung Tetap Aman
5
Toner Beras Hitam Ini Dirancang untuk Kulit Berminyak, Hasilnya Tetap Glowing
MOST COMMENTED











































