Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Maha Al Musa, Wanita yang Ingin Menyusui Anaknya Hingga Usia 10 Tahun

Eny Kartikawati - wolipop
Rabu, 02 Okt 2013 08:04 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta -


Meski sang anak sudah berusia empat tahun, Maha Al Musa tidak pernah malu untuk memberikan anaknya ASI, termasuk ketika buah hatinya ingin menyusu di area publik. Maha malah bertekad menyusui sang anak, Aminah, hingga usianya mencapai 10 tahun.

Pilihan Maha sampai saat ini masih menjadi kontroversi. Tidak banyak ibu yang dengan gamblang mengakui masih menyusui anaknya setelah lewat dari dua tahun. Masa menyusui yang selama ini direkomendasikan adalah enam bulan ASI eksklusif dan dilanjutkan dengan memberikan anak makanan pendamping ASI. Ibu bisa tetap menyusui anaknya hingga usia dua tahun.

Seperti dikutip Daily Mail, Maha melakukan apa yang disebut extended breastfeeding, di mana ibu bisa menyusui hingga si anak siap untuk berhenti. Dia mengikuti jejak Jamie Lynne Grumet, wanita asal Los Angeles yang pada tahun lalu mengejutkan publik saat menjadi sampul majalah Time. Jamie tampil dengan berpose sambil menyusui anaknya yang berusia empat tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam wawancara dengan majalah New!, Maha yang berasal dari Australia mengaku tidak peduli dengan kritikan terhadap pilihannya untuk menyusui anaknya hingga usia lima tahun. Dia bahkan akan mengizinkan sang anak, jika memang dia mau, untuk menyusu sampai usia 10 tahun.

"Aku percaya menyusui meningkatkan sistem imum anakku. Sekarang ini, dia sangat jarang sakit dan temperamennya sangat tenang dan lebih relaks dibandingkan anak lainnya," ujar wanita 51 tahun itu.

Selain Aminah, Maha juga ibu dari dua anak Kailash (16 tahun) dan Tariq (13 tahun). Kakak-kakak Aminah itu mendapatkan ASI darinya hingga usia mereka mencapai dua tahun.

ASI memang memiliki banyak manfaat. Sehingga tidak mengherankan jika Maha konsisten menyusui anak-anaknya, hingga ketika si anak berusia dua tahun bahkan lebih. Apa saja manfaat dari ASI? Anda bisa membacanya di sini.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads