Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Celine Dion dan Cerita Perjuangannya Punya 3 Anak dari Program Bayi Tabung

wolipop
Senin, 11 Nov 2013 07:09 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta - Penyanyi Celine Dion dan suaminya, Rene Angelil termasuk pasangan yang merasakan sulitnya memiliki anak. Tiga anak yang kini dimiliki keduanya didapatkan melalui program bayi tabung. Celine pun bercerita bagaimana pasang-surut hidupnya selama berjuang memiliki momongan.

Dalam wawancara dengan Mail Online, Celine mengaku kini sangat menikmati hari-harinya sebagai seorang ibu. Baginya, karirnya yang sukses sebagai penyanyi tidak akan terasa lengkap tanpa kehadiran ketiga buah hatinya. Kini di usianya yang sudah mencapai 45 tahun dan suaminya 71 tahun, dia pun masih mau menambah momongan, seorang anak perempuan yang bisa menemani tiga anak laki-lakinya, Rene Charles dan si kembar Nelson dan Eddy.

"Aku sudah bekerja selama hampir 30 tahun dan aku merasa sekarang lah waktunya untuk merasakan hasilnya, kebahagiaan. Tapi satu-satunya yang pastinya membuatku bahagia adalah anak-anakku. Tidak ada yang bisa mengalahkan perasaan menjadi seorang ibu. Aku ingin punya anak lagi, tapi aku tidak tahu apakah itu bisa terjadi. Meskipun aku ingin punya anak perempuan, rasanya egois. Aku membayangkan kami belanja bersama, perhiasan, sepatu dan baju-baju yang bisa aku berikan padanya," urai Celine.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Celine melahirkan anak pertamanya, Rene Charles setelah menikah selama 10 tahun. Rene lahir melalui program bayi tabung. Dia memutuskan program bayi tabung setelah selama hampir satu dekade selalu gagal untuk hamil.

Program bayi tabung kembali dipilih Celine untuk anak keduanya. Program tersebut sukses memberinya anak kembar. Untuk anak kedua ini, pelantun 'My Heart Will Gon On' itu sempat berkali-kali mengalami kegagalan saat menjalani program bayi tabung. "Untuk anak kembarku, aku melakukan enam kali IVF (in-vitro fertilisation atau bayi tabung)," katanya.

Celine hamil anak pertama saat usianya sudah tidak muda lagi yaitu 33 tahun. Dan dia hamil anak kembar ketika usianya 42 tahun dan itu membuatnya jadi lebih berat. "Aku harus menghadapinya. Aku harus melakukan apapun yang memang perlu dilakukan dan tentu saja ada keraguan. Aku 95% berpikir positif, 5% ragu. Aku tidak mau dokter bilang padaku, maaf kehamilan ini tidak bisa dilakukan," ujar penyanyi kelahiran Kanada, 30 Maret 1968 itu.

Agar tetap berpikir positif, Celine meyakinkan dirinya dengan berpikir dia sudah punya satu anak. Dia tidak mau mempertaruhkan kebahagiaan hidupnya dengan berpikir apakah dia bisa hamil lagi atau tidak saat berusaha memiliki anak kedua dengan program bayi tabung.

"Aku selalu mengatakan pada Rene Charles, aku berharap kamu punya adik laki-laki atau perempuan dan setiap kali (program bayi tabung) gagal, aku mengatakan padanya, itu gagal dan kami akan mencobanya lagi," ucap Celine.

Kegagalan program bayi tabung yang dialaminya beberapa kali tidak membuat Celine menyerah. Padahal program tersebut tidaklah murah. Di Indonesia sendiri harga program bayi tabung ini mencapai lebih dari Rp 20 juta.

"Orang-orang berhenti karena ini sangat mahal, tapi aku tetap mencoba. Aku tidak akan berhenti hanya karena aku memiliki kontrak menyanyi. Aku akan membenci semua lagu sepanjang hidupku, jadi aku mencoba menunda showku di Caesar Palace karena tidak ada alasan yang cukup bagus untuk tidak mencoba memiliki anak lagi. Sebuah kehidupan atau kontrak? Aku tidak bisa hidup dengan memikirkan itu," ceritanya.

Saat mencoba hamil lagi, Celine memang menunda kontraknya dengan pihak Caesar Palace di Las Vegas. Penundaan itu tentu merugikannya jutaan dollar. Tapi tentunya jumlah tersebut bukan suatu masalah karena dia diketahui sebagai salah satu penyanyi yang memiliki pendapatan mencapai 300 juta poundsterling.

Ketika menjalani bayi tabung, Celine menyadari adanya kemungkinan mengandung lebih dari satu janin. Dan memang itu dialaminya. "Aku memiliki tiga bayi di dalam perutku. Sangat luar biasa. Setiap minggu aku pergi ke dokter dan aku mendengar tiga detak jantung. Dokternya panik karena di usia 40 tahun jika kamu mengandung lebih dari satu janin, akan berisiko mengalami Down's syndrome. Aku juga berisiko mengalami pre eklampsia," tuturnya.

Kehamilan dengan tiga janin itu pun dijalaninya dengan penuh kewaspadaan. Setiap minggu dia menjalani USG dan mendengar detak jantung bayi-bayinya. Hingga pada satu minggu, detak jantung salah satu bayinya tidak terdengar. Saat itu usia kehamilannya memasuki tiga bulan.

"Aku dan suamiku menghapus sedikit air mata. Dan kami pun menyadari kalau kami harus mengikhlaskannya untuk alasan yang baik. Kepergiaannya untuk memberikan kekuatan pada dua bayi lainnya. Siapa yang tahu apa kemungkinan terburuk kalau ketiganya tetap lahir? Aku tidak punya pilihan atau pun harus membuat keputusan. Aku fokus pada dua bayiku dan mereka menjadi lebih besar dan kuat. Saat anak kembarku lahir berat keduanya 2,6 kg dan 2,4 kg. Kedua bayi beratnya 5 kg. Aku mengalami kenaikan 27 kg. Tapi itu hanya perut," urai Celine lagi yang melahirkan anak kembarnya pada 23 Oktober 2010.

Sempat harus tinggal beberapa hari di rumah sakit karena kuning atau jaudince, anak kembar Celine yang dinamai Eddy dan Nelson tumbuh dengan sehat. Si kembar baru saja merayakan ulang tahun ketiga mereka. Kata penyanyi yang baru saja meluncurkan album terbarunya ' Loved Me Back to Life' itu, anak kembarnya suka berdandan.

"Keduanya punya kepribadian yang berbeda. Tapi mereka sama-sama suka bangun pagi dan langsung melihat lemari menentukan apa yang akan mereka pakai," ujarnya.

Kini Celine menikmati hari-harinya mengurus si kembar dan anak sulungnya. Waktu yang paling disukainya adalah pagi hari saat dia menghabiskan waktu duduk di meja makan bersama ketiga anaknya.

(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads