Ayo Berpelukan! Anak yang Sering Dipeluk Orangtua Bisa Jadi Lebih Cerdas
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Jumat, 18 Okt 2013 18:10 WIB
Jakarta
-
Ungkapan kasih sayang bisa ditunjukkan dengan berbagai cara. Lewat perhatian, memberikan hadiah, menyekolahkan anak di lembaga pendidikan berkualitas atau mengajak berlibur tiap akhir pekan. Tapi ada sesuatu yang lebih penting dari itu dan kerap terlupakan, yaitu kontak fisik atau sentuhan.
Padahal, bentuk afeksi yang disampaikan lewat sentuhan jauh lebih efektif mengekspresikan rasa kasih sayang. Sentuhan fisik seperti pelukan dapat memberikan rasa nyaman, hangat dan tentram pada siapapun yang memberi atau diberi pelukan.
"Manusia membutuhkan sentuhan fisik. Pelukan memiliki dampak yg luar biasa dalam memberi ketenangan dan perasaan disayang. Pelukan juga memengaruhi munculnya perasaan penuh kasih sayang untuk kita berikan kepada sesama," ujar Psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NLPm saat talkshow 'Berbagi Pelukan Melalui Kelembutan Molto Ultra Pure' di Piscator, Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2013).
Pada anak, pelukan dari orangtua atau anggota keluarga lainnya bisa membentuknya jadi pribadi yang punya rasa empati tinggi bahkan membantu menyelesaikan konflik antar keluarga. Melly pun menjabarkan beberapa manfaat 'dahsyat' hanya dengan pelukan yang sudah terbukti secara ilmiah.
1. Pelukan lebih efektif daripada kata-kata pujian dalam memengaruhi perilaku seseorang. Pada banyak kasus yang pernah ditangani Melly di klinik konselingnya, konflik ibu dan anak bisa sangat cepat selesai hanya dengan pelukan.
"Anak berubah drastis jadi lebih tenang hanya dalam hitungan menit. Itu kekuatan pelukan," tutur penulis buku 'The Miracle Of Hug' ini.
2. Pelukan bisa jadi media untuk mengatasi konflik terutama pada anak yang berperilaku unik. Misalnya membuat anak yang selalu menolak untuk belajar menulis di sekolahnya jadi mulai tertarik untuk mulai menulis. Hal itu terjadi pada salah satu anak yang berada dalam bimbingan konseling Melly.
3. Memberikan kedekatan dan kekuatan getaran batin antara orangtua dan anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan psikolog Edward R. Christopherson. Ph.D, pelukan lebih efektif daripada pujian atau ucapan sayang karena membuat anak merasa dicintai dan dihargai.
4. Pelukan sederhana bisa turunkan tekanan darah dan mengurangi stres. Dalam bukunya 'The Hug Therapy', psikolog Kathleen Keating menyebutkan bahwa pelukan juga dapat meningkatkan kecerdasan otak dan IQ anak.
5. Pada bayi prematur, pelukan dari sang ibu bisa membuatnya lebih kuat dan mempercepat perkembangan tubuh serta otak. Penelitian dari Bliss Hospital di Montreal, bayi prematur yang dipeluk ibu jadi lebih cepat kuat, sehat dan besar ketimbang hanya ditempatkan di inkubator. "Ketika dipeluk, dia akan merasa nyaman sehingga punya energi baru," ucap Melly.
(hst/eny)
Padahal, bentuk afeksi yang disampaikan lewat sentuhan jauh lebih efektif mengekspresikan rasa kasih sayang. Sentuhan fisik seperti pelukan dapat memberikan rasa nyaman, hangat dan tentram pada siapapun yang memberi atau diberi pelukan.
"Manusia membutuhkan sentuhan fisik. Pelukan memiliki dampak yg luar biasa dalam memberi ketenangan dan perasaan disayang. Pelukan juga memengaruhi munculnya perasaan penuh kasih sayang untuk kita berikan kepada sesama," ujar Psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NLPm saat talkshow 'Berbagi Pelukan Melalui Kelembutan Molto Ultra Pure' di Piscator, Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pelukan lebih efektif daripada kata-kata pujian dalam memengaruhi perilaku seseorang. Pada banyak kasus yang pernah ditangani Melly di klinik konselingnya, konflik ibu dan anak bisa sangat cepat selesai hanya dengan pelukan.
"Anak berubah drastis jadi lebih tenang hanya dalam hitungan menit. Itu kekuatan pelukan," tutur penulis buku 'The Miracle Of Hug' ini.
2. Pelukan bisa jadi media untuk mengatasi konflik terutama pada anak yang berperilaku unik. Misalnya membuat anak yang selalu menolak untuk belajar menulis di sekolahnya jadi mulai tertarik untuk mulai menulis. Hal itu terjadi pada salah satu anak yang berada dalam bimbingan konseling Melly.
3. Memberikan kedekatan dan kekuatan getaran batin antara orangtua dan anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan psikolog Edward R. Christopherson. Ph.D, pelukan lebih efektif daripada pujian atau ucapan sayang karena membuat anak merasa dicintai dan dihargai.
4. Pelukan sederhana bisa turunkan tekanan darah dan mengurangi stres. Dalam bukunya 'The Hug Therapy', psikolog Kathleen Keating menyebutkan bahwa pelukan juga dapat meningkatkan kecerdasan otak dan IQ anak.
5. Pada bayi prematur, pelukan dari sang ibu bisa membuatnya lebih kuat dan mempercepat perkembangan tubuh serta otak. Penelitian dari Bliss Hospital di Montreal, bayi prematur yang dipeluk ibu jadi lebih cepat kuat, sehat dan besar ketimbang hanya ditempatkan di inkubator. "Ketika dipeluk, dia akan merasa nyaman sehingga punya energi baru," ucap Melly.
(hst/eny)
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Bening dan Tidak Cepat Hitam? Ini Keunggulan SunCo 2L
Pakaian Pria
Cari Sepatu Basket Nyaman & Grip Kuat? Coba Nike Jordan Luka 77 PF
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Gaya Dramatis Barbie Ferreira Setelah Turun Berat Badan, Diduga karena Ozempic
2
Pengakuan Kate Middleton Berhenti Minum Alkohol Setelah Didiagnosis Kanker
3
Masuk Usia 40? Ini Skincare dan Makeup Wajib agar Kulit Tetap Kencang
4
Dirayakan Sederhana, Intip Kado Ultah Mewah Thariq Untuk Aaliyah Massaid
5
Ramalan Zodiak Cinta 13 Maret: Gemini Lebih Perhatian, Taurus Jangan Percaya
MOST COMMENTED











































