Melahirkan di Rumah, Alanis Morissette Merasa Seperti di Dunia Lain
wolipop
Selasa, 01 Okt 2013 08:36 WIB
Jakarta
-
Penyanyi Alanis Morissette termasuk salah satu wanita yang menjalani proses melahirkan di rumah. Alanis pun berbagi cerita seperti apa rasanya ketika akhirnya buah hatinya lahir.
Pelantun 'Thank U' itu melahirkan anak pertamanya pada Natal 2011 lalu. Saat melahirkan putranya yang diberi nama Ever, dia ditemani sang suami, Mario Treadway dan dibantu seorang bidan dan doula.
"Aku memang tidak pernah membayangkan diriku melahirkan di rumah sakit. Rumaku seperti tempat perlindungan kecil untukku," katanya dalam wawancara dengan Jenna Bush Hager di acara Today.
Ketika kontraksi dirasakannya, Alanis menggantungkan hidupnya pada suaminya. Sang suami lah yang memberikan dukungan penuh dan petunjuk selama proses melahirkan di rumah berlangsung.
"Suamiku berada di sisiku sepanjang waktu, pahlawanku. Dan sisanya semuanya tergantung pada Tuhan," ujar wanita 39 tahun itu.
Proses melahirkan itu diakui Alanis seperti sebuah pengalaman spiritual. Melahirkan, menurutnya, bukan hanya sekadar merasakan sakit yang teramat sangat.
"Pengalaman itu lebih dari rasa sakit. Itu adalah pengalaman transendental. Aku seperti pergi ke dunia yang lain. Aku harus menjadi seorang pejuang kecil dan fokus pada makhluk yang akan hadir," urainya.
Bagi para ibu yang tengah hamil dan ingin melahirkan di rumah sepertinya, Alanis memberikan beberapa pendapat. Menurutnya wanita tersebut harus paham apa yang akan dijalaninya. Baginya, melahirkan di rumah adalah keputusan yang tepat untuk dirinya dan keluarganya, namun bisa saja hal tersebut tidak sama untuk orang lain.
"Ketika orang tahu mereka bisa memiliki pengalaman melahirkan di rumah yang luar biasa - dan dalam kasusku aku tidak menyesalinya dan mau melakukannya lagi dan itu bukan pengalaman termudah dalam hidupku - menurutku ketika punya pilihan itu (melahirkan di rumah), akan sangat menyenangkan," ucapnya lagi panjang lebar.
Saat ini melahirkan di rumah memang semakin populer di Amerika Serikat. Sejak 2004, menurut catatan Centers for Disease Control and Prevention, terjadi kenaikan 50% ibu yang memilih melahirkan bayinya di rumah sendiri.
Namun pastinya, proses melahirkan di rumah ini tidak bisa menjadi pilihan semua ibu. "Proses ini hanya bisa dilakukan wanita yang kehamilannya berisiko rendah (mengalami keguguran-red)," ujar bidan Lorri Walker, pendiri South Coast Midwifery di California.
(eny/eny)
Pelantun 'Thank U' itu melahirkan anak pertamanya pada Natal 2011 lalu. Saat melahirkan putranya yang diberi nama Ever, dia ditemani sang suami, Mario Treadway dan dibantu seorang bidan dan doula.
"Aku memang tidak pernah membayangkan diriku melahirkan di rumah sakit. Rumaku seperti tempat perlindungan kecil untukku," katanya dalam wawancara dengan Jenna Bush Hager di acara Today.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suamiku berada di sisiku sepanjang waktu, pahlawanku. Dan sisanya semuanya tergantung pada Tuhan," ujar wanita 39 tahun itu.
Proses melahirkan itu diakui Alanis seperti sebuah pengalaman spiritual. Melahirkan, menurutnya, bukan hanya sekadar merasakan sakit yang teramat sangat.
"Pengalaman itu lebih dari rasa sakit. Itu adalah pengalaman transendental. Aku seperti pergi ke dunia yang lain. Aku harus menjadi seorang pejuang kecil dan fokus pada makhluk yang akan hadir," urainya.
Bagi para ibu yang tengah hamil dan ingin melahirkan di rumah sepertinya, Alanis memberikan beberapa pendapat. Menurutnya wanita tersebut harus paham apa yang akan dijalaninya. Baginya, melahirkan di rumah adalah keputusan yang tepat untuk dirinya dan keluarganya, namun bisa saja hal tersebut tidak sama untuk orang lain.
"Ketika orang tahu mereka bisa memiliki pengalaman melahirkan di rumah yang luar biasa - dan dalam kasusku aku tidak menyesalinya dan mau melakukannya lagi dan itu bukan pengalaman termudah dalam hidupku - menurutku ketika punya pilihan itu (melahirkan di rumah), akan sangat menyenangkan," ucapnya lagi panjang lebar.
Saat ini melahirkan di rumah memang semakin populer di Amerika Serikat. Sejak 2004, menurut catatan Centers for Disease Control and Prevention, terjadi kenaikan 50% ibu yang memilih melahirkan bayinya di rumah sendiri.
Namun pastinya, proses melahirkan di rumah ini tidak bisa menjadi pilihan semua ibu. "Proses ini hanya bisa dilakukan wanita yang kehamilannya berisiko rendah (mengalami keguguran-red)," ujar bidan Lorri Walker, pendiri South Coast Midwifery di California.
(eny/eny)
Pakaian Wanita
3Second Kaos Wanita Berbahan Katun yang Lembut, Anti Gerah Dipakai Sepanjang Hari!
Makanan & Minuman
Dukung Nutrisi Harian Anak, Ini yang Ditawarkan Pediasure Vanila
Elektronik & Gadget
POCO C71, Smartphone Serba Bisa untuk Kerja, Belajar, dan Hiburan
Elektronik & Gadget
3 Produk yang Wajib Masuk Keranjang Saat Blibli Ramadhan THR Sale
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Yerin Ha 7 Jam Syuting Adegan Panas 'Bridgerton 4', Dampaknya Tak Terduga
2
Michael Jackson Digugat Melakukan Pelecehan Seks Anak, Ini Tuntutannya
3
Potret Influencer Cantik yang Diam-diam Dinikahi Pembalap F1 Charles Leclerc
4
Gaya Wulan Guritno Pamer Wajah Bangun Tidur Tanpa Makeup Usai Oplas di Korea
5
Gaya Para Artis RI Berduka Untuk Pemimpin Iran, Unggah Foto Ali Khamenei
MOST COMMENTED











































